UNIDAUNIDA
Jurnal GovernansiJurnal GovernansiPartisipasi masyarakat dalam pembangunan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi program. Keterlibatan masyarakat yang aktif mengarah pada kebijakan yang mencerminkan kebutuhan mereka, meningkatkan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam Musrenbang di Desa Bayat dengan menggunakan perspektif Teori Mobilisasi Sumber Daya. Studi ini mengidentifikasi sumber daya material, sumber daya manusia, dan sumber daya non-material yang tersedia dan penggunaannya dalam Musrenbang. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan informan kunci yang terdiri dari kepala desa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilisasi sumber daya material seperti anggaran, fasilitas pertemuan, informasi perencanaan, dan transportasi yang disediakan oleh pemerintah desa mampu mendorong perubahan motivasi masyarakat dalam berpartisipasi aktif di Musrenbang. Selain itu, sumber daya manusia seperti fasilitator dan tokoh masyarakat memainkan peran penting dalam memobilisasi partisipasi masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa strategi mobilisasi sumber daya yang efektif dapat menjembatani kesenjangan antara perencanaan dan implementasi pembangunan desa. Penyediaan kompensasi finansial dan pengakuan status masyarakat juga meningkatkan motivasi untuk berpartisipasi aktif dalam Musrenbang. Studi ini menawarkan wawasan baru tentang dinamika partisipasi masyarakat dalam Musrenbang di Desa Bayat dan menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan sumber daya yang tepat guna dalam proses pembangunan desa.
Penelitian ini menunjukkan bahwa mobilisasi sumber daya masyarakat di Desa Bayat mencakup aspek material, sumber daya manusia, dan non-material, yang memperkuat konsep dalam teori mobilisasi sumber daya yang meliputi sumber daya simbolik.Kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyediakan berbagai jenis sumber daya untuk mendukung pelaksanaan Musrenbang menekankan pentingnya sinergi antara kedua pihak.Pemerintah desa Bayat telah melakukan pemberdayaan melalui pelatihan, penyediaan informasi, dan pembentukan kelompok diskusi, yang mengonfirmasi pentingnya komunikasi terbuka, partisipasi inklusif, dan dialog dalam Musrenbang memperluas perspektif tentang peran sumber daya non-material, seperti kepercayaan, legitimasi, dan jaringan sosial, dalam mendukung kolaborasi pembangunan.Meskipun kolaborasi dengan pihak eksternal belum terwujud, hasil penelitian menunjukkan bahwa ini menjadi prioritas di masa mendatang, sesuai dengan prinsip teori mobilisasi sumber daya tentang pentingnya jaringan dan pemangku kepentingan.Salah satu keterbatasan penelitian ini adalah tidak adanya data berjenjang waktu yang dapat memberikan informasi lebih dalam tentang perubahan dinamis dalam mobilisasi sumber daya.Untuk mengatasi keterbatasan ini, peneliti menawarkan pendekatan penelitian jangka panjang yang memperluas sampel dengan melibatkan kerja sama, pemberdayaan masyarakat, perspektif sumber daya non-material, dan kemungkinan kerja sama eksternal dalam konteks pembangunan desa.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran pihak eksternal seperti lembaga pendidikan atau organisasi non-pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kolaborasi strategis. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk memantau dinamika perubahan motivasi partisipasi masyarakat seiring waktu, terutama dalam konteks perubahan kebijakan atau kondisi sosial. Penelitian juga dapat fokus pada analisis dampak non-material seperti kepercayaan dan legitimasi terhadap keberhasilan kolaborasi pembangunan desa, serta membandingkan pendekatan mobilisasi sumber daya di daerah dengan karakteristik demografis dan ekonomi berbeda.
| File size | 235.65 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Metode kepustakaan penelitian ini dengan menjadikan literatur sebagaiPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Metode kepustakaan penelitian ini dengan menjadikan literatur sebagai
UNDIPUNDIP Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan personel manajemen dan medis. Hasil analisis mengungkapkan bahwa sumberStudi ini menggunakan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan personel manajemen dan medis. Hasil analisis mengungkapkan bahwa sumber
IJHPIJHP Implementasi Laboratorium Hijau di rumah sakit menunjukkan kesiapan operasional teknis dan keselamatan kerja, namun masih memerlukan kebijakan strategisImplementasi Laboratorium Hijau di rumah sakit menunjukkan kesiapan operasional teknis dan keselamatan kerja, namun masih memerlukan kebijakan strategis
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis potensi lokal secara menyeluruh agar BUMDes dapat berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusiPenelitian ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis potensi lokal secara menyeluruh agar BUMDes dapat berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi
RCF INDONESIARCF INDONESIA Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan landasan ilmiah untuk membangun model manajemen sumber daya kontemporer yang efektif, fleksibel, dan berkelanjutan.Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan landasan ilmiah untuk membangun model manajemen sumber daya kontemporer yang efektif, fleksibel, dan berkelanjutan.
UNISIUNISI Pembiayaan pendidikan merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pada setiap jenjang. Dua komponen penting dalam pengelolaanPembiayaan pendidikan merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pada setiap jenjang. Dua komponen penting dalam pengelolaan
UDBUDB Evaluasi menggunakan metode DOQ-IT efektif dalam mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan sebelum penerapan RME secara menyeluruh. Kesimpulan dariEvaluasi menggunakan metode DOQ-IT efektif dalam mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan sebelum penerapan RME secara menyeluruh. Kesimpulan dari
IWIIWI Proses nasional dalam membuat kebijakan penanganan perubahan iklim yang bersifat lintas sektor, sering kali tidak ada suatu sistem koordinasi antar lembagaProses nasional dalam membuat kebijakan penanganan perubahan iklim yang bersifat lintas sektor, sering kali tidak ada suatu sistem koordinasi antar lembaga
Useful /
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Oleh karena itu, perlu rekonstruksi hukum ekonomi Islam, regulasi yang kuat, dan edukasi literasi keuangan agar BNPL dan pinjaman digital selaras denganOleh karena itu, perlu rekonstruksi hukum ekonomi Islam, regulasi yang kuat, dan edukasi literasi keuangan agar BNPL dan pinjaman digital selaras dengan
UNISIUNISI Implementasi manajemen keuangan yang tepat berdampak besar terhadap kualitas layanan pendidikan, efisiensi penggunaan anggaran, serta transparansi lembaga.Implementasi manajemen keuangan yang tepat berdampak besar terhadap kualitas layanan pendidikan, efisiensi penggunaan anggaran, serta transparansi lembaga.
PPLPPL Penerapan QR Code tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Hasil kegiatan ini mengintegrasikanPenerapan QR Code tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Hasil kegiatan ini mengintegrasikan
NEWINERANEWINERA Polya dalam pengajaran Fisika. Metode pengajaran ini membantu siswa membentuk dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dalam pembelajaran, yangPolya dalam pengajaran Fisika. Metode pengajaran ini membantu siswa membentuk dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dalam pembelajaran, yang