UIN SGDUIN SGD

IJNIIJNI

Penelitian ini menyelidiki dampak kondisi tempat kerja dan motivasi terhadap kinerja tutor, dengan kepuasan kerja sebagai faktor mediasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada tutor di 10 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Indonesia. Dari populasi total 185 tutor, 165 kuesioner yang lengkap dianalisis. Penelitian menggunakan strategi sampling non-probabilitas, yaitu sampling purposive dengan pertimbangan. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan efek positif yang signifikan: baik lingkungan kerja maupun motivasi kerja secara langsung meningkatkan kinerja tutor dan juga memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja itu sendiri memiliki efek positif yang signifikan terhadap kinerja. Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja secara parsial memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan motivasi kerja, dan kedua faktor ini mempengaruhi kinerja tutor. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk strategi peningkatan institusi.

Penelitian ini secara empiris membuktikan bahwa kinerja tutor di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kampung Inggris secara signifikan ditingkatkan oleh lingkungan kerja yang mendukung - khususnya melalui keterlibatan kolaboratif dan aksesibilitas sumber daya pedagogis (misalnya, video, rekaman).Secara bersamaan, motivasi kerja yang tinggi, yang berasal dari minat profesional intrinsik dan komitmen, secara langsung meningkatkan efektivitas instruksional.Kedua kondisi lingkungan dan penggerak motivasi lebih lanjut memprediksi secara positif kepuasan kerja tutor, yang ditunjukkan melalui kepuasan pekerjaan dan advokasi institusional.Kepuasan kerja itu sendiri merupakan pendahulu langsung yang kuat dari hasil kinerja.Pentingnya, analisis mediasi mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja berfungsi sebagai perantara parsial dalam jalur lingkungan kerja-kinerja dan jalur motivasi kerja-kinerja, menunjukkan bahwa faktor-faktor ini meningkatkan hasil baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas keragaman sampel dan cakupan geografis di luar lingkup sepuluh institusi saat ini, sambil memasukkan variabel tambahan (misalnya, dinamika kepemimpinan, budaya organisasi, indikator stres, metrik beban kerja) untuk meningkatkan pemahaman konteks. Selain itu, studi ini dapat dikembangkan dengan menyelidiki peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam memediasi hubungan antara lingkungan kerja, motivasi, dan kinerja tutor. Mempelajari pengaruh stres dan beban kerja pada kinerja tutor juga dapat memberikan wawasan berharga. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kepuasan kerja tutor, yang terbukti sebagai pendahulu kinerja yang kuat, melalui intervensi struktural dan motivasi.

  1. Teachers' Perceptions of School Climate - Bruce Johnson, Joseph J. Stevens, Keith Zvoch, 2007. teachers... doi.org/10.1177/0013164406299102Teachers Perceptions of School Climate Bruce Johnson Joseph J Stevens Keith Zvoch 2007 teachers doi 10 1177 0013164406299102
  2. Work Environment, Motivation, and Tutor Performance: Job Satisfaction as Mediator in Language Course... doi.org/10.15575/ijni.v14i1.48720Work Environment Motivation and Tutor Performance Job Satisfaction as Mediator in Language Course doi 10 15575 ijni v14i1 48720
  3. THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND WORK MOTIVATION ON EMPLOYEE PERFORMANCE MEDIATED BY... jurnaljam.ub.ac.id/index.php/jam/article/view/1237THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND WORK MOTIVATION ON EMPLOYEE PERFORMANCE MEDIATED BY jurnaljam ub ac index php jam article view 1237
Read online
File size543.22 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test