STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH
edukasi islami: jurnal pendidikan islamedukasi islami: jurnal pendidikan islamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi orang tua dalam menanamkan nilai moderasi beragama pada generasi Alpha melalui media film animasi, khususnya Nussa & Rara dan Riri Cerita Anak Interaktif, pada orang tua siswa kelas X SMA Muhammadiyah 6 Makassar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman, pandangan, dan praktik pendampingan orang tua dalam mengarahkan konsumsi media anak di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua film animasi tersebut dipersepsikan sebagai media yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, penyelesaian konflik secara damai, serta pemahaman keberagamaan yang seimbang. Namun, efektivitas penanaman nilai sangat dipengaruhi oleh pendampingan orang tua, yang berperan sebagai mediator makna antara pesan film dan pengalaman anak. Tantangan utama yang ditemukan meliputi paparan konten digital yang beragam, keterbatasan waktu pendampingan, serta perbedaan pemahaman orang tua mengenai konsep moderasi beragama. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara media animasi edukatif, literasi media keluarga, dan pendidikan formal sangat penting untuk memperkuat internalisasi nilai moderasi beragama pada generasi Alpha.
Penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi Nussa & Rara dan Riri Cerita Anak Interaktif berperan signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada generasi Alpha, khususnya siswa kelas X SMA Muhammadiyah 6 Makassar.Kedua film dianggap mampu menyampaikan pesan edukatif yang selaras dengan indikator kunci moderasi beragama, seperti toleransi, penyelesaian konflik secara damai, apresiasi terhadap keragaman budaya, dan pendekatan beragama yang seimbang dan non-ekstrem.Presentasi visual yang menarik dan alur cerita yang sederhana memudahkan anak-anak menerima dan memahami pesan yang disampaikan.Persepsi orang tua secara umum sangat positif terhadap penggunaan film animasi sebagai media pendidikan karakter, termasuk dalam konteks moderasi beragama.Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa internalisasi nilai tidak dapat bergantung sepenuhnya pada media animasi.Pendampingan orang tua tetap menjadi faktor penentu dalam efektivitas pembudayaan nilai.Melalui dialog reflektif, bimbingan, dan exemplifikasi sehari-hari, orang tua membantu anak-anak menafsirkan nilai-nilai moderasi secara lebih mendalam dan kontekstual.Tantangan di era digital, seperti paparan konten intoleransi, keterbatasan waktu orang tua, dan perbedaan pemahaman tentang moderasi beragama, menekankan kebutuhan untuk meningkatkan literasi media keluarga.Pendekatan sinergis yang melibatkan media edukatif, lingkungan keluarga, dan sekolah menjadi penting untuk memastikan nilai-nilai moderasi beragama diinternalisasi secara mendalam dan efektif.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam dari berbagai konteks sosio-budaya untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas film animasi lainnya, baik lokal maupun internasional, dalam menanamkan nilai-nilai moderasi pada berbagai kelompok usia. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai efek jangka panjang konsumsi film animasi yang berfokus pada moderasi terhadap perilaku sosial generasi Alpha. Selain itu, perlu dilakukan penjelajahan lebih lanjut mengenai peran guru dan sekolah dalam memediasi nilai-nilai moderasi melalui media digital, serta pengembangan model teoritis internalisasi nilai-nilai moderasi berdasarkan media animasi untuk digunakan dalam studi pendidikan dan media.
| File size | 289.11 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen di sekolah-sekolah yang berafiliasiDengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen di sekolah-sekolah yang berafiliasi
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Model ekosistem kemitraan yang diusulkan mengadopsi Epsteins Framework of Six Types of Involvement dengan kontekstualisasi lokal untuk meningkatkan kualitasModel ekosistem kemitraan yang diusulkan mengadopsi Epsteins Framework of Six Types of Involvement dengan kontekstualisasi lokal untuk meningkatkan kualitas
UBUB Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah web interaktif yang mampu menyajikan informasi secara komprehensif, memperkuat identitas visual lembaga, serta meningkatkanHasil dari kegiatan ini adalah sebuah web interaktif yang mampu menyajikan informasi secara komprehensif, memperkuat identitas visual lembaga, serta meningkatkan
STAIMADIUNSTAIMADIUN Yang mana satuan pendidikan diberikan kewenangan dan pendelegasian kewenangan sekolah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.Yang mana satuan pendidikan diberikan kewenangan dan pendelegasian kewenangan sekolah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
UMMIUMMI Sedangkan faktor internal meliputi kemampuan membaca siswa yakni terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, masih banyak siswa yang belum memahamiSedangkan faktor internal meliputi kemampuan membaca siswa yakni terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, masih banyak siswa yang belum memahami
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Berdasarkan hasil wawancara, penulis menyimpulkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membimbing, mengarahkan, dan mengajarkan anak dalam pembelajaranBerdasarkan hasil wawancara, penulis menyimpulkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membimbing, mengarahkan, dan mengajarkan anak dalam pembelajaran
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi limbah kulit pisang sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan kertas. Metode yang digunakan meliputiPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi limbah kulit pisang sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan kertas. Metode yang digunakan meliputi
UNSIQUNSIQ pemasaran. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: a. aturan tentang legalitas Unit Produksi, b. pemasaran, c. persepsi orang tua siswa, d. harga dari produsenpemasaran. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: a. aturan tentang legalitas Unit Produksi, b. pemasaran, c. persepsi orang tua siswa, d. harga dari produsen
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Hasil analisis ini memberikan dasar penting untuk merancang program pengembangan profesional yang sesuai dengan situasi dan tantangan pendidikan saat ini.Hasil analisis ini memberikan dasar penting untuk merancang program pengembangan profesional yang sesuai dengan situasi dan tantangan pendidikan saat ini.
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 34 Bandar Lampung yang terdiri dari 7 kelas. Sampel diambilPenelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 34 Bandar Lampung yang terdiri dari 7 kelas. Sampel diambil
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Kepemimpinan teman sebaya berada pada kategori tinggi, terutama pada partisipasi dan dukungan sosial, namun aspek keteladanan dan kredibilitas sosial perluKepemimpinan teman sebaya berada pada kategori tinggi, terutama pada partisipasi dan dukungan sosial, namun aspek keteladanan dan kredibilitas sosial perlu
UNYUNY Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa hasil validasi ahli dan guru menunjukkan semua perangkat pembelajaran yang dirancangBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa hasil validasi ahli dan guru menunjukkan semua perangkat pembelajaran yang dirancang