IAIIIAII

Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iJurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i

Jaringan sensor nirkabel merupakan perangkat kecil yang dijalankan oleh baterai sebagai sumber daya energi yang terbatas. Metode klaster adalah salah satu metode di WSN yang banyak diterapkan pada protokol routing untuk memperpanjang umur jaringan. Low-Energy Adaptive Clustering Hierarchy (LEACH) merupakan protokol berbasis klaster yang terbukti meningkatkan efisiensi energi dalam jaringan sensor. Namun, LEACH juga memiliki kekurangan seperti pemilihan kepala klaster yang tidak mempertimbangkan energi sisa di setiap node. Hal ini tentunya menyebabkan kegagalan dalam proses pemilihan kepala klaster dan sangat mempengaruhi stabilitas jaringan. Periode stabilitas jaringan sangat penting sebagai umpan balik yang dapat diandalkan dari sebuah jaringan. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba untuk menyelidiki dan memecahkan permasalahan stabilitas pada algoritma LEACH. Dalam tulisan ini, penulis mengusulkan protokol baru yaitu Optimization-LEACH (O-LEACH) yang merupakan pengembangan dari protokol LEACH. Proses pemilihan kepala klaster pada protokol O-LEACH dikembangkan berdasarkan energi awal setiap node, dan tingkat energi awal yang baru dihitung dari setiap node untuk setiap putaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa protokol O-LEACH yang diusulkan memiliki periode stabilitas dan masa hidup jaringan yang lebih baik dibandingkan protokol LEACH.

Penelitian ini mengusulkan metode pemilihan kepala klaster (CH) yang ditingkatkan pada protokol LEACH, yaitu O-LEACH, untuk meningkatkan stabilitas dan masa hidup jaringan sensor nirkabel.Hasil simulasi MATLAB menunjukkan bahwa O-LEACH mempertahankan 88 node (≈44% dari 200) dibandingkan LEACH yang hanya mempertahankan 4 node (≈2%).Dengan demikian, O-LEACH secara signifikan meningkatkan periode stabilitas dan umur jaringan dibandingkan protokol LEACH konvensional.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma heuristik hibrida, seperti kombinasi ant colony optimization dan particle swarm optimization, untuk pemilihan kepala klaster yang mempertimbangkan energi sisa serta jarak node ke base station, sehingga dapat meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan. Selain itu, studi dapat mengkaji arsitektur multi-sink adaptif di mana mobilitas sink dikendalikan oleh teknik reinforcement learning, sehingga distribusi beban energi menjadi lebih merata dan periode stabilitas jaringan dapat diperpanjang. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi kinerja O-LEACH dalam lingkungan WSN heterogen dengan variasi kemampuan node, serta mengintegrasikan mekanisme keamanan untuk melindungi jaringan dari serangan fisik atau penyerangan node, guna memastikan keandalan dan keamanan sistem dalam aplikasi dunia nyata.

  1. #pengambilan keputusan#pengambilan keputusan
  2. #alat bantu#alat bantu
Read online
File size758.17 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1Go
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test