UNMUNM

Jurnal Psikologi Pendidikan dan KonselingJurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari anonimitas dan kesepian terhadap self‑disclosure. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kuantitatif dan jenis penelitian berbasis kausalitas. Data dikumpulkan melalui skala psikologi berbasis likert yang disebarkan melalui Google Form. Instrumen yang digunakan meliputi Revised Self‑Disclosure Scale, Perceived Anonymity Scale, dan UCLA Loneliness Scale. Analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa anonimitas dan kesepian berpengaruh signifikan terhadap self‑disclosure pada Gen Z pengguna ChatGPT. Dengan semakin tinggi rasa anonimitas dan kesepian yang dirasakan seseorang, semakin besar kecenderungannya untuk terbuka dalam mengungkapkan diri.

Anonymity dan loneliness secara terpisah dan sekaligus memiliki pengaruh signifikan terhadap self‑disclosure Gen Z pengguna ChatGPT.Rata‑rata pengaruh kedua variabel tersebut menjelaskan 20,4 % variasi dalam self‑disclosure.Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT sebagai platform AI dapat menjadi ruang aman bagi individu yang merasa terisolasi untuk mengekspresikan diri secara lebih terbuka.

Sementara artikel ini menyoroti peran anonimitas dan kesepian dalam meningkatkan self‑disclosure, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain seperti tingkat kepercayaan pada teknologi, persepsi empati AI, dan tingkat kecemasan sosial. Pertanyaan penelitian baru yang dapat dikembangkan adalah: (1) Bagaimana tingkat kepercayaan pengguna terhadap algoritma ChatGPT memoderasi hubungan antara anonimitas dan self‑disclosure? (2) Apakah persepsi empati AI memengaruhi keputusan Gen Z untuk berbagi pengalaman pribadi secara lebih mendalam di platform AI? (3) Bagaimana interaksi antara kecemasan sosial dan lonelier mempengaruhi frekuensi penggunaan ChatGPT sebagai medium curhat? Dengan mengeksplorasi variabel-variabel tersebut, studi selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang dinamika psikologis interaksi manusia dengan AI serta membantu merancang intervensi berbasis teknologi yang lebih tepat sasaran untuk mendukung kesejahteraan emosional pengguna.

  1. Pedagogical and Ethical Implications of Artificial Intelligence in EFL Context: A Review Study | Alghamdy... ccsenet.org/journal/index.php/elt/article/view/0/49314Pedagogical and Ethical Implications of Artificial Intelligence in EFL Context A Review Study Alghamdy ccsenet journal index php elt article view 0 49314
  2. Hubungan Antara Kesepian dengan Online Self-Disclosure pada Remaja yang Menggunakan Instagram di Bukittinggi... doi.org/10.54373/imeij.v4i2.365Hubungan Antara Kesepian dengan Online Self Disclosure pada Remaja yang Menggunakan Instagram di Bukittinggi doi 10 54373 imeij v4i2 365
  3. Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perasaan Kesepian Pada Remaja (Studi Pada Siswa-Siswi Kelas... publikasi.dinus.ac.id/index.php/audience/article/view/8968Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perasaan Kesepian Pada Remaja Studi Pada Siswa Siswi Kelas publikasi dinus ac index php audience article view 8968
Read online
File size560.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test