RCF INDONESIARCF INDONESIA

Journal of Science Education and Management BusinessJournal of Science Education and Management Business

Transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan mendorong perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana inovasi strategi sumber daya manusia berbasis teknologi berkontribusi terhadap peningkatan daya saing organisasi. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan narrative literature review terhadap enam belas artikel internasional yang relevan. Analisis dilakukan secara tematik dengan memfokuskan pada teknologi dalam pengelolaan sumber daya manusia, dampaknya terhadap kinerja organisasi, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kecerdasan buatan dalam rekrutmen, analitik sumber daya manusia, evaluasi kinerja digital, dan pembelajaran adaptif mampu meningkatkan efisiensi, objektivitas, dan kualitas pengambilan keputusan. Namun, muncul tantangan terkait bias algoritmik, perlindungan data, dan kesiapan organisasi. Oleh karena itu, keberhasilan inovasi sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kompetensi manusia, dukungan manajemen, dan tata kelola etika yang memadai.

Berdasarkan hasil kajian terhadap enam belas artikel internasional terkait inovasi sumber daya manusia di era kecerdasan buatan, dapat disimpulkan bahwa teknologi seperti AI, digital HR, dan green human resource management secara konsisten diidentifikasi sebagai faktor penting dalam membentuk strategi pengelolaan SDM modern.Literatur menunjukkan bahwa penerapan teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi proses HR, kualitas pengambilan keputusan, serta mendukung daya saing organisasi.Meskipun demikian, sebagian besar studi juga menekankan adanya tantangan etis seperti bias algoritmik, privasi data, dan resistensi karyawan, sehingga keberhasilan transformasi digital HR sangat bergantung pada kesiapan organisasi, literasi digital SDM, dan tata kelola yang etis.Dengan demikian, inovasi teknologi dalam manajemen SDM bukan hanya persoalan alat, tetapi juga integrasi manusia, kebijakan, dan etika organisasi.

Berdasarkan tinjauan literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak bias algoritmik dalam proses rekrutmen berbasis AI terhadap keragaman dan inklusi di tempat kerja. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan kerangka kerja untuk mengidentifikasi dan mengurangi bias dalam algoritma rekrutmen, serta mengukur dampaknya terhadap representasi kelompok minoritas. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana organisasi dapat membangun budaya pembelajaran berkelanjutan yang mendukung pengembangan keterampilan digital karyawan, terutama di tengah perubahan teknologi yang pesat. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik dalam desain program pelatihan, mentoring, dan rotasi pekerjaan yang efektif dalam meningkatkan literasi digital dan adaptabilitas karyawan. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam mendorong adopsi teknologi AI dan inovasi SDM di organisasi. Penelitian ini dapat menguji bagaimana gaya kepemimpinan yang suportif, visioner, dan inklusif dapat memfasilitasi perubahan organisasi, mengurangi resistensi karyawan, dan meningkatkan kinerja tim. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, inklusif, dan inovatif, yang mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital.

  1. DOI Name 10.3390 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin... doi.org/10.3390DOI Name 10 3390 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin doi 10 3390
Read online
File size444.29 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test