JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Efektifnya pengelolaan sumber daya manusia sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, namun pemerintah daerah di Indonesia seringkali menghadapi tantangan seperti rendahnya kompetensi pegawai dan terbatasnya peluang pengembangan karir. Penelitian ini membahas kebutuhan mendesak untuk menerapkan manajemen talenta strategis guna meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi dalam menerapkan sistem manajemen talenta ASN. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama, observasi lapangan, dan analisis dokumen kebijakan yang relevan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun strategi korporat dan program dirumuskan dengan baik dan selaras dengan kebijakan regional dan nasional, implementasinya sangat terhambat oleh kelemahan dalam strategi dukungan sumber daya dan kelembagaan. Hambatan utama meliputi alokasi anggaran yang tidak memadai, infrastruktur data yang tidak andal, dan budaya birokrasi yang persisten yang merusak prinsip meritokrasi. Studi ini merekomendasikan penguatan alokasi sumber daya melalui implementasi bertahap, peningkatan tata kelola data, dan penegakan konsisten terhadap peraturan kelembagaan untuk membangun kepercayaan dan memastikan kredibilitas dan keberlanjutan sistem.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi implementasi manajemen talenta ASN di Kota Cimahi ditandai dengan kesenjangan signifikan antara kerangka kebijakan yang dirancang dengan baik dan implementasi operasional yang lemah.Strategi korporat telah dirumuskan secara komprehensif, selaras dengan visi pembangunan daerah, dan didukung oleh landasan hukum yang kuat.Program strategi juga dirancang secara sistematis dan menunjukkan dampak positif awal dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi ASN.Namun, keberhasilan strategi ini sangat terhambat oleh kelemahan dalam dukungan sumber daya dan kelembagaan, terutama alokasi anggaran yang tidak memadai dan infrastruktur data yang tidak andal.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap efektivitas manajemen talenta di pemerintah daerah, dengan fokus pada bagaimana sistem digital dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi ASN dalam proses pengembangan karir. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman ASN terhadap implementasi sistem manajemen talenta, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi motivasi, komitmen, dan kinerja mereka. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan strategi manajemen talenta yang diterapkan di berbagai pemerintah daerah dengan karakteristik sosio-ekonomi dan politik yang berbeda, guna mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan faktor-faktor kunci keberhasilan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam implementasi manajemen talenta di sektor publik, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih relevan dan efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja ASN.

Read online
File size238.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test