IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaPelayanan prima merupakan layanan atau dukungan pada pasien secara bermakna sebagai suatu layanan yang memberi kepuasan bagi pelanggan, bahkan mungkin melebihi kebutuhannya. Pelayanan prima yang ada di RSUD Labuang Baji Makassar belum berjalan dengan baik, seperti keramahan petugas dan pelayanan yang lambat kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan prima berupa kemampuan, daya tanggap, kompetensi, empati serta penampilan terhadap loyalitas pasien rawat jalan RSUD Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu pelayanan prima dan variabel dependennya yaitu loyalitas pasien. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan RSUD Labuang Baji Makassar sebanyak 43.853 responden. Teknik penelitian yang digunakan yaitu purposive sampling dengan penarikan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 361 responden serta pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data dalam penelitian ini yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh kemampuan, daya tanggap, empati, penampilan, dan kompetensi terhadap loyalitas pasien rawat jalan RSUD Labuang Baji Makassar. Saran untuk menjaga loyalitas pasien yang ada di RSUD Labuang Baji Makassar perlu dilakukan upaya mempertahankan dan meningkatkan pelayanan prima khususnya kemampuan (ability) tenaga kesehatan agar loyalitas pasien rawat jalan dapat terus meningkat.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh antara variabel ability, responsiveness, empati, appearance, dan kompetensi terhadap loyalitas pasien rawat jalan RSUD Labuang Baji Makassar.Oleh karena itu, disarankan untuk mempertahankan dan meningkatkan pelayanan prima, khususnya kemampuan tenaga kesehatan, agar loyalitas pasien dapat terus meningkat.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan dan loyalitas pasien di rumah sakit. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi peran mediasi dari kepuasan pasien dalam hubungan antara kualitas pelayanan (seperti kemampuan, daya tanggap, empati, penampilan, dan kompetensi) dengan loyalitas pasien. Hal ini penting untuk memahami mekanisme bagaimana pelayanan yang baik dapat diterjemahkan menjadi kepuasan pasien, yang pada akhirnya mendorong loyalitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh faktor-faktor non-pelayanan, seperti lingkungan fisik rumah sakit, teknologi yang digunakan, atau bahkan faktor sosial budaya pasien, terhadap kepercayaan dan loyalitas. Pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor ini akan membantu rumah sakit dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan pengalaman pasien secara keseluruhan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat kepercayaan dan loyalitas pasien di berbagai rumah sakit dengan karakteristik yang berbeda (misalnya, rumah sakit pemerintah versus swasta, rumah sakit umum versus spesialis). Perbandingan ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh rumah sakit lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pasien.
| File size | 321.8 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN Pelayanan keperawatan merupakan komponen penting dalam sistem rumah sakit dan menjadi salah satu indikator utama mutu layanan kesehatan. Penelitian iniPelayanan keperawatan merupakan komponen penting dalam sistem rumah sakit dan menjadi salah satu indikator utama mutu layanan kesehatan. Penelitian ini
WDHWDH Berdasarkan hasil observasi awal terdapat ketepatan kode pada diagnosis penyakit gigi dan mulut sebesar 45 (60,82%) kode. Tujuan dari penelitian ini adalahBerdasarkan hasil observasi awal terdapat ketepatan kode pada diagnosis penyakit gigi dan mulut sebesar 45 (60,82%) kode. Tujuan dari penelitian ini adalah
STIMI BJMSTIMI BJM Dalam dinamika kerja, pegawai atau karyawan akan selalu berhadapan dengan situasi yang tidak bisa diduga dan bisa berpengaruh terhadap kinerja yang dijalaninya.Dalam dinamika kerja, pegawai atau karyawan akan selalu berhadapan dengan situasi yang tidak bisa diduga dan bisa berpengaruh terhadap kinerja yang dijalaninya.
AL MATANIAL MATANI Gambaran pelaksanaan pendaftaran pasien BPJS rawat jalan di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC) menyediakan tiga jenis pelayanan (langsung, telepon,Gambaran pelaksanaan pendaftaran pasien BPJS rawat jalan di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC) menyediakan tiga jenis pelayanan (langsung, telepon,
AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimen. Jumlah responden sebanyak 34 dipilih dengan menggunakan teknik purposivePenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimen. Jumlah responden sebanyak 34 dipilih dengan menggunakan teknik purposive
AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA Instrumen penelitian yang digunakan adalah Geriatric Depression Scale (GDS) untuk mengukur tingkat depresi dan kuesioner insomnia dari Kelompok Studi BiologiInstrumen penelitian yang digunakan adalah Geriatric Depression Scale (GDS) untuk mengukur tingkat depresi dan kuesioner insomnia dari Kelompok Studi Biologi
AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA Terapi slow stroke back massage dapat meningkatkan kualitas tidur pada pasien post operasi. Perawatan payudara yang benar dapat membantu meningkatkan kualitasTerapi slow stroke back massage dapat meningkatkan kualitas tidur pada pasien post operasi. Perawatan payudara yang benar dapat membantu meningkatkan kualitas
AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA Beban kerja perawat adalah volume kerja perawat di sebuah unit rumah sakit, sedangkan volume kerja perawat merupakan waktu yang dibutuhkan untuk menanganiBeban kerja perawat adalah volume kerja perawat di sebuah unit rumah sakit, sedangkan volume kerja perawat merupakan waktu yang dibutuhkan untuk menangani
Useful /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Informan kunci sebanyak 2 orang dan informan terdekat/pendukung sebanyak 6 orang perwakilan kepala tim unit rumah sakit dan wakil direktur rumah sakitInforman kunci sebanyak 2 orang dan informan terdekat/pendukung sebanyak 6 orang perwakilan kepala tim unit rumah sakit dan wakil direktur rumah sakit
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi terhadap kinerja perawat, variabel pendidikan dalam pengembanganHasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi terhadap kinerja perawat, variabel pendidikan dalam pengembangan
UMNUUMNU Studi ini menyimpulkan bahwa pelatihan pemasaran digital efektif dalam meningkatkan kemampuan petani untuk memasarkan produk pertanian mereka, yang dapatStudi ini menyimpulkan bahwa pelatihan pemasaran digital efektif dalam meningkatkan kemampuan petani untuk memasarkan produk pertanian mereka, yang dapat
STIMI BJMSTIMI BJM Pelatihan ini adalah kontribusi dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIMI Banjarmasin untuk meningkatkan kapasitas SDM warga binaan dan mempersiapkanPelatihan ini adalah kontribusi dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIMI Banjarmasin untuk meningkatkan kapasitas SDM warga binaan dan mempersiapkan