UNIGHAUNIGHA
JASSJASSPelayanan publik oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat (publik) merupakan perwujudan dan fungsi aparatur negara sebagai pelayan masyarakat (abdi), disamping sebagai abdi negara. Dalam konteks ini masyarakatlah sebagai aktor utama (pelaku) pembangunan, sedangkan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing serta menciptakan suasana yang menunjang kegiatan-kegiatan dari masyarakat tersebut. Berdasarkan uraian diatas maka permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk melihat gambaran kinerja aparatur pemerintah pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pidie ditinjau dari faktor individu dan organisasi. Dengan berpijak pada uraian-uraian yang telah dikemukakan diatas, maka penulis dapat merumuskan permasalahannya antara Bagaimanakah Kinerja Aparatur Pemerintah Pada Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) ditinjau dari faktor individu dan organisasi Metode penelitian yang dilakukan adalah bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk deskripsi atau melakukan gambaran sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antara fenomena yang diselidiki.. . Adapun hasil penelitian Kinerja aparatur pemerintahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pidie tergolong kedalam kinerja yang kurang baik, terutama kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini terungkap dari hasil penelitian lapangan yang dilakukan terhadap 35 orang responden. Kinerja aparatur pemerintahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pidie tersebut dilihat dari tiga indikator yaitu Responsibilitas, Produktifitas dan Kualitas Pelayanan. Dari tiga indikator tersebut ternyata Responsibilitas dan Produktifitas tergolong dalam kategori kurang baik.
Berdasarkan hasil penelitian, kinerja aparatur pemerintahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pidie tergolong kurang baik, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sebagaimana terungkap dari survei terhadap 35 responden.Dari ketiga indikator tersebut, responsibilitas dan produktivitas secara spesifik dikategorikan kurang baik.
Penelitian lanjutan dapat mendalami secara lebih komprehensif faktor-faktor spesifik yang menjadi akar permasalahan rendahnya responsibilitas dan produktivitas aparatur di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie. Studi ini bisa menginvestigasi sejauh mana kepemimpinan, budaya organisasi, sistem reward and punishment, serta program pelatihan yang ada berkontribusi terhadap kualitas kinerja. Apakah kurangnya inisiatif pegawai disebabkan oleh kurangnya otonomi, minimnya dukungan, atau beban kerja yang tidak proporsional? Selanjutnya, penting untuk melakukan analisis mendalam mengenai dampak langsung dari keterbatasan sarana dan prasarana yang disebutkan dalam penelitian terhadap kecepatan respons dan efektivitas pelayanan BPBD kepada masyarakat terdampak bencana. Hal ini dapat melibatkan pemodelan kuantitatif untuk mengukur korelasi antara ketersediaan sumber daya dan indikator kinerja kunci. Misalnya, bagaimana ketersediaan peralatan tanggap darurat yang memadai memengaruhi waktu respon rata-rata di lapangan atau tingkat kepuasan masyarakat terhadap bantuan yang diterima. Selain itu, mengingat pentingnya pencegahan bencana, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas program-program kesiapsiagaan dan sosialisasi bencana yang telah dilaksanakan oleh BPBD Pidie di tingkat komunitas. Apakah pesan-pesan pencegahan telah tersampaikan dengan baik, dan apakah masyarakat benar-benar memahami serta menerapkan langkah-langkah mitigasi yang disarankan? Studi ini bisa mengidentifikasi celah komunikasi atau implementasi di lapangan untuk merumuskan strategi peningkatan kesiapsiagaan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, serta melihat potensi integrasi kearifan lokal dalam upaya mitigasi bencana.
| File size | 310.31 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STT KADESISTT KADESI Peserta didik menunjukkan upaya untuk mengurangi perilaku tidak jujur seperti mencontek dan berbohong, serta berusaha mengakui kesalahan ketika melakukanPeserta didik menunjukkan upaya untuk mengurangi perilaku tidak jujur seperti mencontek dan berbohong, serta berusaha mengakui kesalahan ketika melakukan
RCF INDONESIARCF INDONESIA Hasil penelitian menegaskan bahwa integrasi pemodelan matematis, algoritma optimasi, dan pembelajaran mesin mampu meningkatkan efisiensi sistem, mengurangiHasil penelitian menegaskan bahwa integrasi pemodelan matematis, algoritma optimasi, dan pembelajaran mesin mampu meningkatkan efisiensi sistem, mengurangi
RCF INDONESIARCF INDONESIA Penelitian ini menegaskan bahwa model pengambilan keputusan berbasis game theory yang diintegrasikan dengan optimasi multi-objektif mampu memberikan solusiPenelitian ini menegaskan bahwa model pengambilan keputusan berbasis game theory yang diintegrasikan dengan optimasi multi-objektif mampu memberikan solusi
HTPHTP Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi evaluasi, melibatkan informan dari puskesmas (2 orang), desa (2 orang), dan kelompok taniPenelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi evaluasi, melibatkan informan dari puskesmas (2 orang), desa (2 orang), dan kelompok tani
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Dimensi sosial dan lingkungan tersebut secara signifikan diterjemahkan menjadi indikator kinerja keuangan seperti nilai pemegang saham, pendapatan, efisiensiDimensi sosial dan lingkungan tersebut secara signifikan diterjemahkan menjadi indikator kinerja keuangan seperti nilai pemegang saham, pendapatan, efisiensi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian ini juga memperkuat temuan studi sebelumnya, yaitu bahwa pengungkapan aktivitas ekonomi pada subsektor industri di Nigeria secara positif memengaruhiPenelitian ini juga memperkuat temuan studi sebelumnya, yaitu bahwa pengungkapan aktivitas ekonomi pada subsektor industri di Nigeria secara positif memengaruhi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Kolaborasi antara komunitas, sektor bisnis, dan pembuat kebijakan diperlukan untuk mengadopsi energi terbarukan, perencanaan penggunaan lahan berkelanjutan,Kolaborasi antara komunitas, sektor bisnis, dan pembuat kebijakan diperlukan untuk mengadopsi energi terbarukan, perencanaan penggunaan lahan berkelanjutan,
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI (2) Support system menjadi penguat menjalani hidup. (3) Mengkhawatirkan masa depan. (4) Upaya untuk bangkit dari keterpurukan. Kesimpulan: Denial akan(2) Support system menjadi penguat menjalani hidup. (3) Mengkhawatirkan masa depan. (4) Upaya untuk bangkit dari keterpurukan. Kesimpulan: Denial akan
Useful /
RCF INDONESIARCF INDONESIA Di tengah kompleksitas dan dinamika bisnis modern, kemampuan mengalokasikan sumber daya secara optimal menjadi aspek penting bagi keberhasilan organisasi.Di tengah kompleksitas dan dinamika bisnis modern, kemampuan mengalokasikan sumber daya secara optimal menjadi aspek penting bagi keberhasilan organisasi.
RCF INDONESIARCF INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode optimasi penugasan maksimum dalam meningkatkan efisiensi operasional organisasi melalui pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode optimasi penugasan maksimum dalam meningkatkan efisiensi operasional organisasi melalui pendekatan
HTPHTP Terdapat hubungan sebab akibat antara pelatihan dan pengawasan dengan perilaku berisiko pada pengemudi mobil sampah. Pengemudi yang tidak mendapatkan pelatihanTerdapat hubungan sebab akibat antara pelatihan dan pengawasan dengan perilaku berisiko pada pengemudi mobil sampah. Pengemudi yang tidak mendapatkan pelatihan
UNDIPUNDIP Pada subkelompok QOL dari status fungsional, fungsi fisik (55,94) dan fungsi peran (55,34) paling sering dilaporkan memengaruhi QOL. Mengenai gejala terkaitPada subkelompok QOL dari status fungsional, fungsi fisik (55,94) dan fungsi peran (55,34) paling sering dilaporkan memengaruhi QOL. Mengenai gejala terkait