IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA

Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia

Risiko kebakaran yang dapat terjadi pada rumah sakit dapat berpotensi klasifikasi ringan maupun dalam skala besar, hal ini dikarenakan aktivitas yang terdapat di rumah sakit menggunakan daya listrik yang besar, menggunakan tabung gas bertekanan tinggi dan bahan kimia yang mudah terbakar serta meledak. Penelitian ini bertujuan untuk meng. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan kunci sebanyak 2 orang dan informan terdekat/pendukung sebanyak 6 orang perwakilan kepala tim unit rumah sakit dan wakil direktur rumah sakit sebagai verifikator data. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pihak rumah sakit telah memiliki kebijakan atau manajemen terkait penanggulangan kebakaran seperti tersedianya APAR, tangga darurat, jalur evakuasi, titik kumpul, tim penanggulangan kebakaran, pelatihan dan sosialisasi, serta pengujian secara berkala. Disarankan kepada pihak rumah sakit agar melengkapi sistem proteksi aktif dan pasif, memberikan pelatihan kepada tim penanggulangan bencana, serta mempertahankan pengujian secara berkala terhadap sarana proteksi aktif yang ada di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan.

RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan belum memenuhi standar proteksi aktif karena hanya memiliki APAR tanpa detektor asap, alarm kebakaran, atau hydrant.Sistem proteksi pasif juga tidak lengkap karena tidak ada pintu darurat.Meski tim penanggulangan kebakaran sudah terlatih, pelatihan dan simulasi masih perlu ditingkatkan.Pengujian rutin terhadap APAR sudah dilakukan, tetapi perlengkapan proteksi aktif seperti hydrant dan alarm kebakaran belum dimiliki.Rekomendasi utama mencakup penambahan sarana proteksi aktif dan pasif, peningkatan pelatihan tim, serta evaluasi kesadaran staf terhadap prosedur evakuasi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas teknologi deteksi dini kebakaran berbasis AI untuk meningkatkan respons cepat di rumah sakit. Selain itu, studi tentang pengaruh frekuensi pelatihan terhadap kesiapan staf dalam menangani kebakaran di lingkungan berisiko tinggi juga relevan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji peran komunitas sekitar rumah sakit dalam memperkuat sistem proteksi pasif seperti jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman, serta bagaimana kolaborasi antara rumah sakit dan pemadam kebakaran setempat dapat ditingkatkan.

  1. #rawat inap#rawat inap
  2. #kinerja perawat#kinerja perawat
Read online
File size404.04 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2fG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test