UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)

Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penanaman nilai-nilai karakter Islam melalui kegiatan Tausyiah Ramadan, sebuah pendidikan Islam non-formal yang dilakukan di tiga masjid di Kota Padang. Penelitian ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2007 yang mengakui pentingnya pendidikan Islam di luar formal untuk membentuk karakter yang kuat dalam masyarakat Muslim. Bulan Ramadan dipilih karena kondusifitasnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan seperti Tausyiah, yang dilaksanakan setelah salat Isya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus mengeksplorasi dan menggambarkan sesi Tausyiah secara sistematis. Temuan penelitian menunjukkan partisipasi yang luas dari berbagai latar belakang pendidikan dan demografi, dengan pembicara yang berpendidikan tinggi yang mengkaji topik-topik seperti fikih, ibadah, akhlak, dan akidah. Konten yang disampaikan mendukung pendekatan yang emosional, rasional, dan edukatif, yang memengaruhi pertumbuhan spiritual peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa Tausyiah Ramadan diterima secara positif oleh masyarakat, dengan menggarisbawahi peran penting pembicara yang terampil dalam menyampaikan pengetahuan agama secara efektif. Kesimpulannya, pendidikan Islam non-formal seperti Tausyiah memiliki potensi besar untuk memperkuat nilai-nilai karakter Islami dalam masyarakat, dengan rekomendasi untuk lebih mengintegrasikan para pendidik yang berkualitas guna mendukung inisiatif pembelajaran berbasis masyarakat yang berdampak luas.

Pendidikan Islam non-formal, seperti Tausyiah Ramadan, memiliki potensi signifikan dalam memperkuat nilai-nilai karakter Islami di masyarakat.Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan Tausyiah Ramadan cukup tinggi, mencerminkan kebutuhan akan pendidikan agama non-formal.Oleh karena itu, integrasi pendidik yang berkualitas dan dukungan terhadap inisiatif pembelajaran berbasis masyarakat sangat penting untuk memaksimalkan dampak positif dari kegiatan ini.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak jangka panjang dari kegiatan Tausyiah Ramadan terhadap pembentukan karakter peserta, dengan menggunakan metode longitudinal untuk melacak perubahan perilaku dan nilai-nilai peserta dari waktu ke waktu. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas Tausyiah Ramadan di berbagai konteks sosial dan budaya, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program ini. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model Tausyiah Ramadan yang lebih inovatif dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan pembelajaran modern untuk meningkatkan keterlibatan peserta dan efektivitas penyampaian materi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam non-formal yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Read online
File size484.79 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test