UTUUTU
International Conference of Public HealthInternational Conference of Public HealthMakanan merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia. Sanitasi makanan mendukung pencegahan keracunan makanan. Sanitasi pangan merupakan upaya untuk mengendalikan faktor-faktor dalam makanan, orang, tempat dan peralatan yang dapat atau mungkin menyebabkan penyakit atau masalah kesehatan. Layanan gizi di rumah sakit merupakan layanan yang tepat yang mempertimbangkan kondisi klinis pasien, status gizi dan metabolisme tubuh. Terdapat beberapa persyaratan sanitasi yang tidak terpenuhi, yaitu pisau yang digunakan berkarat, dan beberapa penangan tidak memakai penutup mulut, dan tidak memakai sarung tangan saat mengolah makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sanitasi makanan di dapur (instalasi) Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90 persen penangan makanan memenuhi persyaratan higiene untuk penangan makanan ringan di Dapur Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam, hanya 10 persen yang tidak memenuhi persyaratan penangan makanan, hal ini karena masih ada beberapa pekerja yang memiliki pengetahuan minimal tentang higiene makanan. Sanitasi penyajian makanan di Dapur Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam menunjukkan bahwa sanitasi penyajian memenuhi persyaratan. Sanitasi fasilitas di Dapur Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam menunjukkan bahwa sanitasi fasilitas memenuhi persyaratan. Peneliti menjelaskan bahwa pelayanan sanitasi di Dapur Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam memenuhi persyaratan sanitasi pelayanan, hal ini karena para pekerja telah memperhatikan wadah penyajian seperti menutup makanan dan menjaga kebersihan di sekitarnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa proses penyelenggaraan makanan di Dapur Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam menunjukkan bahwa seluruh penanganan makanan memenuhi persyaratan dan sanitasi peralatan memenuhi persyaratan. Penyajian sanitasi makanan memenuhi persyaratan dan sanitasi fasilitas memenuhi persyaratan. Penelitian ini menyarankan peningkatan jumlah tempat sampah yang dapat dipilah sehingga lingkungan di ruang instalasi gizi menjadi lebih baik.
Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Sanitasi tempat pengolahan makanan memenuhi persyaratan sebesar 90%, Sanitasi untuk penangan makanan memenuhi persyaratan sebesar 100%, Sanitasi peralatan di dapur memenuhi persyaratan sebesar 100%, Sanitasi penyajian makanan memenuhi persyaratan makanan 100%, Sanitasi fasilitas pengolahan makanan telah memenuhi persyaratan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam pada tahun 2024.Untuk instalasi gizi, disarankan untuk membedakan antara tempat sampah kering dan tempat sampah basah, dan tempat sampah yang tersedia harus memiliki tutup, dan memasang cerobong yang dilengkapi dengan tudung asap.Peralatan pengolahan makanan disimpan di tempat penyimpanan peralatan khusus yang bersih, tertutup dan tahan karat sehingga peralatan terlindungi dari sumber kontaminasi, kotoran dan hewan pengganggu.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi potensi penerapan teknologi pengolahan limbah modern di instalasi gizi rumah sakit, seperti sistem pengomposan atau biogas, untuk mengurangi dampak lingkungan dan menghasilkan sumber energi alternatif. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan dan edukasi yang berkelanjutan bagi para penangan makanan, dengan melibatkan ahli gizi dan profesional kesehatan lainnya, untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik higiene sanitasi yang baik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan sistem manajemen keamanan pangan berbasis HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) dalam mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya keamanan pangan di instalasi gizi, sehingga dapat menjamin kualitas dan keamanan makanan yang disajikan kepada pasien.
| File size | 145.02 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UM-SORONGUM-SORONG Emisi CO dan HC menurun signifikan, mendekati nol pada campuran ≥20%. Dengan demikian, penambahan limbah malam batik mampu meningkatkan efisiensi energiEmisi CO dan HC menurun signifikan, mendekati nol pada campuran ≥20%. Dengan demikian, penambahan limbah malam batik mampu meningkatkan efisiensi energi
UM-SORONGUM-SORONG Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan regulasi nasional berbasis SNI dan Permenkes terbaru, serta sejalan dengan temuan penelitian internasionalSecara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan regulasi nasional berbasis SNI dan Permenkes terbaru, serta sejalan dengan temuan penelitian internasional
UM-SORONGUM-SORONG Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah obat kedaluwarsa sebagai bahan baku pembuatan adsorben melalui proses karbonisasi dan aktivasi, sehinggaPenelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah obat kedaluwarsa sebagai bahan baku pembuatan adsorben melalui proses karbonisasi dan aktivasi, sehingga
IDID Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik identifikasi serat (burn test dan solubility test), simulasi pencacahan limbah kain diMetode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik identifikasi serat (burn test dan solubility test), simulasi pencacahan limbah kain di
IDID Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan tentang pengetahuan cara pengolahan dan konsumsi obat herbal sebelum dan setelah adanya penyuluhan. MasyarakatHasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan tentang pengetahuan cara pengolahan dan konsumsi obat herbal sebelum dan setelah adanya penyuluhan. Masyarakat
IDID Metode yang dipakai adalah pelatihan, pemaparan, dan demonstrasi pembuatan bakso stik di desa. Ikan bandeng diolah diambil dari hasil tambak masyarakatMetode yang dipakai adalah pelatihan, pemaparan, dan demonstrasi pembuatan bakso stik di desa. Ikan bandeng diolah diambil dari hasil tambak masyarakat
IDID KKN Tematik Unsam 2021 dilaksanakan di Desa Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur dengan metode pengabdian seperti sosialisasi pendidikanKKN Tematik Unsam 2021 dilaksanakan di Desa Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur dengan metode pengabdian seperti sosialisasi pendidikan
IDID Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dan kegiatan sosialisasi pada aspek pengetahuan masyarakat terkait masalah produksi danPelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dan kegiatan sosialisasi pada aspek pengetahuan masyarakat terkait masalah produksi dan
Useful /
UTUUTU Angka rawat inap yang tinggi pada anak-anak disebabkan karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih belum sempurna. Data mengenai pasien anak-anak yangAngka rawat inap yang tinggi pada anak-anak disebabkan karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih belum sempurna. Data mengenai pasien anak-anak yang
LITERASISAINSLITERASISAINS Program ini dilaksanakan oleh tim Program Studi Pengelolaan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh bekerjasama dengan Koperasi Solok Radjo danProgram ini dilaksanakan oleh tim Program Studi Pengelolaan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh bekerjasama dengan Koperasi Solok Radjo dan
IDID Pemberian terapi modalitas senam anemia pada kelompok anak panti asuhan sangat penting untuk terus dilakukan sehingga memiliki kesadaran bersama dan memilikiPemberian terapi modalitas senam anemia pada kelompok anak panti asuhan sangat penting untuk terus dilakukan sehingga memiliki kesadaran bersama dan memiliki
IDID Kegiatan tersebut meningkatkan perekonomian masyarakat desa Gampong Baro dan memperkuat potensi hasil laut di daerah tersebut. KKN Tematik berhasil memberdayakanKegiatan tersebut meningkatkan perekonomian masyarakat desa Gampong Baro dan memperkuat potensi hasil laut di daerah tersebut. KKN Tematik berhasil memberdayakan