UTUUTU

International Conference of Public HealthInternational Conference of Public Health

Posbindu is an activity that aims to increase knowledge of community and public awareness of public health status, especially monitoring and control for non-communicable diseases. In reality, the utilization of Posbindu by the community was still low. The purpose of this study was to explore family support related to the utilization of Posbindu. This is a qualitative study. The samples were community groups, family representatives, and related stakeholders. Data was collected through in-depth interviews and Focus Group Discussion. Data was analyzed thematically by applying the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed a lack of family support in the utilization of Posbindu. Family members often did not encourage participation, accompany relatives to sessions, or reinforce the importance of regular health monitoring through Posbindu. Family support is necessary and directly related to the utilization of Posbindu. Therefore, health promotion should regularly target families to enhance their supportive role in encouraging relatives to attend Posbindu services, as family influence significantly impacts participation rates.

Based on the results and discussion, despite existing family support, community motivation and knowledge significantly improved after counseling.Therefore, it can be concluded that providing counseling to the community about the benefits of Posbindu is important to increase motivation and knowledge.Additionally, increasing the understanding of Posbindu cadres through training, seminars, and workshops is necessary to improve utilization coverage.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik dalam keluarga yang memengaruhi dukungan terhadap partisipasi Posbindu, seperti peran gender, tingkat pendidikan, dan keyakinan kesehatan keluarga. Kedua, studi intervensi perlu dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi peningkatan dukungan keluarga, misalnya melalui program konseling keluarga atau pelatihan keterampilan komunikasi kesehatan bagi anggota keluarga. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif dan pengalaman kader Posbindu dalam membangun kemitraan dengan keluarga dan komunitas, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam meningkatkan peran keluarga dalam program Posbindu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika dukungan keluarga dan dampaknya terhadap keberhasilan program Posbindu dalam pengendalian penyakit tidak menular di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan wilayah lainnya.

  1. Pengaruh karakteristik organisasi terhadap pemanfaatan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular di... journal.ugm.ac.id/bkm/article/view/35600Pengaruh karakteristik organisasi terhadap pemanfaatan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular di journal ugm ac bkm article view 35600
Read online
File size256.17 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test