BALELITERASIBALELITERASI
Journal of Educational StudiesJournal of Educational StudiesPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran pendidik dalam pelaksanaan program bimbingan konseling yang berfokus pada pengelolaan perilaku disiplin siswa. Fokus penelitian melibatkan pemahaman pendidik tentang program, strategi yang mereka terapkan dalam mengelola perilaku siswa, dan persepsi mereka tentang efektivitas program bimbingan konseling. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Responden melibatkan pendidik dari berbagai tingkat pendidikan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan campuran, mengintegrasikan temuan kualitatif dan kuantitatif untuk memberikan pemahaman holistik. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik memiliki pemahaman yang baik tentang program bimbingan konseling dan mengakui peran pentingnya dalam mengelola perilaku disiplin siswa. Strategi yang paling umum digunakan termasuk penerapan penghargaan dan hukuman, tetapi ada variasi dalam pendekatan, dengan beberapa pendidik menekankan pendekatan preventif dan coaching positif. Persepsi tentang efektivitas program bervariasi, tetapi mayoritas responden melihatnya sebagai alat yang berharga dalam meningkatkan disiplin siswa. Tantangan utama yang dihadapi pendidik melibatkan kekurangan waktu untuk memberikan perhatian individual kepada siswa dan variasi dalam dukungan orang tua. Rekomendasi perbaikan melibatkan pelatihan tambahan untuk pendidik, peningkatan keterlibatan orang tua, dan evaluasi kontinu program untuk penyesuaian yang lebih baik. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih efektif dalam mengelola perilaku disiplin siswa.
Berdasarkan hasil penelitian kualitatif terkait peran guru dalam penerapan bimbingan konseling dalam menanamkan disiplin, perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan dengan cermat agar hasilnya maksimal.Hubungan antara sekolah dan orang tua siswa harus dibangun dengan baik.Karena guru kelas melakukan bimbingan konseling di sekolah dengan bantuan peran aktif orang tua dalam memantau perkembangan siswa di rumah.Guru melakukan bimbingan konseling dengan melakukan pemantauan mingguan dan bulanan yang disesuaikan dengan panduan yang ada.Guru kelas juga harus siap memberikan masukan atau saran untuk masalah yang dihadapi siswa untuk dikonsultasikan.Hambatan yang muncul selama pelaksanaan bimbingan konseling menyebabkan kurangnya komunikasi antara sekolah dan orang tua siswa.Selain itu, latar belakang guru kelas yang bukan dari layanan bimbingan konseling murni.Hal ini dapat diatasi dengan selalu membangun hubungan yang baik dengan berkolaborasi dalam kesuksesan program bimbingan konseling untuk siswa khususnya.Solusi lain adalah melakukan sosialisasi bimbingan konseling dengan ahli untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru kelas yang merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan penyelenggaraan layanan bimbingan konseling.
Untuk meningkatkan efektivitas program bimbingan konseling dalam mengelola perilaku disiplin siswa, penting bagi pendidik untuk terlibat secara aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung dan disiplin melalui implementasi program bimbingan konseling. Pendidik dapat berperan dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program dengan menganalisis kebutuhan siswa, mengembangkan program yang relevan, dan menetapkan alat pengukuran objektif. Selain itu, pendidik perlu mempertimbangkan sumber daya yang tersedia, seperti sumber daya personel, keuangan, dan politik. Evaluasi program melibatkan pengumpulan dan analisis data untuk membuat keputusan tentang program. Dengan demikian, pendidik dapat berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan disiplin siswa.
| File size | 231.25 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IIESECOREIIESECORE Ketika ditafsirkan melalui kerangka Tyler, hasilnya menunjukkan bahwa program kurikulum sebagian besar selaras dengan tujuan yang dimaksudkan, didukungKetika ditafsirkan melalui kerangka Tyler, hasilnya menunjukkan bahwa program kurikulum sebagian besar selaras dengan tujuan yang dimaksudkan, didukung
UNISIUNISI Akuntabilitas menekankan transparansi dan pertanggungjawaban dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatanAkuntabilitas menekankan transparansi dan pertanggungjawaban dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Adapun faktor penghambatnya adalah sarana prasarana, beban administrasi pembelajaran, dan koordinasi yang kurang dengan orang tau/wali murid. BerdasarkanAdapun faktor penghambatnya adalah sarana prasarana, beban administrasi pembelajaran, dan koordinasi yang kurang dengan orang tau/wali murid. Berdasarkan
UIN SUSKAUIN SUSKA Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pengembanganMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pengembangan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dengan menggunakan model CIPP meliputi Context, Input, Process, Product yang dikembangkan oleh Daniel Stufflebeam.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dengan menggunakan model CIPP meliputi Context, Input, Process, Product yang dikembangkan oleh Daniel Stufflebeam.
UACUAC Penilaian awal masuk (pre-test) yakni saat mahasiswa melakukan test masuk untuk menentukan klasifikasi kemampuan mahasiswa, terdiri dari zona merah (wajibPenilaian awal masuk (pre-test) yakni saat mahasiswa melakukan test masuk untuk menentukan klasifikasi kemampuan mahasiswa, terdiri dari zona merah (wajib
UACUAC Data dan informasi penelitian ini merupakan hasil wawancara dan observasi dengan para kepala PDF, para ustadz, dan santri menggunakan instrumen IASP SMA/MAData dan informasi penelitian ini merupakan hasil wawancara dan observasi dengan para kepala PDF, para ustadz, dan santri menggunakan instrumen IASP SMA/MA
UYPUYP Pelatihan berjalan dengan lancar berkat dukungan penuh dari pihak sekolah dan kekompakan siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman,Pelatihan berjalan dengan lancar berkat dukungan penuh dari pihak sekolah dan kekompakan siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman,
Useful /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Secara normatif, KUHAP mewajibkan sumpah sebagai syarat formal agar keterangan saksi diakui sebagai alat bukti yang sah di pengadilan. Namun, dalam praktik,Secara normatif, KUHAP mewajibkan sumpah sebagai syarat formal agar keterangan saksi diakui sebagai alat bukti yang sah di pengadilan. Namun, dalam praktik,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS 16 Komite Hak Asasi Manusia PBB, dan Teori Perlindungan Hak Asasi Manusia, menggunakan metodologi hukum normatif dan pendekatan doktrinal. Temuan menunjukkan16 Komite Hak Asasi Manusia PBB, dan Teori Perlindungan Hak Asasi Manusia, menggunakan metodologi hukum normatif dan pendekatan doktrinal. Temuan menunjukkan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Sebagai konsekuensi, notaris harus memiliki perlindungan hukum dalam bentuk hak penolakan. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (UUJN)Sebagai konsekuensi, notaris harus memiliki perlindungan hukum dalam bentuk hak penolakan. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (UUJN)
UACUAC Metode penelitian adalah kualitatif dengan data koleksi melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan diskusi terfokus. Analisis data menggunakan teknikMetode penelitian adalah kualitatif dengan data koleksi melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan diskusi terfokus. Analisis data menggunakan teknik