STAIMADIUNSTAIMADIUN
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan SosialAn-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosialini. . peran. . berbicara. . al-Hakim. . al-Naisaburi. . Artikel. dalam. mengkanonisasikan shahih Bukhari dan Muslim dan memperkenalkannya. kepada para ulama hadis sehingga kitab shahihain menjadi kitab hadis. yang otoritatif dalam Islam. Perkembangan pembukuan hadis dilakukan. pada masa khalilah Umar bin Abdul Aziz pada abad ke-2 sampai 3 H,. akan tetapi kitab hadis yang sudah terkumpul masih dianggap seperti. kitab biasa pada umumnya. Dengan berangkat dari persoalan tersebut,. penulis merumuskan tiga persoalan yang menjadi bahasan primer dalam. penelitian ini. a) bagaimana peran al-Hakim al-Naisaburi dalam. menjalankan proses kanonisasi kitab shahihain. b) bagaimana eksistensi. kitab shahihain tersebut bisa menjadi sumber hukum Islam yang otoritatif. dalam Islam. c) apa yang menjadi asumsi dasar perlunya evaluasi syarah. terhadap kitab shahih Bukhari dan Muslim. Jenis penelitian yang. diterapkan dalam analisis ini merupakan penelitian kualitatif dengan. menggunakan pendekatan kepustakaan (library research). Secara khusus,. penelitian ini menggunakan analisis interpretatif-historis. Hasil penelitian. ini menunjukkan bahwa, dari sinilah kitab shahih Bukhari dan Muslim. menjadi acuan untuk dijadikan sebagai landasan hukum bagi para ulama. mazhab, kemudian para ulama hadis menjadikan kitab shahihain sebagai. standar penulisan kitab-kitab hadis dan standar penilaian hadis-hadis. shahih berkat al-Hakim al-Naisaburi. Oleh karena itu, sahih Bukhari-. . Muslim menjadi kitab induk warisan kalam Nabi yang sampai saat ini. mesti dilestarikan.
Al-Hakim al-Naisaburi berperan penting dalam menyebarkan dan mengkanonisasikan kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim kepada ulama hadits berbagai mazhab sehingga keduanya diakui sebagai rujukan otoritatif setelah Al-Quran.Proses kanonisasi ini turut didukung oleh Imam Syafii dan murid-murid Al-Hakim, mempengaruhi penulisan dan penilaian kitab hadits, serta mendorong banyak ulama menyusun syarah dan karya hadits berdasarkan standar Shahihain.Namun pengembangan syarah kedua kitab tersebut masih kurang kontekstual sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penafsiran ulang yang relevan dengan dinamika dan kebutuhan peradaban umat Islam masa kini.
Berangkat dari pentingnya menyajikan syarah ulang Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang relevan dengan konteks kekinian, penelitian pertama dapat difokuskan pada pengembangan metodologi interpretatif-historis keilmuan hadis yang memadukan analisis teks klasik dengan pendekatan sosiokultural modern, misalnya melalui wawancara mendalam dengan ulama dan praktisi agama untuk menggali cara penerimaan dan pemahaman masyarakat saat ini. Selanjutnya, riset kedua dapat mempertanyakan sejauh mana kanonisasi yang dilakukan al-Hakim al-Naisaburi dan murid-muridnya memengaruhi penyusunan dan penafsiran kitab hadits di luar tradisi Syafii dan Hanbali, dengan melakukan studi komparatif pada manuskrip Shahihain di berbagai pesantren atau lembaga keagamaan untuk melihat variasi syarah yang muncul. Terakhir, studi ketiga dapat mengkaji dampak digitalisasi sumber primer Shahih Bukhari dan Shahih Muslim terhadap proses validasi dan kritik hadis kontemporer, termasuk konsepsi baru tentang otentisitas dan seleksi riwayat di era platform daring. Dengan merangkum ketiga ide penelitian tersebut dalam satu kerangka, diharapkan muncul wacana syarah hadis yang lebih dinamis, inklusif, dan aplikatif bagi umat awam.
- Kualitas Kitab Al-Shahihain | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin. kualitas kitab shahihain ushuluna jurnal... journal.uinjkt.ac.id/index.php/una/article/view/15195Kualitas Kitab Al Shahihain Ushuluna Jurnal Ilmu Ushuluddin kualitas kitab shahihain ushuluna jurnal journal uinjkt ac index php una article view 15195
- Kitab Shahih Bukhari (Kajian Tentang Identitas dan Relevansinya Dengan Fase Kodifikasi Hadis) | Al-Fikru:... doi.org/10.51672/alfikru.v14i2.34Kitab Shahih Bukhari Kajian Tentang Identitas dan Relevansinya Dengan Fase Kodifikasi Hadis Al Fikru doi 10 51672 alfikru v14i2 34
| File size | 1.32 MB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Dengan adanya supervisi semacam ini, guru mampu menyusun rencana pembelajaran yang lebih terorganisir, terfokus pada kebutuhan siswa, dan tentu saja lebihDengan adanya supervisi semacam ini, guru mampu menyusun rencana pembelajaran yang lebih terorganisir, terfokus pada kebutuhan siswa, dan tentu saja lebih
OJSOJS Untuk memenuhi standar kompetensi, siswa dapat menggunakan strategi pembelajaran inovatif, memaksimalkan media pembelajaran, dan menilai proporsi pembelajaran.Untuk memenuhi standar kompetensi, siswa dapat menggunakan strategi pembelajaran inovatif, memaksimalkan media pembelajaran, dan menilai proporsi pembelajaran.
OJSOJS Metode penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentangMetode penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang
OJSOJS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk memotivasi peserta didik. AkanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk memotivasi peserta didik. Akan
UNYUNY Penelitian ini memberikan kontribusi berupa instrumen pengukuran kompetensi PE guru yang valid dan reliabel, serta menunjukkan bahwa gender, kebijakanPenelitian ini memberikan kontribusi berupa instrumen pengukuran kompetensi PE guru yang valid dan reliabel, serta menunjukkan bahwa gender, kebijakan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengembangan profesional guru di Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Selatan. DiharapkanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengembangan profesional guru di Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Selatan. Diharapkan
UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN Langkah-langkah pengawasan meliputi perencanaan melalui pembuatan jadwal dan dialog, pelaksanaan pengamatan, serta evaluasi dan tindak lanjut dengan dampakLangkah-langkah pengawasan meliputi perencanaan melalui pembuatan jadwal dan dialog, pelaksanaan pengamatan, serta evaluasi dan tindak lanjut dengan dampak
Useful /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menganalisis peran agama terhadap problematika remaja ditinjau dari pemikiran Ibn Rushd. Metode yang gunakan dalamTujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menganalisis peran agama terhadap problematika remaja ditinjau dari pemikiran Ibn Rushd. Metode yang gunakan dalam
UNYUNY Data dikumpulkan menggunakan tes keterampilan hidup dan kuesioner skala sikap; validitas instrumen diuji dengan formula Lawshe dan reliabilitas denganData dikumpulkan menggunakan tes keterampilan hidup dan kuesioner skala sikap; validitas instrumen diuji dengan formula Lawshe dan reliabilitas dengan
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) resiliensi dan lingkungan keluarga berada pada kategori tinggi, sedangkan regulasi diri dan hasil belajar beradaHasil penelitian menunjukkan bahwa (i) resiliensi dan lingkungan keluarga berada pada kategori tinggi, sedangkan regulasi diri dan hasil belajar berada
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengalaman guru pendidikan jasmani dalam menerapkan pendidikan jasmani inklusif serta makna yang melekat padaPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengalaman guru pendidikan jasmani dalam menerapkan pendidikan jasmani inklusif serta makna yang melekat pada