IAIIIAII

Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iJurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i

Citra medis adalah suatu penggambaran bagian-bagian organ tubuh manusia. Citra medis disimpan dalam bentuk film sehingga memerlukan tempat penyimpanan yang besar. Kompresi merupakan proses untuk menghilangkan berbagai redundansi dari suatu informasi, tetapi tetap dapat menjaga kualitas penggambaran dari informasi tersebut. Pada penelitian ini diusulkan kompresi citra medis menggunakan DWT (Discrete Wavelet Transform) serta penambahan threshold yang bersifat adaptive dan pengkodean entropy menggunakan pengkodean Run Length Encoding (RLE). Penelitian ini membandingkan parameter-parameter : rasio kompresi dan ukuran file citra terkompres, serta PSNR (Peak Signal to Noise Rasio) untuk analisa kualitas citra rekonstruksi. Pada bagian hasil diperoleh, perbandingan rate, rasio kompresi dan PSNR tracing pada Haar dan Daubechies tidak terdapat perbedaan yang signifikan, Perbandingan rate, rasio kompresi dan PSNR tracing pada hard dan soft threshold adalah rate dari soft threshold lebih rendah dari hard threshold. Hasil optimal pada penelitian ini adalah menggunakan soft threshold.

Perbandingan rate, rasio kompresi dan PSNR tracing pada Haar dan Daubechies tidak terdapat perbedaan yang signifikan, hal tersebut disebabkan berbagai faktor, antara lain karakterisktik citra uji sesuai histogramnya, kemudian faktor threshold yang bersifat adaptive.Perbandingan rate, rasio kompresi dan PSNR tracing pada hard dan soft threshold, hasil yang diperoleh adalah rate dari soft threshold lebih rendah dari hard threshold namun diikuti dengan lebih rendah PSNR dari soft threshold, hal ini disebabkan sifat dari soft threshold yang continue terhadap koefisien wavelet.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas citra medis setelah dikompresi. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi teknik-teknik kompresi lain yang dapat meningkatkan rasio kompresi tanpa mengurangi kualitas citra. Selain itu, studi lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses dekompresi citra medis, sehingga kualitas citra hasil rekonstruksi dapat dipertahankan dengan baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknik kompresi citra medis yang lebih efektif dan efisien.

  1. #pengambilan keputusan#pengambilan keputusan
  2. #alat bantu#alat bantu
Read online
File size729.06 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1Gl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test