CASCAS

Journal of Indonesian UlamaJournal of Indonesian Ulama

Artikel ini bertujuan untuk meneliti tafsir Al-Quran dari tiga ulama Mandailing, yaitu Sheikh Abdul Halim Hasan, Sheikh Zainal Arifin Abbas, dan Sheikh Abdurrahim Haitami, dengan fokus pada ayat-ayat yang berkaitan dengan Bani> Isra>i>l (Anak-Anak Israel). Penelitian ini mengevaluasi warisan intelektual mereka dalam konteks sosial-politik Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan tafsir tah}li>li> yang berorientasi adabi> ijtima>i>, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana tafsir ini tidak hanya menjelaskan teks Al-Quran, tetapi juga merefleksikan perjuangan sosial dan upaya untuk menantang hegemoni kolonial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tafsir ini tidak hanya menyampaikan makna teks, tetapi juga merefleksikan perjuangan sosial yang mendalam, dengan menggunakan teori otoritas Max Weber dan teori hegemoni Antonio Gramsci sebagai kerangka analisis. Tafsir dari ketiga ulama ini memainkan peran penting dalam advokasi kemerdekaan dan memberikan wawasan kritis terhadap ideologi dominan pada zamannya.

Tiga ulama Mandailing, Sheikh Abdul Halim Hasan, Sheikh Zainal Arifin Abbas, dan Sheikh Abdurrahim Haitami, memiliki pengaruh yang signifikan dalam sejarah intelektual Islam di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.Mereka berasal dari etnis Mandailing dan dikenal sebagai pejuang yang gigih melawan kolonialisme melalui karya tulis dan tindakan fisik.Selain kontribusi mereka dalam tafsir Al-Quran, mereka juga berperan penting dalam membela komunitas Muslim di tengah tekanan kolonialisme Barat.Tafsir mereka menggabungkan berbagai pendekatan metodologis dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran, terutama yang berkaitan dengan Bani> Isra>i>l.Mereka menggunakan metode tah}li>li> dengan pendekatan mathu>r yang menghubungkan ayat-ayat Al-Quran satu sama lain, serta pendekatan ilmi> yang memperkaya tafsir dengan pengetahuan sejarah untuk memperkuat pemahaman tentang konteks dan perkembangan sejarah Bani> Isra>i>l.Selain itu, tafsir mereka juga mengadopsi pendekatan adabi> ijtima>i> yang menekankan pentingnya gerakan sosial dan pemikiran Islam sebagai upaya kebangkitan dan transformasi.Melalui penggunaan konsisten ilmu al-muna>sabah (ilmu korelasi ayat-ayat Al-Quran), tafsir mereka mempertahankan hubungan antar ayat-ayat Al-Quran dan menekankan pentingnya pelajaran yang diambil dari sejarah serta konteks sosial-politik pada zamannya.Tafsir mereka tidak hanya berfokus pada aspek literal dan linguistik, tetapi juga mendorong pemahaman yang lebih luas tentang relevansi Al-Quran bagi gerakan Muslim dan masyarakat secara umum.Tafsir mereka tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan Bani> Isra>i>l dapat dipahami sebagai upaya untuk menantang narasi hegemoni yang diterima oleh masyarakat, yang membatasi pandangan tentang keistimewaan Bani> Isra>i>l hanya pada segmen sejarah tertentu.Dengan demikian, mereka berfungsi sebagai intelektual organik yang menciptakan pengetahuan alternatif dengan memasukkan dimensi sejarah dan sosial-politik dalam tafsir mereka, memainkan peran kunci dalam menggoyahkan hegemoni dominan dan menawarkan pemahaman yang lebih kritis tentang teks-teks keagamaan.

Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan artikel ini adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut peran tafsir dalam membentuk narasi alternatif dan melawan hegemoni, dengan fokus pada cara tafsir dari tiga ulama Mandailing ini mengkonstruksi pemahaman baru tentang Bani> Isra>i>l dan implikasinya terhadap gerakan sosial dan politik di Indonesia. (2) Meneliti bagaimana tafsir ini mempengaruhi pemahaman masyarakat tentang sejarah dan konteks sosial-politik pada zamannya, serta bagaimana tafsir ini dapat digunakan sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial dan politik. (3) Mengkaji lebih dalam tentang bagaimana tafsir ini menggabungkan ilmu pengetahuan, sejarah, dan gerakan sosial dalam tafsir Al-Quran, dan bagaimana pendekatan ini dapat diterapkan dalam konteks modern untuk mendorong pemahaman yang lebih kritis dan relevan tentang teks-teks keagamaan.

  1. DOI Name 10.30821 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.30821DOI Name 10 30821 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 30821
  2. Scientific Exegesis in Malay Qur’anic Commentary | Syamimi Mohd | Asian Social Science | CCSE.... ccsenet.org/journal/index.php/ass/article/view/36511Scientific Exegesis in Malay QurAoanic Commentary Syamimi Mohd Asian Social Science CCSE ccsenet journal index php ass article view 36511
  3. THE INTELLECTUAL TRADITION OF MANDAILING ULAMA IN EAST SUMATRA: Zainal Arifin Abbas, 1912-1979 | Dahlan... doi.org/10.30821/jcims.v4i1.7025THE INTELLECTUAL TRADITION OF MANDAILING ULAMA IN EAST SUMATRA Zainal Arifin Abbas 1912 1979 Dahlan doi 10 30821 jcims v4i1 7025
  4. ULAMA TIGA SERANGKAI’S TAFSIR AL-QURANUL KARIM: Source, Method and Profiles of the Interpreters... doi.org/10.30821/jcims.v6i2.12644ULAMA TIGA SERANGKAIAoS TAFSIR AL QURANUL KARIM Source Method and Profiles of the Interpreters doi 10 30821 jcims v6i2 12644
Read online
File size224.45 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test