POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG
Jurnal Kesehatan Lingkungan MandiriJurnal Kesehatan Lingkungan MandiriKonsumsi jajanan tidak sehat di kalangan siswa sekolah masih menjadi masalah yang dapat berdampak pada kesehatan, seperti gangguan pencernaan, obesitas, hingga penyakit tidak menular. Edukasi yang disampaikan secara interaktif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam memilih jajanan yang aman dan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi jajanan sehat menggunakan media kincir angka terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif pada 30 siswa kelas IX SMPN 1 Deli Tua yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan (skala dikotomi), sikap, dan perilaku (skala Likert). Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,001), dan perilaku (p = 0,000) setelah diberikan edukasi. Dapat disimpulkan Edukasi jajanan sehat menggunakan media kincir angka terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa SMPN 1 Deli Tua.
Edukasi jajanan sehat menggunakan media kincir angka terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa SMPN 1 Deli Tua.Media interaktif ini mampu mendorong siswa lebih memahami dan memilih jajanan yang sehat.Disarankan Sekolah dan guru sebaiknya mengintegrasikan media permainan edukatif untuk program kesehatan siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media kincir angka dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat keberlanjutan perubahan perilaku siswa. Hal ini penting untuk mengetahui apakah peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diperoleh melalui edukasi dapat dipertahankan dalam waktu yang lama. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan orang tua siswa sebagai bagian dari edukasi, karena pengaruh keluarga sangat signifikan dalam membentuk kebiasaan makan anak. Dengan melibatkan orang tua, diharapkan dukungan terhadap konsumsi jajanan sehat dapat meningkat. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan dengan menguji efektivitas media kincir angka pada kelompok usia yang berbeda, misalnya siswa sekolah dasar, untuk melihat apakah media ini efektif untuk berbagai tingkat usia dan karakteristik siswa. Dengan demikian, dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi media kincir angka dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku konsumsi jajanan sehat pada siswa.
| File size | 81.62 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Studi ini menekankan pentingnya program pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan mengenai manajemen limbah medis bagi seluruh tenaga rumah sakit untukStudi ini menekankan pentingnya program pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan mengenai manajemen limbah medis bagi seluruh tenaga rumah sakit untuk
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH 83 dan sesudah diberikan intervensi menjadi 14,68, artinya terdapat peningkatan pengetahuan. Terdapat pengaruh edukasi kesehatan menggunakan alat permainan83 dan sesudah diberikan intervensi menjadi 14,68, artinya terdapat peningkatan pengetahuan. Terdapat pengaruh edukasi kesehatan menggunakan alat permainan
UMBJMUMBJM Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain non-equivalent control group, membagi 60 responden menjadi kelompok intervensi (30 orang)Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain non-equivalent control group, membagi 60 responden menjadi kelompok intervensi (30 orang)
45MATARAM45MATARAM Namun, literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi pajakNamun, literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi pajak
STAIMADIUNSTAIMADIUN Model MBS yang ideal menerapkan pendekatan sistemik, mengintegrasikan pemberdayaan dan sinergi seluruh aspek dan sumber daya pendidikan di tingkat sekolahModel MBS yang ideal menerapkan pendekatan sistemik, mengintegrasikan pemberdayaan dan sinergi seluruh aspek dan sumber daya pendidikan di tingkat sekolah
UMMIUMMI Sedangkan faktor internal meliputi kemampuan membaca siswa yakni terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, masih banyak siswa yang belum memahamiSedangkan faktor internal meliputi kemampuan membaca siswa yakni terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, masih banyak siswa yang belum memahami
MALAHAYATIMALAHAYATI Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental menggunakan pendekatan one-group pretest dan posttest. Sampel terdiri dari 39Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental menggunakan pendekatan one-group pretest dan posttest. Sampel terdiri dari 39
UNYUNY Hasil menunjukkan bahwa kertas yang dihasilkan memiliki kerapatan 0,69 g/cm³, ketebalan 0,22 mm, kuat tarik 21,45 N/mm², dan kadar air 7,8%. Kertas iniHasil menunjukkan bahwa kertas yang dihasilkan memiliki kerapatan 0,69 g/cm³, ketebalan 0,22 mm, kuat tarik 21,45 N/mm², dan kadar air 7,8%. Kertas ini
Useful /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Rendahnya kesadaran memilah sampah, terbatasnya fasilitas pendukung, serta kiriman sampah dari luar wilayah memperparah kondisi lingkungan. MenanggapiRendahnya kesadaran memilah sampah, terbatasnya fasilitas pendukung, serta kiriman sampah dari luar wilayah memperparah kondisi lingkungan. Menanggapi
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Hasil t‑test menunjukkan nilai t hitung (t stat) > t tabel (t critical two tail) (6,590 > 2,059), sehingga H0 ditolak dan terdapat perbedaan signifikanHasil t‑test menunjukkan nilai t hitung (t stat) > t tabel (t critical two tail) (6,590 > 2,059), sehingga H0 ditolak dan terdapat perbedaan signifikan
UNUSAUNUSA Hasil menunjukkan bahwa tingkat D‑Dimer, PT, dan APTT yang awalnya tinggi menurun atau normal setelah pemberian heparin secara profilaksis. PenelitianHasil menunjukkan bahwa tingkat D‑Dimer, PT, dan APTT yang awalnya tinggi menurun atau normal setelah pemberian heparin secara profilaksis. Penelitian
UNYUNY Pada tahap evaluasi formatif dilakukan melalui (1) validasi perangkat oleh tiga orang ahli dan satu orang guru sebagai pengguna, (2) uji coba terbatasPada tahap evaluasi formatif dilakukan melalui (1) validasi perangkat oleh tiga orang ahli dan satu orang guru sebagai pengguna, (2) uji coba terbatas