UNWUNW
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniIndonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, kendala guru dan solusi dalam mengembangkan motorik kasar anak, serta mengetahui perkembangan motorik kasar anak di TK Baiturrahman Jempong Barat Mataram. Jenis deskriptif. Teknik penelitian pengumpulan data yang digunakan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verification. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Baiturrahman Jempong Barat Mataram memiliki tiga macam strategi yang digunakan antara lain: (1) strategi pembelajaran melalui bermain, (2) strategi pembelajaran melalui bernyanyi/lagu dan menari, (3) strategi pembelajaran kelompok. Adapun kendala yang dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan motorik kasar anak antara lain: pertama, kurangnya kompetensi guru, kedua faktor anak dan ketiga, fasilitas yang kurang memadai. Perkembangan motorik kasar anak di TK Baiturrahman sudah dikatakan mampu atau berkembang dengan baik, dimana anak mampu menirukan gerakan sesuai lagu seperti gerakan senam dan gerakan saat menari. Selain itu, anak mampu berjalan dengan kaki dijinjit, berjalan maju dan mundur, melompat dengan satu atau dua kaki, melakukan kombinasi jongkok lalu melompat, dan berlari cepat tanpa kesulitan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya kreativitas guru dalam memilih dan memodifikasi strategi pembelajaran agar kegiatan fisik menjadi menyenangkan serta sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pendidikan anak usia dini, khususnya dalam bidang strategi pembelajaran motorik kasar berbasis aktivitas bermain. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru dan lembaga PAUD dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih efektif untuk menstimulasi perkembangan fisik anak sekaligus meningkatkan kesehatan, kepercayaan diri, dan kemampuan sosial mereka.
Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran melalui bermain, bernyanyi/menari, dan kerja kelompok secara efektif meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5‑6 tahun di TK Baiturrahman Jempong Barat.Mayoritas anak menunjukkan perkembangan yang baik atau sangat baik, meskipun guru menghadapi kendala berupa kurangnya kompetensi, faktor internal anak, dan keterbatasan fasilitas.Guru tetap menyesuaikan dan mengadaptasi strategi secara kreatif untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar pada anak usia dini.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi augmentasi realitas (AR) dengan permainan tradisional mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak, sehingga dapat memberikan gambaran tentang potensi inovasi digital dalam konteks PAUD. Selanjutnya, diperlukan studi yang menilai efektivitas program pelatihan profesional bagi guru khususnya dalam bidang pedagogi motorik kasar, guna meningkatkan kompetensi guru dan mengurangi kendala yang diidentifikasi dalam penelitian ini. Selain itu, sebuah studi komparatif antara kelas yang mengelompokkan anak berdasarkan usia versus kelas campuran usia dapat mengungkap dampak struktur kelompok terhadap perkembangan motorik kasar, sehingga membantu pihak sekolah merancang penempatan kelas yang lebih optimal. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk memperbaiki praktik pembelajaran motorik kasar, meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, serta mendukung kebijakan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan perkembangan fisik anak.
- Upaya Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas | Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/2777Upaya Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Jurnal obsesi index php obsesi article view 2777
- Useful of Clap Hand Games for Optimalize Cogtivite Aspects in Early Childhood Education | Jurnal Obsesi... doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.76Useful of Clap Hand Games for Optimalize Cogtivite Aspects in Early Childhood Education Jurnal Obsesi doi 10 31004 obsesi v2i2 76
- Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Era New Normal | Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak... doi.org/10.35878/tintaemas.v1i1.386Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Era New Normal Tinta Emas Jurnal Pendidikan Islam Anak doi 10 35878 tintaemas v1i1 386
- Optimalisasi Perkembangan Fisik Motorik Kasar pada Anak Usia Dini | Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia... doi.org/10.37985/murhum.v4i1.238Optimalisasi Perkembangan Fisik Motorik Kasar pada Anak Usia Dini Murhum Jurnal Pendidikan Anak Usia doi 10 37985 murhum v4i1 238
| File size | 411.48 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
DINIYAHDINIYAH Kreativitas anak merupakan kemampuan menghasilkan ide-ide baru, memecahkan masalah, dan memiliki tujuan. Aktivitas menggambar menggunakan berbagai bentukKreativitas anak merupakan kemampuan menghasilkan ide-ide baru, memecahkan masalah, dan memiliki tujuan. Aktivitas menggambar menggunakan berbagai bentuk
STISASABANGSTISASABANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa di SMA Negeri 1 Meurah Mulia, faktor pendukungPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa di SMA Negeri 1 Meurah Mulia, faktor pendukung
STAIMADIUNSTAIMADIUN Selain itu, peran guru sebagai teladan dan fasilitator sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Penelitian ini juga menemukanSelain itu, peran guru sebagai teladan dan fasilitator sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Penelitian ini juga menemukan
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa akhlak mazmumah seperti mengolok-olok, berbohong, ingkar janji, dan bersikap egois masih ditemukan pada siswa SMPN 14Penelitian ini menyimpulkan bahwa akhlak mazmumah seperti mengolok-olok, berbohong, ingkar janji, dan bersikap egois masih ditemukan pada siswa SMPN 14
UNWUNW Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana membangun karakter anak usia dini dengan melakukan manajemen pembelajaran holistik. Manajemen pembelajaranStudi ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana membangun karakter anak usia dini dengan melakukan manajemen pembelajaran holistik. Manajemen pembelajaran
IICETIICET Meskipun ada kendala ini, penelitian ini menyoroti pengaruh positif guru PAI dalam menumbuhkan lingkungan sekolah yang inklusif dan harmonis. ImplikasiMeskipun ada kendala ini, penelitian ini menyoroti pengaruh positif guru PAI dalam menumbuhkan lingkungan sekolah yang inklusif dan harmonis. Implikasi
ALFARABIALFARABI Hal ini dikarenakan pada usia 7-12 tahun, anak mulai mengembangkan operasi berfikir, sehingga sangat penting pengembangan dan penerapan nilai karakterHal ini dikarenakan pada usia 7-12 tahun, anak mulai mengembangkan operasi berfikir, sehingga sangat penting pengembangan dan penerapan nilai karakter
UNIKSUNIKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, disiplin,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, disiplin,
Useful /
ALFARABIALFARABI Konsep pendidikan beliau—keteladanan, pembiasaan, nasehat, berbagai metode interaktif, evaluasi—mampu meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutanKonsep pendidikan beliau—keteladanan, pembiasaan, nasehat, berbagai metode interaktif, evaluasi—mampu meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan
CASCAS Selain itu, tafsir mereka juga mengadopsi pendekatan adabi> ijtima>i> yang menekankan pentingnya gerakan sosial dan pemikiran Islam sebagai upaya kebangkitanSelain itu, tafsir mereka juga mengadopsi pendekatan adabi> ijtima>i> yang menekankan pentingnya gerakan sosial dan pemikiran Islam sebagai upaya kebangkitan
UMKLAUMKLA Serta sebanyak 77,3% remaja memiliki kualitas hidup yang baik sedangkan 22,7% remaja menggunakan memiliki kualitas hidup buruk. Berdasarkan hasil analisaSerta sebanyak 77,3% remaja memiliki kualitas hidup yang baik sedangkan 22,7% remaja menggunakan memiliki kualitas hidup buruk. Berdasarkan hasil analisa
UMKLAUMKLA Teknik pengambilan sampel data penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 42 responden dengan kriteria inklusi terpasangTeknik pengambilan sampel data penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 42 responden dengan kriteria inklusi terpasang