JURNALSAINSJURNALSAINS
Sapphire: Journal of Early Childhood EducationSapphire: Journal of Early Childhood EducationPada 1000 hari pertama kehidupan anak merupakan masa emas atau golden age. Pada periode ini, berkembang berbagai potensi pada diri anak. Diantaranya, kemampuan fisik, kognitif, afektif, bahasa, seni, sosial, emosional, moral, konsep diri, kemandirian, kedisiplinan dan agama. Kemandirian dan disiplin merupakan salah satu bagian penting yang menjadi perhatian dari metode Montessori. Pada metode Montessori, orang dewasa memberikan kebebasan dan dukungan yang penuh terhadap kemandirian anak, melalui beragam jenis kegiatan. Anak dibiarkan mengobservasi dan mengintervensi jenis kegiatan sehari-hari, sehingga anak akan lebih tertarik, bertanggung jawab serta berkonsetrasi terhadap tugas yang dilakukannya. Sehingga, pada akhirnya anak akan mencapai proses Pendidikan karakter lewat kegiatan sehari-hari yang sudah dilakukan. Pada studi ini, akan sedikit menguraikan perpaduan antara konsep islam dan metode montesori terutama untuk membangun Pendidikan karakter terutama kemandirian pada pada anak-anak. Sumber primer dalam studi ini, berupa tulisan Maria Montessori yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang berjudul The Absorbent Mint “Pikiran yang Mudah Menyerap, Al Quran dan Al Hadist. Hasil dari pembahasan dalam tulisan ini adalah, diharapkan orang tua dapat menerapkan beberapa hal yang membantu mengembangkan Pendidikan karakter anak, seperti: membiasakan mereka untuk melakukan aktifitas secara mandiri, mengajarkan tauhid, memberitahu mana yang haram dan halal, menanamkan keimanan kepada Allah SWT, mengajarkan ibadah, bersikap jujur, berani dan senantiasa bersyukur serta, disipli, namun yang paling penting orang tua diharapkan menjadi contoh utuh yang baik dalam setiap kegiatan anak, karena anak diibaratkan spons yang mudah menyerap segala dan meniru segala tingkah laku.
Metode Montessori, yang menekankan kemandirian dan keaktifan anak melalui praktik dan permainan kolaboratif, sangat relevan untuk mengembangkan potensi anak usia dini.Sejalan dengan ajaran Al-Quran yang menganjurkan pola asuh sesuai tahap perkembangan, perpaduan konsep pendidikan Islam dengan metode Montessori menjadi referensi penting bagi orang tua dan guru dalam menanamkan karakter kemandirian.Kolaborasi ini mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, mencakup aspek fisik, psikis, sosial, dan religius, sehingga anak dapat menjalani kehidupan dunia dan akhirat secara seimbang berdasarkan fitrah dan tuntunan Islam.
Penelitian ini secara konseptual telah berhasil menguraikan potensi besar perpaduan metode Montessori dengan perspektif Islam dalam membentuk karakter kemandirian anak usia dini. Namun, untuk memperkaya khazanah keilmuan dan memberikan panduan yang lebih konkret, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi empiris atau penelitian tindakan yang menguji langsung bagaimana penerapan kurikulum Montessori yang secara sengaja diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman mempengaruhi tingkat kemandirian anak di berbagai konteks lembaga pendidikan, misalnya melalui perbandingan kelompok kontrol dan eksperimen. Kedua, mengingat peran sentral orang tua dan pendidik yang disinggung dalam penelitian ini, studi kualitatif mendalam diperlukan untuk memahami persepsi, pengalaman, serta tantangan praktis yang mereka hadapi saat menerapkan pendekatan holistik ini di lingkungan rumah maupun sekolah. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi. Terakhir, sebuah studi longitudinal akan memberikan wawasan yang tak ternilai tentang dampak jangka panjang dari intervensi pendidikan kemandirian berbasis Montessori dan Islam sejak usia dini terhadap perkembangan karakter, termasuk kemandirian emosional, perilaku, dan nilai, hingga anak mencapai usia sekolah dasar atau bahkan remaja, sekaligus menilai adaptasi mereka dalam berbagai lingkungan sosial.
| File size | 373.81 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Namun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan karakter dan regulasi emosi, seperti penurunanNamun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan karakter dan regulasi emosi, seperti penurunan
JURNALSAINSJURNALSAINS Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan botol air minum bekas (water bottle recycling) dapat dijadikan media pembelajaran atau alat permainan edukatifPenelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan botol air minum bekas (water bottle recycling) dapat dijadikan media pembelajaran atau alat permainan edukatif
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan strategi peningkatan seperti pelatihan guru, pengembangan media pembelajaran sederhana dan kontekstual, dukunganUntuk mengatasi hambatan ini, diperlukan strategi peningkatan seperti pelatihan guru, pengembangan media pembelajaran sederhana dan kontekstual, dukungan
MAHAPRAJNASTABMAHAPRAJNASTAB Berdasarkan analisis faktor, terbentuk 3 faktor Innovative Behavior. Faktor pertama adalah Eksplorasi peluang (opportunity exploration), faktor kedua generativitasBerdasarkan analisis faktor, terbentuk 3 faktor Innovative Behavior. Faktor pertama adalah Eksplorasi peluang (opportunity exploration), faktor kedua generativitas
AFEKSIAFEKSI Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI MI Albustanussaniyah berjumlah 18 orang, dengan sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan observasi,Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI MI Albustanussaniyah berjumlah 18 orang, dengan sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan observasi,
AFEKSIAFEKSI Selain mencegah penuaan kulit, likopen juga memiliki manfaat dalam mencegah penyakit kardiovaskular, diabetes, osteoporosis, kemandulan dan kanker, terutamaSelain mencegah penuaan kulit, likopen juga memiliki manfaat dalam mencegah penyakit kardiovaskular, diabetes, osteoporosis, kemandulan dan kanker, terutama
INKADHAINKADHA Metode ini merupakan bagian dari model pembelajaran berbasis masalah dan kontekstual. Jadi model pembelajaran yang digunakan di Madrasah Niz{a>miyah ialahMetode ini merupakan bagian dari model pembelajaran berbasis masalah dan kontekstual. Jadi model pembelajaran yang digunakan di Madrasah Niz{a>miyah ialah
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini dilakukan dengan tujuan guna mengetahui dan membandingkan persepsi terhadap kode etik akuntan publik antara mahasiswa dan akuntan pendidikPenelitian ini dilakukan dengan tujuan guna mengetahui dan membandingkan persepsi terhadap kode etik akuntan publik antara mahasiswa dan akuntan pendidik
Useful /
AFEKSIAFEKSI Selain itu, ada perbedaan yang signifikan antara karyawan lajang dan menikah dalam aspek pekerjaan yang bermakna. Ada perbedaan yang signifikan dalam tingkatSelain itu, ada perbedaan yang signifikan antara karyawan lajang dan menikah dalam aspek pekerjaan yang bermakna. Ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat
AFEKSIAFEKSI Data diolah menggunakan uji deskriptif, uji asumsi klasik, uji statistik, dan uji MRA dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkanData diolah menggunakan uji deskriptif, uji asumsi klasik, uji statistik, dan uji MRA dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Terutama di area Zebra Cross bagi pejalan kaki juga sering digunakan oleh pengguna kendaraan. Hal ini juga menjadi masalah bagi pejalan kaki, sehinggaTerutama di area Zebra Cross bagi pejalan kaki juga sering digunakan oleh pengguna kendaraan. Hal ini juga menjadi masalah bagi pejalan kaki, sehingga
UNUSIDAUNUSIDA Persamaan linier berganda Y = 0,344 0,319X1 0,604X2. Hasil pengujian regresi berganda dengan uji F bahwa pengaruh variabel X1, variabel X2 secara simultanPersamaan linier berganda Y = 0,344 0,319X1 0,604X2. Hasil pengujian regresi berganda dengan uji F bahwa pengaruh variabel X1, variabel X2 secara simultan