UNIMAUNIMA

KOMPETENSIKOMPETENSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dalam pembelajaran Seni Musik Kolintang di SMP Negeri 1 Eris. Seni Musik Kolintang di SMP Negeri 1 Eris termasuk dalam mata pelajaran Seni Budaya pada kelas VII sampai dengan IX. Kolintang adalah salah satu musik tradisi Minahasa yang masuk dalam mata pelajaran seni budaya (seni musik) pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah Sulawesi Utara. Permasalahan yang menjadi perhatian utama adalah impelementasi metode pembelajaran dalam . Metode kualitatif dengan pendekatan Musikologi dalam penelitian adalah metide yang digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PAKEM adalah metode yang digunakan dalam . Metode ini memungkinkan Group Musik Kolintang “Bapontar, yang anggotanya merupakan para remaja yang berumur 11 tahun sampai 15, sering diminta untuk menampilkan permainan musik kolintangnya dalam berbagai acara bahkan di tempat peribadatan umat kristiani. Penampilan dari group kolintang SMP Negeri 1 Eris selalu mengibur dan memukau orang-orang yang menikmati penampilan mereka, karena dalam permainan kolintangnya grup ini juga menyertakan sedikit koreografi pada setiap aksen-aksen yang terdapat dalam lagu.

Hal ini terllihat dari struktur proses pembelajarannya di mana pengajar menerapkan strategi pembelajaran yang bersifat langsung pada saat pembelajaran berlangsung.Metode pembelajaran yang dugunakan dalam proses pembelajaran adalah metode ceramah, metode demonstrasi dan metode drill.Faktor pendukung dalam proses pembelajaran musik Kolintang adalah ketersediaan 1 set kulintang, tempat untuk menyimpan alat kulintang, tempat latihan, pengajar (guru pembimbing), minat peserta, materi (bahan ajar) dan promosi sekolah.Di sisi lain, faktor penghambat pembelajaran kulintang musik adalah pemahaman siswa terhadap irama, feeling atau rasa musical yang masih belum terbangun dan anggota yang masih belum konsisten untuk berlatih.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas metode PAKEM dalam pembelajaran musik kolintang, dengan fokus pada pengembangan materi ajar yang lebih menarik dan relevan dengan konteks budaya lokal. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi siswa dalam belajar musik kolintang, serta bagaimana cara meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler musik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru seni musik, khususnya dalam hal penguasaan materi dan keterampilan mengajar musik kolintang, sehingga guru yang bukan berlatar belakang seni dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas.

Read online
File size277.52 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test