IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis . Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada 328 responden. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS 20 dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan kompetensi teknis dengan waktu tunggu pasien (p=0,316), terdapat hubungan efektifitas dengan waktu tunggu pasien (p=0,010), tidak terdapat hubungan hubungan antar manusia dengan waktu tunggu pasien (p=1,00), ada hubungan efisiensi dengan waktu tunggu pasien (p=0,14), dan tidak ada hubungan kelangsungan pelayanan dengan waktu tunggu pasien (p=0,07). Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk mempertahankan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sehingga pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan serta tidak mempengaruhi waktu tunggu pasien untuk menjadi lebih baik.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara variabel efektifitas dan efisiensi terhadap waktu tunggu pasien.Sementara itu, variabel kompetensi teknis, hubungan antar manusia, dan kelangsungan pelayanan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan waktu tunggu pasien.Pihak rumah sakit disarankan untuk mempertahankan kompetensi teknis petugas dan dokter, serta meningkatkan hubungan antar manusia untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelayanan, seperti pelatihan dan pengembangan kompetensi petugas, serta evaluasi terhadap sistem kerja yang ada. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan hubungan antar manusia antara petugas kesehatan dan pasien, misalnya melalui pelatihan komunikasi dan empati. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi informasi dan komunikasi terhadap waktu tunggu pasien, seperti penggunaan sistem antrian elektronik dan aplikasi mobile untuk pendaftaran dan pemantauan status pasien. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien dan waktu tunggu, serta dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
| File size | 342.88 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMUHUNMUH Selain itu, motivasi kerja berperan sebagai moderator signifikan terhadap pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja perawat di rumah sakit tipe C. DenganSelain itu, motivasi kerja berperan sebagai moderator signifikan terhadap pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja perawat di rumah sakit tipe C. Dengan
UNIMMANUNIMMAN 7%). Bivariate analysis revealed significant relationships between knowledge (p=0. 000), supervision (p=0. 043), and housekeeping (p=0. 044) with work7%). Bivariate analysis revealed significant relationships between knowledge (p=0. 000), supervision (p=0. 043), and housekeeping (p=0. 044) with work
UNIMMANUNIMMAN Misalnya, RME meningkatkan akurasi dan ketersediaan data pasien, sementara AI dapat membantu dalam diagnosis dan analisis prediktif untuk pencegahan penyakit.Misalnya, RME meningkatkan akurasi dan ketersediaan data pasien, sementara AI dapat membantu dalam diagnosis dan analisis prediktif untuk pencegahan penyakit.
UNIMMANUNIMMAN Peran seorang pemimpin memiliki hubungan pada kinerja dan keberhasilan perawat pelaksana. Pemimpin yang efektif dapat mempengaruhi melalui berbagai caraPeran seorang pemimpin memiliki hubungan pada kinerja dan keberhasilan perawat pelaksana. Pemimpin yang efektif dapat mempengaruhi melalui berbagai cara
UNIMMANUNIMMAN Faktor sosial budaya tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap pernikahan dini di lokasi penelitian. Peran orang tua terbukti signifikan, di manaFaktor sosial budaya tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap pernikahan dini di lokasi penelitian. Peran orang tua terbukti signifikan, di mana
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja yang berat dan kelelahan kerja merupakan dua masalah utama yang saling berkaitan dalam lingkungan kerja perawat,Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja yang berat dan kelelahan kerja merupakan dua masalah utama yang saling berkaitan dalam lingkungan kerja perawat,
UNMUHUNMUH Sampel sebanyak 125 orang diambil secara purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dengan skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas.Sampel sebanyak 125 orang diambil secara purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dengan skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas.
UNNESUNNES Sebanyak 150 responden diperoleh dengan kriteria: (1) wanita yang bekerja sebagai perawat, (2) sudah menikah dan memiliki anak, serta (3) bertempat tinggalSebanyak 150 responden diperoleh dengan kriteria: (1) wanita yang bekerja sebagai perawat, (2) sudah menikah dan memiliki anak, serta (3) bertempat tinggal
Useful /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Namun, kepuasan kerja, beban kerja, dan komitmen organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keinginan pindah kerja. Budaya organisasi tidak berpengaruhNamun, kepuasan kerja, beban kerja, dan komitmen organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keinginan pindah kerja. Budaya organisasi tidak berpengaruh
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi terhadap kinerja perawat, variabel pendidikan dalam pengembanganHasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi terhadap kinerja perawat, variabel pendidikan dalam pengembangan
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan pada pengetahuan perawat dalam dimensi tahu p-value = 0,040, memahami p-valueAnalisis data menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan pada pengetahuan perawat dalam dimensi tahu p-value = 0,040, memahami p-value
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Dana dan persediaan selalu diupayakan cukup, perencanaan kebutuhan barang disesuaikan dengan jumlah permintaan dari setiap satuan kerja. Dalam perencanaanDana dan persediaan selalu diupayakan cukup, perencanaan kebutuhan barang disesuaikan dengan jumlah permintaan dari setiap satuan kerja. Dalam perencanaan