UPERTISUPERTIS

Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal)Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal)

Stunting secara defenisi terkait dengan pertumbuhan, tetapi memberikan dampak yang lebih luas pada perkembangan anak. Perkembangan sering terabaikan oleh orangtua dan program penanganan stunting dari pemerintah. Padahal, keterlambatan perkembangan ini memiliki konsekuensi jangka panjang yang sama seriusnya, bahkan lebih sulit untuk diperbaiki dibandingkan pertumbuhan fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan pada anak dengan stunting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 69 Balita dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar data demografi (usia, jenis kelamin, dan kategori status gizi) dan Denvert Development Screening Test II (DDST II). Peneliti melakukan kunjungan rumah untuk setiap responden. Hasil pengumpulan data didapatkan karakteristik yang mendominasi anak dengan stunting adalah kelompok usia toddler (81,1%), jenis kelamin laki-laki (57,9%), dan status gizi adalah pendek/ stunting (65,2%). Hasil pemeriksaan perkembangan sebagian besar anak stunting mendapatkan interpretasi pemeriksaan perkembangan suspect dan teridentifikasinya keterlambatan pada semua aspek perkembangan pada anak. Diharapkan penelitian selanjutknya untuk melihat dampak jangka panjang stunting pada perkembangan anak.

Penelitian ini menemukan bahwa anak dengan stunting di Kecamatan Koto Tangah mayoritas adalah usia toddler, laki-laki, dan memiliki status gizi stunting.Sebagian besar anak stunting menunjukkan keterlambatan perkembangan di semua aspek.Program penanggulangan stunting perlu menyeimbangkan pertumbuhan dan perkembangan, serta menggunakan instrumen yang lebih komprehensif seperti KPSP.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan instrumen KPSP dalam mengevaluasi dampak stunting. Selain itu, diperlukan studi tentang konsekuensi jangka panjang stunting terhadap perkembangan kognitif anak. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran partisipasi orangtua dalam pencegahan stunting melalui program intervensi yang terstruktur.

  1. Correlates of early child development among children with stunting: A cross‐sectional study... doi.org/10.1111/mcn.13619Correlates of early child development among children with stunting A crossyAAAasectional study doi 10 1111 mcn 13619
  2. STUNTING AND DEVELOPMENTAL DELAYS AMONG CHILDREN AGED 6–59 MO | International Journal of Applied... doi.org/10.22159/ijap.2020.v12s3.39477STUNTING AND DEVELOPMENTAL DELAYS AMONG CHILDREN AGED 6Ae59 MO International Journal of Applied doi 10 22159 ijap 2020 v12s3 39477
  3. Child Development Levels of Stunting Children Under Five Years: A Case Study in Indonesia | International... journal.qqrcenter.com/index.php/ijni/article/view/63Child Development Levels of Stunting Children Under Five Years A Case Study in Indonesia International journal qqrcenter index php ijni article view 63
Read online
File size325.49 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test