IAIIIAII

Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iJurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i

Keandalan data akses yang tinggi telah menjadi satu masalah yang dihadapi banyak perusahaan, lembaga, dan universitas. Karena alasan ini, diperlukan protokol yang dapat menjaga jaringan dari terputusnya komunikasi. Salah satu metode yang digunakan untuk mempertahankan komunikasi dengan menerapkan sistem protocol redundancy. Satu atau lebih router akan bertindak sebagai main router untuk load balancing dan beberapa router dalam mode stand by jika salah satu router utama down. First hop redundancy protocols (FHRP) merupakan protokol yang mengimplementasikan sistem redudancy dan load balancing. Protokol ini mampu mentransfer lalu lintas data akses jika salah satu router di jaringan down. FHRP dibagi menjadi virtual router redundancy protocol (VRRP) dan gateway load balancing protocol (GLBP). Penelitian ini menganalisis perancangan dan implementasi untuk memberikan informasi tentang kualitas layanan VRRP dan GLBP di router utama dan router cadangan, dengan menggunakan aplikasi graphical network simulator (GNS) 3. Di aplikasi GNS3 dirancang sebuah topologi jaringan LAN dengan delapan perangkat router berbentuk topologi ring menggunakan protocol RIPv2 dan OSPF, kemudian diimplementasikan ke protocol VRRP dan GLBP. Hasil analisa didapatkan bahwa GLBP dapat melakukan back up jaringan lebih cepat dari pada VRRP ketika router utama down. Apabila diimplementasikan ke sebuah jaringan LAN dengan protocol routing RIPv2 dan OSPF, VRRP memiliki kualitas layanan yang lebih baik dari pada GLBP.

First hop redundancy protocols (FHRP) merupakan salah satu solusi yang dapat diimplementasikan ke jaringan LAN suatu lembaga, maupun perusahaan untuk memberikan keandalan data akses dijaringan.Virtual router redundancy protocol (VRRP) dan gateway load balancing protocol (GLBP) merupakan beberapa protocol dari FHRP yang dapat diimplementasikan ke jaringan LAN untuk mengatasi kegagalan pada jaringan.Kedua protocol ini mampu melakukan back up di jaringan data apabila main router mengalami down, sehingga akses layanan data tidak mengalami gangguan yang berdampak pada kelangsungan aktifitas yang memerlukan akses ke layanan data.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan protokol yang lebih baru yang mungkin memiliki keunggulan dibandingkan VRRP dan GLBP, misalnya dengan mengidentifikasi fitur-fitur tambahan yang bisa meningkatkan efisiensi jaringan. Selain itu, perlu dicermati bagaimana performa protokol ini dalam skenario jaringan yang lebih kompleks, seperti pada jaringan yang memiliki lebih dari sepuluh router, guna memahami batasan dan keandalannya. Penelitian juga dapat difokuskan pada pengujian keamanan protokol VRRP dan GLBP terhadap serangan siber, guna menentukan seberapa baik kedua protokol ini dalam melindungi data dalam situasi darurat.

  1. Vol 7, No 1 (2019). vol doi https justin v7i1 table contents articles rancang bangun aplikasi virtual... doi.org/10.26418/justin.v7i1Vol 7 No 1 2019 vol doi https justin v7i1 table contents articles rancang bangun aplikasi virtual doi 10 26418 justin v7i1
  2. Vol 7, No 1 (2019). vol doi https justin v7i1 table contents articles rancang bangun aplikasi virtual... dx.doi.org/10.26418/justin.v7i1Vol 7 No 1 2019 vol doi https justin v7i1 table contents articles rancang bangun aplikasi virtual dx doi 10 26418 justin v7i1
  1. #pengambilan keputusan#pengambilan keputusan
  2. #alat bantu#alat bantu
Read online
File size557.55 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1Gj
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test