UIN SGDUIN SGD
IJNIIJNIPenelitian studi kasus kualitatif di SMP Prima Cendikia Islami (PCI), Bandung, mengkaji integrasi literasi digital berbasis AI dengan pendidikan kejujuran di sekolah menengah kejuruan berbasis iman. Penelitian menggunakan purposive sampling terhadap pemimpin, guru, siswa, dan orang tua, serta memanfaatkan data dari wawancara, focus group, analisis dokumen, dan observasi yang dianalisis tematik dengan triangulasi untuk meningkatkan ketelitian. Hasil menunjukkan bahwa platform AI (misalnya TAKJUP, LMS, Parent Information System) menyisipkan alasan moral melalui pemantauan formatif, sehingga dapat mempertahankan peringkat karakter nasional tertinggi. Pelatihan guru yang intensif dan klinik yang dipimpin siswa meningkatkan akuntabilitas etis, membuktikan bahwa desain pedagogis menentukan dampak moral dari AI. Sekolah berbasis iman dapat menyeimbangkan inovasi teknologi dengan pendidikan nilai, menawarkan model yang dapat diskalakan. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hasil moral longitudinal dan alat pengukuran kejujuran yang tervalidasi.
Studi ini menunjukkan bahwa integrasi literasi digital AI yang dimaksudkan secara deliberatif dalam kurikulum pendidikan kejujuran di SMP Prima Cendikia Islami (PCI) dapat mempertahankan dan meningkatkan pencapaian pembangunan karakter, di mana indikator karakter utama mencerminkan posisi tertinggi di tingkat nasional.Konstruksi infrastruktur digital—TAKJUP, LMS, dan PIS—dirancang secara strategis untuk memantau, memperkuat, dan menyediakan umpan balik formatif atas perilaku etis, mengutamakan keterlibatan moral daripada hukuman.Tingkat partisipasi guru dalam pengembangan profesional dan klinik literasi AI yang dipimpin siswa memperkuat budaya tanggung jawab etis.Temuan ini menantang narasi deterministik bahwa AI memecah rasionalitas moral, menunjukkan bahwa desain pedagogis yang tepat adalah faktor penentu.Model ini dapat direplikasi di konteks pendidikan lain yang terikat budaya dan agama, sementara penelitian selanjutnya perlu meneliti jangka panjang, perbandingan lintas konteks, dan penyempurnaan instrumen pengukuran kejujuran dalam lingkungan pembelajaran berbasis AI.
Pertama, lakukan studi longitudinal dengan sampel koefisien lintas waktu untuk memetakan perkembangan moral siswa serta efektivitas intervensi kejujuran berbasis AI secara lebih detail, sehingga dapat menentukan apakah peningkatan karakter yang diamati bersifat permanen dan berskala. Kedua, kembangkan desain interaksi AI yang mampu memvisualisasikan konsekuensi etis secara real‑time dalam simulasi penelusuran plagiarisme atau penyalahgunaan data, lalu uji dampak adaptifnya terhadap kemampuan evaluatif siswa, sehingga dapat ditetapkan standar pengukuran etika yang lebih komprehensif. Ketiga, lakukan perbandingan multidisipliner antara sekolah menengah Islam dan non‑Islam di wilayah yang memiliki akses infrastruktur serupa, guna mengidentifikasi variabel kontekstual—seperti norma budaya, kurikulum nilai, dan pola kemitraan keluarga—yang memediasi atau memoderasi hubungan antara literasi digital dan karakter, sehingga menyediakan rekomendasi kebijakan pendidikan yang berorientasi multikultural. Dengan menggabungkan ketiga arahan saran ini, penelitian lanjutan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme kemitraan teknologi dan nilai, sekaligus memberikan landasan empiris bagi kebijakan dan praktik pendidikan kejujuran di era AI.
- The Influence of Education Using Artificial Intelligence Technologies on the Formation of Moral Behavior... doi.org/10.18178/ijiet.2025.15.5.2303The Influence of Education Using Artificial Intelligence Technologies on the Formation of Moral Behavior doi 10 18178 ijiet 2025 15 5 2303
- AI-Era Digital Literacy: Cultivating Honesty in Islamic Education | International Journal of Nusantara... doi.org/10.15575/ijni.v14i1.51521AI Era Digital Literacy Cultivating Honesty in Islamic Education International Journal of Nusantara doi 10 15575 ijni v14i1 51521
- Blending Human Intelligence With Technology in the Classroom | IGI Global Scientific Publishing. blending... doi.org/10.4018/979-8-3373-0771-8Blending Human Intelligence With Technology in the Classroom IGI Global Scientific Publishing blending doi 10 4018 979 8 3373 0771 8
- INTEGRATING CHARACTER EDUCATION IN THE ENGLISH TEACHING AT ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOLS IN INDONESIA |... journal.teflin.org/index.php/journal/article/view/905INTEGRATING CHARACTER EDUCATION IN THE ENGLISH TEACHING AT ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOLS IN INDONESIA journal teflin index php journal article view 905
| File size | 342.37 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Hasil menunjukkan karakteristik berbeda: siswa berkemampuan tinggi dapat melakukan perhitungan dengan benar namun kehilangan fleksibilitas kontekstual;Hasil menunjukkan karakteristik berbeda: siswa berkemampuan tinggi dapat melakukan perhitungan dengan benar namun kehilangan fleksibilitas kontekstual;
USMUSM Program ini menunjukkan bahwa teknologi AR sangat efektif dalam memperkuat kapasitas kader PKK dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencanaProgram ini menunjukkan bahwa teknologi AR sangat efektif dalam memperkuat kapasitas kader PKK dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana
USMUSM Setelah pelatihan, lebih dari 89% siswa memahami variasi bahan dasar, tahapan proses, nilai gizi, serta produk inovatif berbasis nata. Hal ini membuktikanSetelah pelatihan, lebih dari 89% siswa memahami variasi bahan dasar, tahapan proses, nilai gizi, serta produk inovatif berbasis nata. Hal ini membuktikan
USMUSM Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun laporan arus kas, laporan aktivitas, dan laporanHasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun laporan arus kas, laporan aktivitas, dan laporan
USMUSM Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pemasangan sensor IoT, dan pendampingan penggunaan teknologi. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensiMetode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pemasangan sensor IoT, dan pendampingan penggunaan teknologi. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi
USMUSM Dosen kini mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang lebih interaktif dan kontekstual, mendukung proses pembelajaran vokasional yang adaptifDosen kini mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang lebih interaktif dan kontekstual, mendukung proses pembelajaran vokasional yang adaptif
USMUSM Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan servis sepeda motor injeksi dan remapping ECU di Bengkel M-Tech Garage telah terlaksana dengan baikKegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan servis sepeda motor injeksi dan remapping ECU di Bengkel M-Tech Garage telah terlaksana dengan baik
USMUSM Metode pelatihan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan strategi learning by doing yang memungkinkan peserta belajar melalui praktik langsung.Metode pelatihan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan strategi learning by doing yang memungkinkan peserta belajar melalui praktik langsung.
Useful /
UIADUIAD Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan skor rata-rata pretest meningkat dari 43,27 menjadi 70,86Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan skor rata-rata pretest meningkat dari 43,27 menjadi 70,86
UIADUIAD 877. Data dianalisis dengan uji normalitas Shapiro–Wilk serta uji t berpasangan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata‑rata877. Data dianalisis dengan uji normalitas Shapiro–Wilk serta uji t berpasangan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata‑rata
UIADUIAD 000). Dengan demikian, penerapan PjBL yang dilengkapi media teka‑teki silang berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penerapan model000). Dengan demikian, penerapan PjBL yang dilengkapi media teka‑teki silang berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penerapan model
USMUSM Evaluasi dilakukan dengan uji beda (Uji T) dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah ceramah. Rata-rata peningkatan skor sebesar 3,405 poin denganEvaluasi dilakukan dengan uji beda (Uji T) dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah ceramah. Rata-rata peningkatan skor sebesar 3,405 poin dengan