UPERTISUPERTIS
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal)Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal)Kecemasan yang tidak ditangani saat persalinan, dapat menyebabkan kontraksi tidak efektif dan memperlama proses persalinan. Hal ini meningkatkan risiko partus lama, nyeri lebih kuat, dan tindakan medis seperti operasi caesar. Kecemasan juga berdampak pada janin, seperti risiko gawat janin dan skor APGAR rendah. Untuk mengatasi kecemasan tersebut salah satunya menggunakan terapi butterfly hug. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi butterfly hug terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di RSUD Karawang. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang akan melakukan persalinan di ruang bersalin RSUD Karawang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment pretest and posttest one group design. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 19 responden, Intervensi dilaksanakan satu kali pertemuan dengan durasi minimal 10 menit. Teknik butterfly hug terbukti dapat memberikan efek relaksasi instan melalui stimulasi bilateral yang mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, sehingga mampu menurunkan respons stres secara cepat. Metode yang peneliti gunakan untuk mengukur tingkat kecemasan dengan menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai t hitung sebesar 9,748 > t tabel (2,101) dan nilai sig sebesar 0,000 < α = 0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terapi butterfly hug terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan. Saran bagi ibu hamil yang akan menghadapi persalinan dapat menggunakan tehnik butterfly hug untuk mengatasi kecemasan.
Terapi butterfly hug menunjukkan pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil saat menghadapi persalinan, dengan pergeseran kategori kecemasan dari sosial ke akut dan penyesuaian.Metode ini terbukti sederhana, aman, dan efektif, sehingga dapat dijadikan pilihan non‑farmakologis untuk mengelola kecemasan menjelang persalinan.Diharapkan tenaga kesehatan mengintegrasikan butterfly hug dalam edukasi persiapan persalinan khususnya bagi primigravida.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek kombinasi teknik butterfly hug dengan latihan pernapasan pada ibu hamil di berbagai trimester untuk mengetahui apakah sinergi keduanya memberikan penurunan kecemasan yang lebih signifikan dibandingkan penggunaan satu teknik saja; penelitian ini dapat menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol yang menerima hanya satu teknik. Selain itu, diperlukan uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan butterfly hug dengan intervensi non‑farmakologis lain seperti terapi musik atau aromaterapi, serta menilai dampaknya tidak hanya pada tingkat kecemasan ibu tetapi juga pada hasil klinis neonatal seperti skor APGAR dan durasi persalinan; hasil tersebut dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai keunggulan relatif masing‑masing metode. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengevaluasi apakah penerapan butterfly hug selama proses persalinan berpengaruh pada kejadian depresi pasca‑melahirkan serta kualitas ikatan ibu‑anak selama enam bulan pertama, sehingga memberikan bukti empiris tentang manfaat jangka panjang terapi ini bagi kesehatan mental dan perkembangan anak.
- Literature Review : Terapi Komplementer dalam Mengatasi Kecemasan Menjelang Persalinan Normal pada Ibu... ejournal.stikesadvaitamedika.ac.id/index.php/MedikaUsada/article/view/385Literature Review Terapi Komplementer dalam Mengatasi Kecemasan Menjelang Persalinan Normal pada Ibu ejournal stikesadvaitamedika ac index php MedikaUsada article view 385
- PENGARUH METODE SELF HEALING DENGAN TEKNIK BUTTERFLY HUG TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN... doi.org/10.36741/na.v19i1.81PENGARUH METODE SELF HEALING DENGAN TEKNIK BUTTERFLY HUG TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN doi 10 36741 na v19i1 81
- Vol. 19 No. 1 (2025): NURSING ARTS | Nursing Arts. vol nursing arts jurnal eissn published jurusan keperawatan... doi.org/10.36741/na.v19i1Vol 19 No 1 2025 NURSING ARTS Nursing Arts vol nursing arts jurnal eissn published jurusan keperawatan doi 10 36741 na v19i1
| File size | 318.71 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Sementara itu, proporsi kejadian stunting berdasarkan faktor penyebab tidak langsung menunjukkan (60,5%) ibu tidak berusia risiko saat hamil, (95,3%) ibuSementara itu, proporsi kejadian stunting berdasarkan faktor penyebab tidak langsung menunjukkan (60,5%) ibu tidak berusia risiko saat hamil, (95,3%) ibu
POLKESBANPOLKESBAN Dari 762 artikel yang diidentifikasi, 12 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwaDari 762 artikel yang diidentifikasi, 12 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa
UIBUIB Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, berkontribusi pada peningkatan morbiditas danLatar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, berkontribusi pada peningkatan morbiditas dan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode: Scooping review mengikuti pendekatan PCC (Population-Concept-Context). Pencarian literatur dilakukan pada publikasi ilmiah, dokumen kebijakan nasional,Metode: Scooping review mengikuti pendekatan PCC (Population-Concept-Context). Pencarian literatur dilakukan pada publikasi ilmiah, dokumen kebijakan nasional,
UMNUMN PMT ditujukan untuk mencegah komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan memperbaiki pertumbuhan anak. Program ini menekankan pentingnya makanan yangPMT ditujukan untuk mencegah komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan memperbaiki pertumbuhan anak. Program ini menekankan pentingnya makanan yang
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Penelitian dilaksanakan dari 23 Februari 2023 hingga 3 Maret 2023. Hasil menunjukkan bahwa layanan kebidanan diberikan sesuai standar, termasuk konselingPenelitian dilaksanakan dari 23 Februari 2023 hingga 3 Maret 2023. Hasil menunjukkan bahwa layanan kebidanan diberikan sesuai standar, termasuk konseling
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknikPenelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknik
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif yaitu 103 (54,5%), sebagian besar respondenHasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif yaitu 103 (54,5%), sebagian besar responden
Useful /
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dan persepsi keluarga terhadap stuntingPenelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dan persepsi keluarga terhadap stunting
ITEKES BALIITEKES BALI ABSTRAK Pendahuluan: Blok pada bidang transver sus abdominis (transver sus abdominis plane /TAP) merupakan teknik yang dilakukan dengan injeksi lokal anestesiABSTRAK Pendahuluan: Blok pada bidang transver sus abdominis (transver sus abdominis plane /TAP) merupakan teknik yang dilakukan dengan injeksi lokal anestesi
ITEKES BALIITEKES BALI 0 dengan uji pair t-test, Wilcoxon, dan Mann Whitney dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku memotong kuku pada0 dengan uji pair t-test, Wilcoxon, dan Mann Whitney dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku memotong kuku pada
ITEKES BALIITEKES BALI Latar Belakang: Anak autis merupakan salah satu kelompok dalam kelompok anak dengan berkebutuhan khusus yaitu anak kurang mampu mengorganisasi sesuatu,Latar Belakang: Anak autis merupakan salah satu kelompok dalam kelompok anak dengan berkebutuhan khusus yaitu anak kurang mampu mengorganisasi sesuatu,