STAIMADIUNSTAIMADIUN
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan SosialAn-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan SosialPendidikan diyakini sebagai sarana utama pengembangan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks itulah revitalisasi kebijakan pendidikan terus menjadi perhatian pemerintah. Sehingga muncullah satu bentuk revitalisasi, Isu sentralisasi menjadi desentralisasi yang sebelumnya telah dimunculkan sebagai upaya pemberdayaan daerah. Terdorong oleh suasana perubahan politik kenegaraan, semakin diyakini bahwa salah satu upaya penting yang harus dilakukan dalam peningkatan kualitas pendidikan. Yang mana satuan pendidikan diberikan kewenangan dan pendelegasian kewenangan sekolah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Management merupakan suatu pendekatan politik yang bertujuan untuk menata ulang pengelolaan sekolah dengan memberikan kekuasaan kepada kepala sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya perbaikan kinerja sekolah yang mencakup guru, siswa, kepala sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat. Harapannya dengan sistem pengelolaan pendidikan berbasis sekolah tersebut diasumsikan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan dan juga peran serta masyarakat dan prakarsa lembaga pendidikan di tingkat mikro (sekolah) akan lebih meningkat. Berdasarkan pengelolaan mutu pendidikan yang dibangun melalui 5 pilar yaitu: kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan dan akuntabilitas.
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan alternatif efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan, berlandaskan prinsip desentralisasi, pemberdayaan seluruh sumber daya pendidikan, serta partisipasi aktif masyarakat dan komite sekolah.Meskipun MBS telah banyak diterapkan, inisiatif pengembangannya idealnya berasal dari gagasan pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat, bukan semata-mata dari pemerintah.Model MBS yang ideal menerapkan pendekatan sistemik, mengintegrasikan pemberdayaan dan sinergi seluruh aspek dan sumber daya pendidikan di tingkat sekolah secara efektif dan efisien demi mencapai produktivitas pendidikan yang optimal.
Mengingat urgensi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), penelitian lanjutan sangat krusial untuk mengoptimalkan implementasinya. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam untuk merumuskan model MBS yang ideal dan adaptif terhadap keberagaman latar belakang sekolah di Indonesia, khususnya dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan otonomi dan inovasi. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada bagaimana sekolah dengan karakteristik sosio-ekonomi dan geografis berbeda dapat secara efektif mengintegrasikan prinsip-prinsip MBS—seperti desentralisasi kurikulum dan pemberdayaan sumber daya—guna mencapai tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini juga dapat menguji dampak kebijakan desentralisasi pendidikan yang ada terhadap inovasi kurikuler di tingkat sekolah. Kedua, penting untuk meneliti strategi mitigasi terhadap berbagai tantangan implementasi MBS yang telah teridentifikasi, seperti efisiensi pengambilan keputusan partisipatif, fenomena pikiran kelompok, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, hambatan komunikasi, dan minimnya tanggung jawab akibat perubahan peran. Studi ini bisa mengeksplorasi efektivitas program pelatihan kepemimpinan sekolah dan pengembangan kapasitas guru dalam konteks MBS, serta bagaimana membangun mekanisme komunikasi dan akuntabilitas yang transparan di antara para pemangku kepentingan (kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan masyarakat). Ketiga, beranjak dari saran dalam kesimpulan bahwa inisiatif MBS idealnya datang dari bawah (sekolah, orang tua, masyarakat), penelitian dapat membandingkan keberhasilan dan keberlanjutan model MBS yang didorong secara bottom-up versus yang diinisiasi secara top-down oleh pemerintah. Ini akan melibatkan analisis faktor-faktor pendorong dan penghambat dari kedua pendekatan, serta identifikasi praktik terbaik yang dapat mendorong partisipasi aktif dan rasa kepemilikan dari komunitas sekolah secara mandiri. Dengan demikian, kita dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan berkelanjutan untuk pengembangan pendidikan di masa depan.
| File size | 1.23 MB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Motivasi orang tua memainkan peran penting dalam memastikan kualitas asupan gizi anak, meskipun seringkali dipengaruhi oleh pengetahuan yang terbatas danMotivasi orang tua memainkan peran penting dalam memastikan kualitas asupan gizi anak, meskipun seringkali dipengaruhi oleh pengetahuan yang terbatas dan
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua film animasi tersebut dipersepsikan sebagai media yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama,Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua film animasi tersebut dipersepsikan sebagai media yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama,
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Penanaman rasa keikhlasan bagi siswa, penyadaran kepada siswa untuk lebih disiplin, guru memberikan perhatian kepada siswa yang mengalami masalah dan membantuPenanaman rasa keikhlasan bagi siswa, penyadaran kepada siswa untuk lebih disiplin, guru memberikan perhatian kepada siswa yang mengalami masalah dan membantu
STAIMADIUNSTAIMADIUN Secara khusus, penelitian ini menggunakan analisis interpretatif-historis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dari sinilah kitab shahih Bukhari danSecara khusus, penelitian ini menggunakan analisis interpretatif-historis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dari sinilah kitab shahih Bukhari dan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Pola asuh orang tua yang beragam memengaruhi perilaku dan motivasi belajar anak. Motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang baik, termasukPola asuh orang tua yang beragam memengaruhi perilaku dan motivasi belajar anak. Motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang baik, termasuk
STAISKUTIMSTAISKUTIM Pada tabel model summary uji analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai (R) sebesar 0,556 ada pengaruh cukup signifikan dan nilai R Square sebesarPada tabel model summary uji analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai (R) sebesar 0,556 ada pengaruh cukup signifikan dan nilai R Square sebesar
STAISKUTIMSTAISKUTIM Prinsip-prinsip keimanan, bermakrifat kepada Allah Swt, Malaikat, Al-quran, Nabi/Rasul, Kiamat, Qada dan Qadar. Prophetic Intelligence (Kecerdasan Kenabian)Prinsip-prinsip keimanan, bermakrifat kepada Allah Swt, Malaikat, Al-quran, Nabi/Rasul, Kiamat, Qada dan Qadar. Prophetic Intelligence (Kecerdasan Kenabian)
STAISKUTIMSTAISKUTIM Evaluasi diri sekolah adalah sebuah proses pelaksaanaan penilaian diri lembaga pendidikan guna melihat kelebihan dan kelemahan lembaga sehingga dapat melakukanEvaluasi diri sekolah adalah sebuah proses pelaksaanaan penilaian diri lembaga pendidikan guna melihat kelebihan dan kelemahan lembaga sehingga dapat melakukan
Useful /
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Sedangkan data penelitian diperoleh melalui metode angket dan wawancara. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UINSA yang berasal dari pesantren modernSedangkan data penelitian diperoleh melalui metode angket dan wawancara. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UINSA yang berasal dari pesantren modern
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Seperti halnya, hifdzu nafs tidak hanya diimplementasikan dengan mengharamkan tindakan pembunuhan ataupun memberikan hukuman qisas bagi pelaku kejahatanSeperti halnya, hifdzu nafs tidak hanya diimplementasikan dengan mengharamkan tindakan pembunuhan ataupun memberikan hukuman qisas bagi pelaku kejahatan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Pondok pesantren modern merupakan pengembangan pondok pesantren tradisional. Pondok pesantren diharapkan dapat selalu menyesuaikan atau berubah dan mengikutiPondok pesantren modern merupakan pengembangan pondok pesantren tradisional. Pondok pesantren diharapkan dapat selalu menyesuaikan atau berubah dan mengikuti
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Penelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi kepemimpinan sekolah berbasis kecerdasan emosional di SMK Muhammadiyah Suruh Kabupaten Semarang, diPenelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi kepemimpinan sekolah berbasis kecerdasan emosional di SMK Muhammadiyah Suruh Kabupaten Semarang, di