UACUAC
Nazhruna: Jurnal Pendidikan IslamNazhruna: Jurnal Pendidikan IslamPenelitian ini membahas program kebijakan Baca Tulis Quran (BTQ) di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak. Tulisan ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Dalam hal ini, penulis ingin melihat sejauh mana efektivitas pelaksanaan kebijakan Baca Tulis al-Quran yang berlangsung dalam pada mahasiswa. Adapun yang menjadi responden atau informan dalam penelitian ini adalah para stakeholder Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak baik itu rektor IAIN Pontianak, Mudir (direktur) Mahad al-Jamiah, pendidik, dan mahasiswa. Data didapatkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan survey. Pengumpulan data melalui survey dimaksudkan untuk melengkapi data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Survey dilakukan kepada seluruh mahasiswa yang tinggal di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak. Alat yang digunakan dalam survey penelitian ini adalah angket dengan jawaban tertutup. Hasil penelitian ini menunjukkan kebijakan BTQ Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak masih bersifat lisan atau himbauan. Penilaian pembelajaran yang dilaksanakan pada saat awal masuk program dan akhir program mahad. Penilaian Awal masuk (Pretest) yakni di saat mahasiswa melakukan test masuk untuk menentukan klasifikasi kemampuan mahasiswa, zona merah (wajib Mahad), zona kuning dan zona hijau (tidak wajib mukim). Kedua, pelaksanaan BTQ cukup efektif berdasarkan indikator: 1) keberhasilan program yang dibuktikan adanya peningkatan pada mahasantri yang katagorinya merah berubah menjadi kuning dan hijau. 2) keberhasilan sasaran ditinjau dari filter awal melalui tes BTQ ketika yang katagori merah wajib untuk mukim sehingga tepat sasaran. 3) kepuasan terhadap program dari hasil survei mahasiswa 2022 menyatakan bahwa puas terhadap program BTQ. 4) tingkat input dan output dibuktikan dengan laporan BTQ mahasantri.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.Pertama, bentuk kebijakan BTQ di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak masih bersifat lisan atau himbauan dari rektor.Penilaian awal masuk (pre-test) yakni saat mahasiswa melakukan test masuk untuk menentukan klasifikasi kemampuan mahasiswa, terdiri dari zona merah (wajib mengikuti program), zona kuning, dan zona hijau (tidak wajib mengikuti program).Penilaian selama proses belajar (middle-test), yaitu penilaian selama proses kegiatan belajar.Pada akhir program Mahad al-Jamiah (post-test), melakukan penilaian belajar dengan mengadakan ujian munaqosah (penilaian kemampuan mahasiswa pada akhir belajar Al-Quran).Kedua, pelaksanaan BTQ cukup efektif berdasarkan analisis teori pengukuran efektivitas, yaitu 1) keberhasilan program, yang dibuktikan dengan adanya peningkatan mahasantri yang awalnya masuk zona merah menjadi zona kuning dan hijau.2) keberhasilan sasaran ditinjau dari filter awal melalui tes BTQ saat zona merah wajib untuk mukim sehingga tepat sasaran.3) hasil survei mahasiswa 2022 menyatakan bahwa ada kepuasan terhadap program BTQ.4) laporan BTQ yang membuktikan tingkat input dan output.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar kebijakan BTQ di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak diubah menjadi peraturan tertulis. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengevaluasi program-program lainnya di Mahad al-Jamiah IAIN Pontianak dan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKAIN) di Indonesia. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengkaji dampak program BTQ terhadap kemampuan mahasantri dalam membaca dan menulis Al-Quran.
- The Implementation of Pesantren Financing Based on Agribusiness Social Entrepreneurs | Jurnal Ilmiah... doi.org/10.26811/peuradeun.v9i1.504The Implementation of Pesantren Financing Based on Agribusiness Social Entrepreneurs Jurnal Ilmiah doi 10 26811 peuradeun v9i1 504
- Evaluation of The CIPP Model on The Tahfidz Program in Islamic Boarding Schools | Nazhruna: Jurnal Pendidikan... e-journal.uac.ac.id/index.php/NAZHRUNA/article/view/2230Evaluation of The CIPP Model on The Tahfidz Program in Islamic Boarding Schools Nazhruna Jurnal Pendidikan e journal uac ac index php NAZHRUNA article view 2230
- Multicultural Education and Religious Tolerance: Elementary School Teachers’ Understanding of Multicultural... aljamiah.or.id/index.php/AJIS/article/view/60206Multicultural Education and Religious Tolerance Elementary School TeachersAo Understanding of Multicultural aljamiah index php AJIS article view 60206
| File size | 753.64 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
ADI JOURNALADI JOURNAL UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Manajemen risiko diperlukan untuk menghadapi berbagai risiko yang dihadapi UMKM, termasuk risikoUMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Manajemen risiko diperlukan untuk menghadapi berbagai risiko yang dihadapi UMKM, termasuk risiko
UTUUTU Makanan merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia. Sanitasi makanan mendukung pencegahan keracunan makanan. Sanitasi pangan merupakan upaya untukMakanan merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia. Sanitasi makanan mendukung pencegahan keracunan makanan. Sanitasi pangan merupakan upaya untuk
UTUUTU Penelitian ini dilakukan pada April 2022 dengan sampel 48 orang pegawai, dianalisis menggunakan validitas, reliabilitas, dan regresi linier berganda. HasilnyaPenelitian ini dilakukan pada April 2022 dengan sampel 48 orang pegawai, dianalisis menggunakan validitas, reliabilitas, dan regresi linier berganda. Hasilnya
UTUUTU Angka rawat inap yang tinggi pada anak-anak disebabkan karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih belum sempurna. Data mengenai pasien anak-anak yangAngka rawat inap yang tinggi pada anak-anak disebabkan karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih belum sempurna. Data mengenai pasien anak-anak yang
UTUUTU Data was analyzed thematically by applying the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed a lack of familyData was analyzed thematically by applying the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed a lack of family
LITERASISAINSLITERASISAINS Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru mampu mendesain materi digital dengan LUMI Education sebagai platformnya. Selain itu, di sisi orangHasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru mampu mendesain materi digital dengan LUMI Education sebagai platformnya. Selain itu, di sisi orang
UIBUUIBU Mahasiswa dengan skor literasi digital ini memerlukan perhatian khusus untuk ditingkatkan. Hal ini berarti bahwa lebih banyak perhatian perlu diberikanMahasiswa dengan skor literasi digital ini memerlukan perhatian khusus untuk ditingkatkan. Hal ini berarti bahwa lebih banyak perhatian perlu diberikan
UACUAC Pada saat yang sama, keunikan pengajaran tasawuf di enam perguruan tinggi lainnya menekankan pada basis klaster di bidang ilmu pengetahuan. PenelitianPada saat yang sama, keunikan pengajaran tasawuf di enam perguruan tinggi lainnya menekankan pada basis klaster di bidang ilmu pengetahuan. Penelitian
Useful /
ADI JOURNALADI JOURNAL Penelitian ini juga menyarankan perlunya kebijakan yang mendukung adopsi teknologi serta penelitian lebih lanjut untuk menggali potensi penuh dari inovasiPenelitian ini juga menyarankan perlunya kebijakan yang mendukung adopsi teknologi serta penelitian lebih lanjut untuk menggali potensi penuh dari inovasi
STT KADESISTT KADESI Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, adanya Pembentukan Tim Pelayanan. Kedua, perlunya pendalaman tentang pengamatan penyelesaian masalah untuk memperluasHasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, adanya Pembentukan Tim Pelayanan. Kedua, perlunya pendalaman tentang pengamatan penyelesaian masalah untuk memperluas
UIBUUIBU The research sample was 40 researchers for processed telang BUTERI flower products and 50 panelists for processed BUSER KING coffee products. The researchThe research sample was 40 researchers for processed telang BUTERI flower products and 50 panelists for processed BUSER KING coffee products. The research
UACUAC Adaptasi nilai-nilai Islam ke dalam mata pelajaran non-Islamik menjadi inovasi yang belum umum pada lembaga pendidikan Islam tradisional. Fakta ini memperlihatkanAdaptasi nilai-nilai Islam ke dalam mata pelajaran non-Islamik menjadi inovasi yang belum umum pada lembaga pendidikan Islam tradisional. Fakta ini memperlihatkan