MATAPPAMATAPPA
JURKAM: Jurnal Konseling Andi MatappaJURKAM: Jurnal Konseling Andi MatappaKualitatif sebagai “seni memahami dititahkan sebagai kepiawaian peneliti memahami objek penelitian dengan upaya canggih yang dilakukan melalui seni berbicara, seni menulis dan seni mempresentasikan apa yang telah diteliti, seperti yang dapat kita temukan pada seniman yang menghasilkan fine art. Memahami metode penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling dipandang sebagai sebuah seni. Istilah memahami dalam penelitian kualitatif adalah proses menangkap makna dari sebuah fenomena yang menjadi target penafsiran dalam sebuah penelitian. Pada pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling, Konselor berupaya memahami makna dari problematika konseli dengan upaya menangkap maksud atau makna problematika yang dihadapi konseli. Seni memahami penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling adalah pemahaman secara mendalama tentang metode penelitian yang mendeskripsikan objek penelitian melalui prosedur dan data yang bersifat non numerikal terhadap objek penelitian, seperti data verbal, data teks, teknik analisis isi, teknik analisis konversasi, kelompok fokus, analisis diskursus, dan fenomenologi untuk menfasirkan objek fenomena layanan Bimbingan dan Konseling.
Penelitian kualitatif merupakan metode yang tepat untuk mengungkap fenomena sosial dan alami dalam Bimbingan dan Konseling.Metode ini bertujuan untuk mengungkap makna subjektif suatu objek fenomena berdasarkan sudut pandang peneliti.Karakteristik pendekatan penelitian kualitatif meliputi makna yang bersifat kontekstual, penekanan pada partisipan, pemilihan partisipan secara terbatas, tidak bermaksud melakukan generalisasi, serta analisis dan interpretasi data yang bersifat dinamis dan luwes.
Berdasarkan telaah artikel ini, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada pengembangan instrumen penelitian kualitatif yang lebih spesifik untuk konteks Bimbingan dan Konseling di Indonesia, dengan mempertimbangkan keragaman budaya dan karakteristik klien. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai teknik analisis data kualitatif dalam menghasilkan interpretasi yang akurat dan bermakna bagi praktik konseling. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi peran peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitian kualitatif, termasuk bagaimana bias pribadi dapat diminimalkan dan objektivitas dapat ditingkatkan melalui refleksi diri dan triangulasi data. Terakhir, penting untuk meneliti bagaimana hasil penelitian kualitatif dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam pengembangan teori dan praktik konseling yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan klien.
| File size | 804.85 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Zt |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Peran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. Seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhanPeran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. Seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhan
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Kedua, kepala madrasah adalah dengan menyediakan, melengkapi, dan mengadakan seluruh fasilitas madrasah baik yang berbentuk fisik maupun non fisik, sepertiKedua, kepala madrasah adalah dengan menyediakan, melengkapi, dan mengadakan seluruh fasilitas madrasah baik yang berbentuk fisik maupun non fisik, seperti
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Salah satu dimensi tersebut adalah institusi keluarga. Dalam Islam, pendidikan keluarga yang teraplikasi dalam struktur rumah tangga memiliki posisi yangSalah satu dimensi tersebut adalah institusi keluarga. Dalam Islam, pendidikan keluarga yang teraplikasi dalam struktur rumah tangga memiliki posisi yang
ARTHAMARAMEDIAARTHAMARAMEDIA Metodologi penulisan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji 25 artikel terkait. Berdasarkan kajian yang telah dipaparkan, terdapat jenis perkembanganMetodologi penulisan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji 25 artikel terkait. Berdasarkan kajian yang telah dipaparkan, terdapat jenis perkembangan
PERADABANPERADABAN Prestasi belajar juga meningkat secara signifikan, di mana ketuntasan belajar mencapai 100% pada siklus II setelah sebelumnya hanya 27,78% pada kondisiPrestasi belajar juga meningkat secara signifikan, di mana ketuntasan belajar mencapai 100% pada siklus II setelah sebelumnya hanya 27,78% pada kondisi
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Nilai Aktifitas Belajar siswa = 73,08. Karena itu disarankan agar pengguna media pembelajaran diterapkan pada setiap pembelajaran. Dari deskripsi dataNilai Aktifitas Belajar siswa = 73,08. Karena itu disarankan agar pengguna media pembelajaran diterapkan pada setiap pembelajaran. Dari deskripsi data
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Guru berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi digital, dan pendampingan berkelanjutan untuk menumbuhkanGuru berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi digital, dan pendampingan berkelanjutan untuk menumbuhkan
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Generatif dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II, sertaHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Generatif dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta
Useful /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING 2015/2016, ha1 ini dibuktikan dengan rata-rata aktivitas belajar siswa dalam Aspek Kejasarna meningkat dari 16,9 pada siklus I menjadi 18,9 pada siklus2015/2016, ha1 ini dibuktikan dengan rata-rata aktivitas belajar siswa dalam Aspek Kejasarna meningkat dari 16,9 pada siklus I menjadi 18,9 pada siklus
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Proses pemesinan yang digunakan adalah proses gurdi yang dilakukan pada mesin CNC vertikal Brother TC-22A-O. Gaya tekan dan momen torsi adalah respon yangProses pemesinan yang digunakan adalah proses gurdi yang dilakukan pada mesin CNC vertikal Brother TC-22A-O. Gaya tekan dan momen torsi adalah respon yang
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Tujuan pembuatan alat pemotong pantiaw ini adalah dapat memotong pantiaw dengan seragam dalam satu kali proses, meningkatkan kapasitas produksi dan alatTujuan pembuatan alat pemotong pantiaw ini adalah dapat memotong pantiaw dengan seragam dalam satu kali proses, meningkatkan kapasitas produksi dan alat
MATAPPAMATAPPA Hasil yang diperoleh bahwa dari beberapa teori yang disampaikan oleh beberapa ahli, strategi coping yang dilakukan individu dapat berupa coping yang berpusatHasil yang diperoleh bahwa dari beberapa teori yang disampaikan oleh beberapa ahli, strategi coping yang dilakukan individu dapat berupa coping yang berpusat