JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH

TEKTONIK : Jurnal Ilmu TeknikTEKTONIK : Jurnal Ilmu Teknik

Karena fluktuasi kedatangan dan keterbatasan sumber daya pelayanan, restoran rumahan Padang sering menghadapi masalah panjang antrian pelanggan. Ini menyebabkan waktu tunggu yang lama dan kurangnya kepuasan pelanggan. Dengan menggunakan software ProModel, penelitian ini akan menganalisis dan memodelkan sistem antrian untuk menentukan kinerja sistem saat ini dan mengusulkan perbaikan terbaik, seperti penambahan server atau penyesuaian layout. Metode termasuk pembuatan model simulasi, verifikasi-validasi, pengumpulan data waktu kedatangan pelanggan (distribusi Poisson) dan waktu pelayanan (distribusi eksponensial), dan analisis skenario alternatif dengan indikator utama waktu tunggu rata-rata (Wq), panjang antrian (Lq), dan utilisasi server. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario optimal menurunkan waktu tunggu hingga 40%, dan utilisasi server meningkat dari 53% menjadi 69%. Kata kunci: sistem antrian, restoran rumahan Padang, simulasi ProModel, dan optimasi pelayanan.

Salah satu skenario yang terbukti paling efektif adalah skenario Optimasi Alur, yang menurunkan waktu tunggu menjadi 3,8 menit (penurunan 55%) dan panjang antrian menjadi 4,1 orang (penurunan 67%).Penggunaan simulasi Promodel meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan dengan menemukan bahwa perubahan pada alur proses, seperti pemisahan loket pemesanan dan pembayaran, lebih signifikan daripada penambahan sumber daya manusia saja.Manajemen Restoran Rumah Nasi Padang disarankan untuk menjadikan optimalisasi alur pelayanan sebagai prioritas utama dan memantau secara berkala melalui simulasi, sembari penelitian lanjutan dapat menggabungkan variabilitas musiman atau perilaku pelanggan untuk model yang lebih komprehensif.

Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang sistem antrean restoran Padang dengan menjelajahi beberapa aspek krusial yang belum tercover secara mendalam. Pertama, penting untuk menginvestigasi bagaimana variabilitas musiman dan perilaku pelanggan yang lebih kompleks—seperti preferensi rombongan makan, durasi makan di tempat versus bawa pulang, atau bahkan dampak ulasan daring—mempengaruhi dinamika antrean dan kepuasan secara keseluruhan. Studi ini bisa menggunakan pendekatan data mining dari riwayat transaksi atau analisis sentimen dari media sosial untuk mengidentifikasi pola-pola tersembunyi. Kedua, mengingat potensi integrasi teknologi yang disebutkan sebelumnya, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efektivitas solusi digital inovatif selain pra-pemesanan, misalnya sistem antrean virtual berbasis aplikasi, mesin pemesanan mandiri (self-service kiosks), atau penggunaan analitik prediktif untuk manajemen staf secara dinamis. Pertanyaan penelitiannya bisa berpusat pada seberapa besar investasi teknologi ini berkorelasi dengan peningkatan efisiensi yang terukur dan persepsi nilai dari sisi pelanggan. Terakhir, untuk memberikan panduan strategis yang lebih holistik bagi manajemen restoran, sebuah studi dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat secara komprehensif. Ini berarti tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga memodelkan dampak finansial dari setiap skenario perbaikan, termasuk biaya implementasi, potensi peningkatan pendapatan dari pelanggan yang tidak jadi pergi, serta nilai jangka panjang dari peningkatan reputasi dan loyalitas pelanggan. Penelitian semacam ini akan membantu pemilik restoran membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan berkelanjutan dalam mengelola sistem antrean mereka.

  1. Restaurant analytics: Emerging practice and research opportunities - Debjit Roy, Eirini Spiliotopoulou,... doi.org/10.1111/poms.13809Restaurant analytics Emerging practice and research opportunities Debjit Roy Eirini Spiliotopoulou doi 10 1111 poms 13809
Read online
File size238.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test