STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK

Vocat : Jurnal Pendidikan KatolikVocat : Jurnal Pendidikan Katolik

Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi orang tua dalam memilih sekolah Katolik sebagai sarana pembentukan sikap inklusif terhadap perbedaan sosial pada anak, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Sementara itu, teknik purposive sampling digunakan untuk memilih lima orang tua siswa yang terlibat dalam penelitian. Wawancara mendalam dilakukan kepada orang tua siswa di SMK Pius X Magelang, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang tua memilih sekolah Katolik tidak hanya karena reputasi akademik, tetapi juga karena nilai-nilai disiplin, moralitas, keterbukaan, dan cinta kasih yang ditanamkan. Meskipun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi, seperti biaya pendidikan yang relatif tinggi, isu eksklusivitas, hingga kekhawatiran akan kristenisasi. Namun, sekolah katolik tetap dipandang mampu memberikan dampak positif bagi anak, terutama dalam membentuk integritas, kreativitas, dan sikap toleransi. Temuan ini sejalan dengan teori struktur sosial Durkheim yang menekankan fungsi pendidikan dalam menjaga keteraturan sosial, serta teori pendidikan kritis Freire yang menekankan dialog, kesadaran kritis, dan pembebasan. Kajian penelitian terdahulu juga menguatkan bahwa sekolah Katolik berperan penting dalam menanamkan nilai pluralisme dan pendidikan karakter di tengah masyarakat yang beragam. Dengan demikian, sekolah Katolik memiliki potensi besar sebagai mitra strategis orang tua dalam membangun generasi yang unggul, berintegritas, dan berjiwa inklusif.

Penelitian ini menegaskan bahwa motivasi orang tua dalam memilih sekolah katolik berakar pada harapan akan terbentuknya anak yang berkarakter kuat, disiplin, dan terbuka terhadap pluralisme.Sekolah katolik dipandang tidak hanya sebagai lembaga akademik, tetapi juga sebagai mitra pendidikan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial.Walaupun terdapat tantangan seperti biaya, isu inklusivitas, dan kekhawatiran ideologis, sekolah katolik tetap memiliki daya tarik karena konsistensinya dalam menanamkan nilai cinta kasih, keterbukaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.Hal ini sejalan dengan semangat Gravissimum Educationis, yang menyebut bahwa pendidikan harus menuntun manusia menuju perkembangan yang utuh dan partisipatif dalam masyarakat.Dalam perspektif teori, temuan ini mendukung gagasan Durkheim mengenai pendidikan sebagai mekanisme sosial untuk menjaga solidaritas dan keteraturan dalam masyarakat yang plural.Sementara itu, dari perspektif Freire, peran sekolah Katolik mencerminkan praktik pendidikan yang dialogis, membebaskan, serta mendorong kesadaran kritis anak terhadap realitas sosial dan keberagaman.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah katolik memperkuat program pembinaan iman yang terintegrasi dengan nilai kemanusiaan universal melalui kegiatan lintas iman, pengabdian sosial, dan pendidikan karakter berbasis kasih. Upaya ini tidak hanya mempertegas identitas katolik yang berpihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial, tetapi juga meningkatkan daya tawar sekolah katolik sebagai lembaga pendidikan yang relevan, terbuka, dan transformatif. Selain itu, sekolah katolik perlu terus memperkuat strategi pedagogis yang menekankan dialog lintas iman, kolaborasi dengan keluarga, serta keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial di lingkungan lokal. Pendidikan katolik diharapkan tidak berhenti pada ranah kognitif dan religius, tetapi juga mampu membangun kesadaran sosial dan tanggung jawab ekologis peserta didik sebagai wujud nyata iman yang bekerja dalam kasih. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip dalam dokumen Gereja diimplementasikan secara konkret dalam praktik pendidikan di konteks Indonesia yang majemuk, serta bagaimana sekolah katolik dapat menjadi model pendidikan yang humanis, transformatif, dan relevan dengan tantangan zaman.

  1. Masalah Pembiayaan Pendidikan di Indonesia: Kenaikan Biaya Pendidikan | Invention: Journal Research and... pusdikra-publishing.com/index.php/jres/article/view/1648Masalah Pembiayaan Pendidikan di Indonesia Kenaikan Biaya Pendidikan Invention Journal Research and pusdikra publishing index php jres article view 1648
  2. Persepsi Masyarakat tentang Pembentukan Karakter Siswa pada Sekolah Katolik di Ambarawa | Jurnal Penelitian... doi.org/10.52110/jppak.v3i1.65Persepsi Masyarakat tentang Pembentukan Karakter Siswa pada Sekolah Katolik di Ambarawa Jurnal Penelitian doi 10 52110 jppak v3i1 65
  3. Religiosity and Socio-Ecological Spirituality of Indonesian Community According to Y. B. Mangunwijaya... doi.org/10.54783/ijsoc.v2i2.378Religiosity and Socio Ecological Spirituality of Indonesian Community According to Y B Mangunwijaya doi 10 54783 ijsoc v2i2 378
  4. jurnal penggerak. membangun kerukunan pendidikan agama kristen analisis pendekatan moderasi beragama... jurnal.sttii-bali.ac.id/index.php/JTP/article/view/99jurnal penggerak membangun kerukunan pendidikan agama kristen analisis pendekatan moderasi beragama jurnal sttii bali ac index php JTP article view 99
Read online
File size325.48 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test