UNWAHAUNWAHA

EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan TeknologiEDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi

Tujuan penelitian ini Agar dapat mendeskripsiskan strategi pelaksanaan penanaman nilai nilai keteladanan pada kelas inklusi Prespektif imam Al-Ghozali untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif. Data yang di sajikan dalam penelitian ini berisi berbagai kegiatan pendidikan dan pembelajaran, problematika penanaman nilai-nilai akhlak dan solusi dalam mengatasi problematika penanaman nilai-nilai akhlak pada anak berkebutuhan khusus perspektif imam Al-Ghozali di MA Darun Najah Malang. Kehadiran peneliti sangatlah penting, oleh karena itu peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mengamati dan mengumpulkan data yang dibutuhkan. Sumber data dalam penelitian ini sebagai berikut:Sumber data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari subjek penelitian dengan menggunakan alat pengambilan data langsung pada subjek sebagai sumber informasi yang dicari. Adapun data sekunder dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis yaitu buku, journal. Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur. Hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan sebagai berikut: Strategi penanaman nilai-nilai keteladanan pada kelas inklusi di MA Darun Najah Malang dilaksanakan melalui penanaman nilai-nilai akhlakul karimah pada peserta didik di kelas inklusi (melalui keteladanan, pembiasaan, nasehat, teguran dan hukuman).

Penanaman nilai moral pada kelas inklusi di MA Darun Najah Malang dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu contoh, pembiasaan, nasihat, serta teguran dan hukuman.Faktor penghambat yang diidentifikasi meliputi rendahnya kesadaran siswa, ketidakstabilan emosi, pengaruh teknologi, serta kurangnya perhatian orang tua.Sebaliknya, faktor pendukung mencakup kerja sama antara kepala sekolah, guru, dan orang tua, tersedianya sarana prasarana memadai, aturan yang jelas, serta kesadaran siswa untuk memperbaiki akhlaknya.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas implementasi strategi penanaman nilai moral yang telah diidentifikasi dengan menggunakan desain eksperimen kuasi untuk membandingkan kelas inklusi yang menerapkan pendekatan contoh, pembiasaan, nasihat, serta teguran dan hukuman versus kelas yang hanya menggunakan metode tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti pengaruh faktor pendukung seperti kerja sama antara guru, orang tua, dan fasilitas sekolah terhadap perkembangan akhlakul karimah siswa berkebutuhan khusus selama beberapa tahun akademik, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme keberlanjutan nilai moral. Penelitian kualitatif mendalam juga diperlukan untuk memahami persepsi dan pengalaman siswa tentang proses pembiasaan nilai dalam konteks teknologi digital, khususnya bagaimana penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat mengatasi hambatan emosional dan meningkatkan kesadaran moral. Selanjutnya, analisis komparatif antara pendekatan Imam Al‑Ghozali dengan kerangka nilai moral lain, misalnya pendekatan karakter pendidikan nasional, dapat memberikan wawasan tentang keuniversalan dan adaptabilitas strategi penanaman nilai dalam berbagai konteks budaya sekolah inklusi. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan model integratif yang dapat diimplementasikan secara sistematis oleh lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas moral siswa inklusi di seluruh Indonesia.

  1. #sumber data#sumber data
  2. #nilai budaya#nilai budaya
Read online
File size404.42 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2ey
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test