INSCHOOLINSCHOOL

GHMJ (Global Health Management Journal)GHMJ (Global Health Management Journal)

Masyarakat adat Dayak di Kalimantan Tengah secara tradisional menggunakan tanaman asli sebagai makanan dan obat untuk meringankan penyakit, meningkatkan stamina, dan memperpanjang umur. Salah satunya adalah tanaman rumput bebek atau uru lewu (Eleusine indica), yang dipercaya dapat mengencangkan organ kewanitaan setelah melahirkan. Namun, hal ini belum terkonfirmasi secara empiris. Pemeriksaan fitokimia menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki tiga bahan kimia dengan sifat antikanker dan dua senyawa dengan sifat antioksidan karena konsentrasi komponen bioaktifnya dapat diformulasikan menjadi minuman herbal, seperti teh. Tiga formulasi teh dikembangkan dan dievaluasi pada 100 panelis konsumen untuk menentukan persepsi sensorik mereka: F1 (100% uru lewu), F2 (80% uru lewu dan 20% teh hitam), dan F3 (60% uru lewu dan 40% teh hitam). Nilai IC50 untuk Uru Lewu dan teh hitam dalam uji aktivitas antioksidan menggunakan teknik DPPH masing-masing adalah 133,77 mg/kg dan 345,01 mg/kg. Hal ini menunjukkan bahwa uru lewu memiliki aktivitas antioksidan hampir tiga kali lipat dari teh hitam. Uru lewu memiliki aktivitas antioksidan sedang (lebih tinggi dari teh hitam). Berdasarkan warna, aroma, dan rasa teh, formulasi teh F3 dengan 60% uru lewu dan 40% teh hitam adalah formulasi yang paling banyak dipilih oleh konsumen.

Uru lewu mengandung aktivitas antioksidan sekitar tiga kali lipat dari teh hitam, dengan aktivitas antioksidan yang moderat dibandingkan dengan teh hitam yang rendah.Studi ini menyimpulkan bahwa formula dengan komposisi 60% uru lewu dan 40% teh hitam merupakan formula yang paling disukai berdasarkan persepsi sensorik konsumen.Oleh karena itu, formulasi ini berpotensi menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari minuman teh herbal dengan manfaat antioksidan dan rasa yang disukai.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih lanjut potensi uru lewu sebagai bahan fungsional dalam berbagai produk makanan dan minuman, tidak hanya terbatas pada teh. Studi dapat difokuskan pada formulasi produk dengan kombinasi uru lewu dan bahan-bahan lokal lainnya untuk menciptakan produk yang unik dan menarik bagi konsumen. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efek uru lewu terhadap kesehatan manusia, termasuk manfaatnya dalam mengencangkan organ kewanitaan setelah melahirkan, melalui uji klinis yang terkontrol dan terukur. Terakhir, perlu diteliti stabilitas senyawa antioksidan dalam uru lewu selama penyimpanan dan pengolahan, serta cara untuk mempertahankan atau meningkatkan kandungan antioksidannya dalam produk akhir.

  1. Review: Biodiversity conservation strategy in a native perspective; case study of shifting cultivation... smujo.id/nb/article/view/972Review Biodiversity conservation strategy in a native perspective case study of shifting cultivation smujo nb article view 972
  2. Antioxidant Activity and Consumer Sensory Perceptions of Uru Lewu (Eleusine indica) Formulations | GHMJ... doi.org/10.35898/ghmj-62962Antioxidant Activity and Consumer Sensory Perceptions of Uru Lewu Eleusine indica Formulations GHMJ doi 10 35898 ghmj 62962
  1. #ekstrak etanol#ekstrak etanol
  2. #consumer behavior#consumer behavior
Read online
File size976.32 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-15W
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test