UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Hipertensi merupakan penyakit yang sering dialami oleh lansia yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti jenis kelamin, keturunan, usia, pola makan tidak sehat, obesitas, dan kurangnya aktivitas. Di wilayah RW 6 Kelurahan Kalijudan, ditemukan lansia dengan hipertensi yang mengalami berbagai keluhan, kurang memahami pengobatan dan perawatan hipertensi, nyeri tengkuk, serta kekakuan otot kaki. Keluhan tersebut mengganggu aktivitas lansia dan menurunkan kualitas hidup. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam menerapkan terapi rendam kaki menggunakan air hangat. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dan pendampingan pada 10 lansia yang terdiagnosis hipertensi dan tidak rutin mengonsumsi obat antihipertensi. Media yang digunakan adalah leaflet, lembar observasi, tensimeter manual, dan peralatan rendam kaki. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang terapi rendam kaki air hangat dan pengaturan pola makan, penurunan keluhan akibat hipertensi, serta penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 5-15 mmHg setelah penerapan metode rendam kaki. Lansia mampu mengetahui cara non farmakologi dalam menurunkan tekanan darah, sehingga terapi ini dapat diaplikasikan secara mandiri. Pendampingan pada lansia berisiko hipertensi penting untuk mencegah komplikasi.

Pengabdian ini menunjukkan bahwa pemberian pengetahuan dan keterampilan terkait terapi rendam kaki air hangat bermanfaat bagi lansia dengan hipertensi.Penerapan terapi ini secara rutin dapat menjadi alternatif untuk mengurangi keluhan dan menurunkan tekanan darah sistolik.Pendampingan dan edukasi berkelanjutan penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian lansia dalam mengelola hipertensi mereka.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas terapi rendam kaki air hangat dalam jangka panjang dan membandingkannya dengan metode penanganan hipertensi lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi respon individu terhadap terapi rendam kaki, seperti karakteristik demografis, tingkat kepatuhan, dan kondisi kesehatan lainnya. Ketiga, studi intervensi yang melibatkan keluarga dan komunitas dapat dilakukan untuk meningkatkan dukungan sosial dan keberhasilan penerapan terapi rendam kaki sebagai bagian dari gaya hidup sehat bagi lansia dengan hipertensi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat dan komprehensif mengenai manfaat terapi rendam kaki air hangat dalam pengelolaan hipertensi pada lansia, serta membantu mengembangkan program kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size357.63 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test