MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan implementasi kearifan lokal dalam pembelajaran Seni Budaya di SMPN 1 Sukadana serta menggambarkan bagaimana bentuk kearifan lokal yang diterapkan guru Seni Budaya di SMPN 1 Sukadana. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, yang memaparkan data-data hasil penelitian dengan kata-kata. Sumber data terdiri atas informan yaitu guru seni budaya di SMPN 1 Sukadana yang diwawancara, observasi dan dilakukan teknik dokumentasi untuk mengetahui kedalaman kebutuhan data. Uji validitas menggunakan triangulasi dengan analisis data berbentuk reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengimplementasian nilai kearifan lokal dalam pembelajaran seni tari di SMPN 1 Sukadana yaitu mengangkat tentang tari Jepin Senggayong kedalam proses pembelajaran, siswa mempelajari tari bersama guru dan informan yang mereka dapatkan di luar lingkungan sekolah. Guru mengembangkan sendiri pembelajaran yang dikaitkan dengan tradisi dan hasil budaya masyarakat melayu di Kabupaten Kayong Utara melalui metode pembelajaran Tugas Proyek dimana siswa mencari informasi yang berkaitan dengan tari Jepin Senggayong berasal dari daerahnya untuk dipraktikan didepan kelas secara berkelompok, guru juga memberikan PPT dan video tentang bentuk-bentuk kearifan lokal Kayong Utara. Apresiasi yang ditunjukan oleh siswa adalah dapat memaknai dan dapat menghargai tari Jepin Senggayong yang berasal dari daerahnya yaitu Kabupaten Kayong Utara serta dapat minimalisir kebosanan siswa dengan sistem pembelajaran yang monoton.

Pengimplementasian pembelajaran seni tari berbasis kearifan lokal yang terjadi di SMPN 1 Sukadana menggunakan tari Jepin Senggayong yang dipelajari sebagai materi tari dan musik.Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif, dimana penulis menjabarkan data dalam bentuk kata-kata.Penelitian ini berlangsung di SMPN 1 Sukadana, latar belakang Pendidikan guru seni budaya disana semakin memudahkan penelitian ini berlangsung.Penelitian ini dipercaya dapat memudahkan proses pembelajaran bagi guru dalam memilih materi yang akan diajarkan berbasis kearifan lokal daerahnya.Guru sebagai asilitatir untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan anak-anak dalam berlatih tari tradisional dan musk melayu secara invidual/ mandiri.Hasil wawancara secara lsian kepada siswa didapatkan bahwasanya, 85% siswa merasa tertarik dan antusias dalam mempelajari music iringan tari Jepin Senggayong sebagai materi pembelajaran.15% siswa merasa pengimplementasian kearifan lokal dalam pembelajaran seni budaya semakin dapat meningkatkan pengetahuan mereka akan budaya yang berasal dari daerahnya.Siswa juga merasa semakin penasaran akan kesenian lainnya yang dimiliki oleh Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat.Guru juga menyatakan bahwa, pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat menjadi tonggak dalam menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.Namun guru juga menyebutkan bahwasanya keberadaan sarana dan prasana mengenai alat music tradisi juga menjadikan pembelajaran kurang hidup dan mencapai hasil yang maksimal karena siswa masih berandai-andai.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang implementasi kearifan lokal dalam pembelajaran seni budaya terhadap peningkatan minat dan keterampilan siswa dalam memahami budaya daerah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas berbagai metode pembelajaran interaktif dalam mengajarkan kearifan lokal, seperti metode tugas proyek, observasi, dan dokumentasi, untuk menentukan metode yang paling efektif. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sarana serta prasarana pembelajaran yang lebih lengkap, seperti alat musik tradisional, untuk mendukung pembelajaran kearifan lokal yang lebih hidup dan interaktif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang cara terbaik untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam kurikulum sekolah, sehingga siswa dapat lebih memahami dan menghargai budaya daerah mereka.

  1. Implementasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Perspektif Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Pondok... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/asanka/article/view/4671Implementasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Perspektif Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Pondok jurnal iainponorogo ac index php asanka article view 4671
  2. Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal melalui kegiatan Eco print di masa pandemic... doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.775Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal melalui kegiatan Eco print di masa pandemic doi 10 31004 obsesi v5i2 775
  3. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SMP NUSANTARA MAKASSAR | Hasni | SUPREMASI:... ojs.unm.ac.id/supremasi/article/view/13485IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SMP NUSANTARA MAKASSAR Hasni SUPREMASI ojs unm ac supremasi article view 13485
  4. IMPLEMENTASI SEKOLAH DASAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SDN 49 LIANO, KEC. MATAOLEO, KAB. BOMBANA | Jurnal... ejournal.bbg.ac.id/tunasbangsa/article/view/1270IMPLEMENTASI SEKOLAH DASAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SDN 49 LIANO KEC MATAOLEO KAB BOMBANA Jurnal ejournal bbg ac tunasbangsa article view 1270
  1. #sumber data#sumber data
  2. #peserta didik#peserta didik
Read online
File size309.05 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2pP
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test