IAINIAIN
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and CounselingKonseling Edukasi : Journal of Guidance and CounselingStres akademik adalah sejumlah tuntutan akademik yang dihadapi oleh siswa, seperti tugas, ujian, dan sebagainya, saat berada di lingkungan sekolah. Stres akademik akan menyebabkan tekanan dan mengancam individu, kemudian menimbulkan reaksi ketidaknyamanan, kekhawatiran, kecemasan, dan gelisah yang akan mempengaruhi prestasi akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab stres akademik pada siswa MAN IC dan bagaimana penerapan Islamic Self Love Habitus oleh siswa sebagai upaya mengatasi stres akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan dari orang tua/wali siswa, jadwal kegiatan yang padat di MAN Insan Scholar, persaingan untuk prestasi antara teman, dan tekanan dari orang tua siswa merupakan faktor-faktor yang menyebabkan stres akademik. Penerapan Islamic Self Love Habitus sebagai upaya mengatasi stres akademik meliputi terlibat dalam kegiatan positif di sektor keagamaan, seperti program Tahfidz Camp Scholar dan program hafalan Arbain Nawawi, memanfaatkan waktu yang tersedia dengan baik, memanfaatkan momen penting dengan kreativitas, berhenti membandingkan diri dengan orang lain, berteman dengan orang yang memiliki pengaruh positif, bersyukur, dan bersabar.
Pendidikan memiliki arti dan aspek penting bagi kehidupan dan perkembangan siswa.Melalui pendidikan, kebutuhan siswa dapat terpenuhi dan menentukan kualitas hidup mereka di masa depan.Namun, dalam prosesnya, tidak jarang siswa mengalami stres akibat ketidakmampuan untuk menyesuaikan diri dengan program sekolah.Stres yang dialami siswa di lingkungan sekolah akan menumpuk menjadi gangguan psikologis dan penyakit fisik.Stres yang sering dialami siswa adalah stres akademik, yang merupakan sumber stres yang terjadi di lingkungan sekolah.Dalam konteks akademik, stres akademik didefinisikan sebagai tekanan yang berasal dari persepsi individu terhadap rangsangan yang berkaitan dengan akademik, yang kemudian menimbulkan respons dalam bentuk pikiran negatif, perilaku, fisik, dan afeksi sebagai hasil dari tuntutan akademik.Beberapa faktor yang menyebabkan stres pada siswa adalah tuntutan akademik yang dianggap terlalu berat, hasil ujian yang buruk, menumpuknya tugas, dan lingkungan sosial.Agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Pengajaran agama mencakup semua aspek kehidupan manusia, termasuk aspek sosial, politik, ekonomi, dan kesehatan.Islam juga mengajarkan tentang mencintai diri sendiri.Seorang Muslim wajib berlatih mencintai diri sendiri karena ini juga merupakan manifestasi cinta kepada Allah.Mencintai diri sendiri dengan baik adalah cinta yang didasarkan pada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.Menurut Quraish Shihab, jika seseorang tidak mencintai dirinya sendiri, ada kemungkinan bahwa orang itu akan melakukan hal-hal yang dapat menyakiti atau membahayakan dirinya.Berdasarkan teori habitus yang diusulkan oleh Pierre Bourdieu, dapat disimpulkan bahwa lingkungan pendidikan Islam memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku, sikap, dan persepsi siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh penerapan Islamic Self Love Habitus terhadap penurunan tingkat stres akademik pada siswa MAN IC. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi lain yang dapat digunakan siswa untuk mengatasi stres akademik, seperti manajemen waktu, pengembangan keterampilan sosial, dan peningkatan kepercayaan diri. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak stres akademik pada prestasi akademik siswa dan bagaimana Islamic Self Love Habitus dapat membantu siswa dalam mencapai prestasi akademik yang lebih baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan siswa di lingkungan pendidikan Islam.
| File size | 1.11 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Hasil menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin masing-masing memiliki efek positif dan signifikan, baik secara parsial maupun secara simultan. KoefisienHasil menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin masing-masing memiliki efek positif dan signifikan, baik secara parsial maupun secara simultan. Koefisien
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian menegaskan bahwa religiositas berfungsi sebagai fondasi, panduan, dan indikator pencapaian pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskanPenelitian menegaskan bahwa religiositas berfungsi sebagai fondasi, panduan, dan indikator pencapaian pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan
IAINIAIN Analisis data menghasilkan skor uji validasi ahli. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa pengembangan teori Kecerdasan Majemuk untuk meningkatkan efektivitasAnalisis data menghasilkan skor uji validasi ahli. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa pengembangan teori Kecerdasan Majemuk untuk meningkatkan efektivitas
UNDHARIUNDHARI = 0,000). Elemen-elemen Kurikulum Merdeka seperti keleluasaan memilih mata pelajaran, penilaian formatif, dan pembelajaran berbasis proyek berkontribusi= 0,000). Elemen-elemen Kurikulum Merdeka seperti keleluasaan memilih mata pelajaran, penilaian formatif, dan pembelajaran berbasis proyek berkontribusi
ICJAMBIICJAMBI Penerapan model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan dengan beberapa 2 siklus. Model Jigsaw Learning digunakan untukPenerapan model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan dengan beberapa 2 siklus. Model Jigsaw Learning digunakan untuk
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan penerapan sinergi teknologi dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Harapan Mulia Bali. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan penerapan sinergi teknologi dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Harapan Mulia Bali. Hasil penelitian
PENERBITPENERBIT Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif-perbandingan dan korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 174 orang mahasiswaPenelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif-perbandingan dan korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 174 orang mahasiswa
UNDIKMAUNDIKMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 75% mahasiswa memiliki keterampilan proses sains dengan kategori baik, 17% mahasiswa dengan kategori kurangHasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 75% mahasiswa memiliki keterampilan proses sains dengan kategori baik, 17% mahasiswa dengan kategori kurang
Useful /
UNIBAUNIBA Indonesia adalah salah satu negara yang sering menggunakan produk teknologi, seperti peralatan elektronik seperti telepon genggam, televisi, kulkas, danIndonesia adalah salah satu negara yang sering menggunakan produk teknologi, seperti peralatan elektronik seperti telepon genggam, televisi, kulkas, dan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis denganJenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan
IUQIBOGORIUQIBOGOR Transformasi peran pemimpin pesantren dari otoritas spiritual menjadi agen krisis membuktikan bahwa krisis tidak melumpuhkan tetapi justru menyucikan danTransformasi peran pemimpin pesantren dari otoritas spiritual menjadi agen krisis membuktikan bahwa krisis tidak melumpuhkan tetapi justru menyucikan dan
IUQIBOGORIUQIBOGOR Dengan menganalisis argumen ini melalui penyelidikan kualitatif yang ketat, artikel ini berkontribusi pada diskursus teoritis tentang organisasi pembelajaranDengan menganalisis argumen ini melalui penyelidikan kualitatif yang ketat, artikel ini berkontribusi pada diskursus teoritis tentang organisasi pembelajaran