STT KADESISTT KADESI
Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Peneliti memberikan identifikasi masalah yang akan dijadikan bahan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan implementasi nilai karakter kejujuran pada peserta didik di lingkukan sekolah dasar. Indikator keberhasilan karakter jujur yang digunakan sebagai acuan pada penelitian ini yaitu 1) tidak mencontek dalam mengerjakan ulangan, 2) mengungkapkan perasaan apa adanya dan 3) mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif karena menyajikan data dalam bentuk kata-kata. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif. Hal ini peneliti ingin mengetahui implementasi nilai karakter kejujuran Peserta didikan di sekolah dasar. Tempat pelaksanaan dalam penelitian ini adalah SD Hasyim Asyari Surabaya, waktu penelitian 4 bulan yaitu dari bulan Agustus sampai Desember 2022. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain metode observasi dan wawancara secara mendalam untuk mendapatkan pemahaman tentang suatu fenomena atau masalah yang menarik perhatian di lingkungan sekolah yang diperoleh dari informasi penelitian. Pengumpulan data dengan triangulasi, maka sebenarnya peneliti mengumpulkan data yang sekaligus menguji kredibilitas data, yaitu mengecek kredibilitas data dengan berbagai teknik pengumpulan data dan berbagai sumber data (Sugiyono 2014:330). Pada penelitian ini, peneliti menggunakan triangulasi sumber. Sumber penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yaitu observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder yaitu dokumentasi. Peserta didik mampu berperilaku jujur dengan cara mengurangi nyontek teman, bohong dan selalu berusaha mengakui kesalahan ketika bersalah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa indikator keberhasilan karakter jujur, yaitu tidak mencontek saat ujian, mengungkapkan perasaan secara jujur, dan mengakui kesalahan, telah diimplementasikan pada peserta didik di SD Hasyim Asyari Surabaya.Peserta didik menunjukkan upaya untuk mengurangi perilaku tidak jujur seperti mencontek dan berbohong, serta berusaha mengakui kesalahan ketika melakukan kesalahan.Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter kejujuran di sekolah dasar ini telah memberikan dampak positif terhadap perilaku peserta didik.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kejujuran siswa, seperti peran keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif untuk menanamkan nilai kejujuran pada siswa sejak dini, misalnya melalui studi kasus atau eksperimen. Lebih lanjut, penelitian dapat menginvestigasi dampak jangka panjang dari pendidikan karakter kejujuran terhadap perilaku siswa di kemudian hari, termasuk dalam konteks kehidupan sosial dan profesional, dengan menggunakan metode longitudinal atau follow-up. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana pendidikan karakter kejujuran dapat dioptimalkan untuk membentuk generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.
| File size | 416.27 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-3il |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
AKSARAKITAAKSARAKITA Hasil dan diskusi menunjukkan bahwa penerapan denda dapat diadopsi sebagai konsep panoptikon Foucault, dan disiplin sebaiknya dilakukan secara berjenjangHasil dan diskusi menunjukkan bahwa penerapan denda dapat diadopsi sebagai konsep panoptikon Foucault, dan disiplin sebaiknya dilakukan secara berjenjang
UNIDAUNIDA Partisipasi masyarakat dalam pembangunan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi program. Keterlibatan masyarakat yang aktif mengarahPartisipasi masyarakat dalam pembangunan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi program. Keterlibatan masyarakat yang aktif mengarah
HTPHTP Komponen sumber daya dalam pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja pada unsur pembina (puskesmas), lembaga (desa), dan pelaksana (petani sawit) telah cukup.Komponen sumber daya dalam pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja pada unsur pembina (puskesmas), lembaga (desa), dan pelaksana (petani sawit) telah cukup.
AKSARAKITAAKSARAKITA Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi Pustaka dan survey sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil pengumpulanMetode Pengumpulan Data. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi Pustaka dan survey sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil pengumpulan
AKSARAKITAAKSARAKITA Ayah Asi memiliki peran penting dalam mendorong ayah untuk lebih memberikan dukungan dalam proses pemberian ASI. Kegiatan yang dilakukan oleh komunitasAyah Asi memiliki peran penting dalam mendorong ayah untuk lebih memberikan dukungan dalam proses pemberian ASI. Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem IoT mampu meningkatkan hasil panen dan menjadikan kegiatan budidayaHasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem IoT mampu meningkatkan hasil panen dan menjadikan kegiatan budidaya
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dan multivariat. Regresi logistik dilakukan untuk menghitung odds ratio disesuaikan (AOR). Hasil: Kasus danData dianalisis menggunakan analisis bivariat dan multivariat. Regresi logistik dilakukan untuk menghitung odds ratio disesuaikan (AOR). Hasil: Kasus dan
UNIGHAUNIGHA Dalam konteks ini masyarakatlah sebagai aktor utama (pelaku) pembangunan, sedangkan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing serta menciptakanDalam konteks ini masyarakatlah sebagai aktor utama (pelaku) pembangunan, sedangkan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing serta menciptakan
Useful /
STT KADESISTT KADESI Remaja berusia 12 hingga 21 tahun rentan terhadap kecanduan karena tingginya paparan teknologi dan interaksi sosial dalam dunia maya. Dampak negatif kecanduanRemaja berusia 12 hingga 21 tahun rentan terhadap kecanduan karena tingginya paparan teknologi dan interaksi sosial dalam dunia maya. Dampak negatif kecanduan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Latar Belakang: Permasalahan gizi anak sekolah dasar masih menjadi isu serius di Indonesia, khususnya Kota Gorontalo dengan prevalensi gizi buruk, giziLatar Belakang: Permasalahan gizi anak sekolah dasar masih menjadi isu serius di Indonesia, khususnya Kota Gorontalo dengan prevalensi gizi buruk, gizi
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Buah naga merah dan jahe dipilih karena kandungan vitamin C, zat besi, serta efek hematopoietik saling melengkapi. Tujuan: Mengevaluasi pengaruh penambahanBuah naga merah dan jahe dipilih karena kandungan vitamin C, zat besi, serta efek hematopoietik saling melengkapi. Tujuan: Mengevaluasi pengaruh penambahan
HTPHTP Disarankan agar petugas Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru khususnya bagian penanggulangan penyakit tidak menular agar lebih giat lagi mensosialisasikanDisarankan agar petugas Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru khususnya bagian penanggulangan penyakit tidak menular agar lebih giat lagi mensosialisasikan