UINUIN
AHKAM : Jurnal Ilmu SyariahAHKAM : Jurnal Ilmu SyariahSalah satu tema reformasi hukum keluarga Islam yang menarik untuk diamati adalah status hukum poligami. Hampir seluruh negara-negara Muslim melakukan upaya mempersempit ruang bagi praktik poligami dengan memberikan sanksi bagi para pelakunya, termasuk Negara Tunisia, Pakistan, Mesir, Syria, Malaysia, dan Indonesia. Artikel ini mencoba membahas dan menganalisis dengan melakukan perbandingan antara undang-undang hukum keluarga di Tunisia, Pakistan, Mesir, Syria, Malaysia, dan Indonesia, dengan konsep fikih klasik. Studi ini mencatat, meski sama-sama didasari oleh semangat pembaruan, masing-masing negara ini melakukan praktik pembaruan yang berbeda-beda terkait isu poligami. Hal ini tampak dari keragaman bentuk sanksi yang diberikan kepada para pelaku poligami.
Perkembangan hukum keluarga di negara-negara Muslim menunjukkan adanya semangat pembaruan terhadap praktik poligami melalui penerapan berbagai sanksi.Meskipun dasar pemikirannya sama, yaitu melindungi wanita dan anak-anak, namun cara implementasi berbeda-beda antarnegara.Beberapa negara seperti Tunisia bahkan melarang poligami sepenuhnya, sementara negara lain memberikan syarat ketat atau mengenakan sanksi terhadap pelanggaran aturan poligami.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas penerapan sanksi terhadap poligami di masing-masing negara, dengan membandingkan tingkat pelanggaran dan dampak sosial yang ditimbulkan. Selain itu, penting juga dilakukan kajian mengenai persepsi masyarakat terhadap undang-undang poligami dan bagaimana kebijakan tersebut diterima dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian komparatif juga dapat dikembangkan untuk mengevaluasi model regulasi poligami yang paling efektif dalam melindungi hak perempuan dan menjaga kestabilan keluarga.
| File size | 294.7 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINPTKIAINPTK Ia membedakan antara mahar sebagai kewajiban religius berdasarkan teks Islam, dengan pakaian dan nafaqah sebagai kewajiban sosial yang dilembagakan dalamIa membedakan antara mahar sebagai kewajiban religius berdasarkan teks Islam, dengan pakaian dan nafaqah sebagai kewajiban sosial yang dilembagakan dalam
IAINPTKIAINPTK Penentuan arah kiblat merupakan kewajiban normatif dalam syariat Islam, namun dalam konteks masyarakat minoritas praktik tersebut kerap berhadapan denganPenentuan arah kiblat merupakan kewajiban normatif dalam syariat Islam, namun dalam konteks masyarakat minoritas praktik tersebut kerap berhadapan dengan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Dalam konteks pembelajaran sastra, hikayat ini mampu membangun kesadaran sejarah dan memperkuat karakter siswa melalui pesan-pesan religius, semangat nasionalisme,Dalam konteks pembelajaran sastra, hikayat ini mampu membangun kesadaran sejarah dan memperkuat karakter siswa melalui pesan-pesan religius, semangat nasionalisme,
UINSIUINSI Kegiatan ibadah berjemaah di masjid selama pandemi ini kemudian menjadi lebih meluas karena pemerintah tidak memonitorinya dengan ketat. Kondisi ini menunjukkanKegiatan ibadah berjemaah di masjid selama pandemi ini kemudian menjadi lebih meluas karena pemerintah tidak memonitorinya dengan ketat. Kondisi ini menunjukkan
UINUIN Di sisi lain, sharia yang secara substansial mencerminkan kesetaraan dan keadilan dapat diklaim sebagai hukum modern. Kajian ini menganalisis bagaimanaDi sisi lain, sharia yang secara substansial mencerminkan kesetaraan dan keadilan dapat diklaim sebagai hukum modern. Kajian ini menganalisis bagaimana
UINSIUINSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tindak pidana dalam Qanun Aceh, khususnya membandingkan Qanun No. 12, 13, 14 Tahun 2003 dengan QanunPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tindak pidana dalam Qanun Aceh, khususnya membandingkan Qanun No. 12, 13, 14 Tahun 2003 dengan Qanun
UINSIUINSI Dalam Al-Quran, ciri pakaian wanita yang tepat adalah panjang, lebar, dan tebal hingga dapat menyembunyikan bagian tubuh. Selain itu, pakaian harus modest,Dalam Al-Quran, ciri pakaian wanita yang tepat adalah panjang, lebar, dan tebal hingga dapat menyembunyikan bagian tubuh. Selain itu, pakaian harus modest,
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penerapan epistemologi Islam yang theo-anthropocentrik, menghargai kebenaran empiris, logika, etika, dan transendental, mampu menghasilkan paradigma pendidikanPenerapan epistemologi Islam yang theo-anthropocentrik, menghargai kebenaran empiris, logika, etika, dan transendental, mampu menghasilkan paradigma pendidikan
Useful /
IAINPTKIAINPTK Pergeseran ini dipicu oleh bukti ilmiah baru (seperti kemungkinan rekanalisasi pasca-vasektomi, hadirnya vaksin halal, serta metode astronomi modern),Pergeseran ini dipicu oleh bukti ilmiah baru (seperti kemungkinan rekanalisasi pasca-vasektomi, hadirnya vaksin halal, serta metode astronomi modern),
UGMUGM Model pembelajaran mesin terbukti lebih unggul dibandingkan investor manusia dalam mendeteksi perilaku herd‑ing adaptif di pasar AS, Malaysia, dan Indonesia,Model pembelajaran mesin terbukti lebih unggul dibandingkan investor manusia dalam mendeteksi perilaku herd‑ing adaptif di pasar AS, Malaysia, dan Indonesia,
UNEJUNEJ Namun, di bawah pemerintahan Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono, kebebasan pers mengalami kemunduran akibat penyalahgunaan hukum pidana, munculnya undang-undangNamun, di bawah pemerintahan Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono, kebebasan pers mengalami kemunduran akibat penyalahgunaan hukum pidana, munculnya undang-undang
UINUIN Hukum Keluarga Islam dalam Perspektif HAM Universal (UDHR) dan HAM Islam (UIDHR). HAM berisi pasal-pasal berkaitan dengan hukum Islam, khususnya tentangHukum Keluarga Islam dalam Perspektif HAM Universal (UDHR) dan HAM Islam (UIDHR). HAM berisi pasal-pasal berkaitan dengan hukum Islam, khususnya tentang