STAINUPASTAINUPA
Jurnal Manajemen Pendidikan IslamJurnal Manajemen Pendidikan IslamKualitas pendidikan merupakan elemen kunci dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh, penerapan Total Quality Management (TQM) telah terbukti efektif. TQM, yang awalnya berkembang di sektor industri, kini banyak diadaptasi dalam pendidikan untuk menciptakan perbaikan berkelanjutan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis penerapan TQM dalam pendidikan, dengan fokus pada prinsip-prinsip utama, dimensi pengukuran, serta kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TQM dalam pendidikan mencakup beberapa prinsip utama, seperti fokus pada pelanggan, keterlibatan semua pihak, pengambilan keputusan berbasis data, dan perbaikan berkelanjutan. Dimensi pengukuran mencakup kepuasan pelanggan, kinerja guru dan staf, efektivitas proses pembelajaran, ketersediaan sarana dan prasarana, serta manajemen organisasi. Selain itu, terdapat berbagai kendala dalam penerapan TQM, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan pemahaman konsep, serta keterbatasan sumber daya. Dengan implementasi yang sistematis melalui pendekatan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act), TQM dapat menjadi kerangka kerja yang efektif untuk menciptakan pendidikan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan TQM bergantung pada komitmen seluruh elemen organisasi, dukungan sumber daya yang memadai, serta pengelolaan berbasis data untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kualitas pendidikan.
Total Quality Management (TQM) dalam pendidikan merupakan pendekatan manajemen untuk meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh melalui prinsip fokus pada pelanggan, keterlibatan semua pihak, pengambilan keputusan berbasis data, dan perbaikan berkelanjutan.Dimensi pengukurannya meliputi kepuasan pelanggan, kinerja guru, efektivitas pembelajaran, sarana prasarana, dan manajemen organisasi yang dikelola melalui siklus PDCA.Namun, implementasi TQM menghadapi kendala seperti resistensi terhadap perubahan, kurangnya pemahaman konsep, serta keterbatasan sumber daya, sehingga perlu pelatihan, dukungan manajemen, dan alokasi sumber daya yang memadai untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan TQM dapat disesuaikan dengan karakteristik sekolah di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia, untuk mengetahui model adaptasi yang paling efektif. Kedua, perlu dikaji bagaimana pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan pemahaman guru dan staf terhadap konsep TQM sehingga dapat mengurangi resistensi terhadap perubahan dan mendorong partisipasi aktif dalam budaya mutu. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas integrasi teknologi digital dalam sistem pengukuran TQM, seperti penggunaan platform berbasis data real-time untuk evaluasi kinerja dan kepuasan pelanggan, agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang pendekatan TQM yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan di berbagai konteks. Dengan demikian, implementasi TQM tidak hanya menjadi konsep teoritis, tetapi juga solusi praktis yang dapat dijalankan secara sistematis di berbagai jenis lembaga pendidikan. Fokus pada konteks lokal, kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi akan memperkuat fondasi manajemen pendidikan berbasis mutu. Melalui pendekatan penelitian yang komprehensif, diharapkan dapat ditemukan model yang mampu mengatasi hambatan struktural dan kultural secara bersamaan. Selain itu, model yang berhasil dapat direplikasi dan disesuaikan dengan kondisi daerah lain. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan peran orang tua dan masyarakat sebagai pelanggan dalam proses TQM. Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat dicapai secara kolaboratif dan berkelanjutan.
- Implementasi Total Quality Management (TQM) di Lembaga Pendidikan | Ismail | Jurnal Ilmiah Iqra'.... doi.org/10.30984/jii.v10i2.591Implementasi Total Quality Management TQM di Lembaga Pendidikan Ismail Jurnal Ilmiah Iqra doi 10 30984 jii v10i2 591
- MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Di SEKOLAH DASAR |... doi.org/10.62567/micjo.v1i3.139MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT TQM DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Di SEKOLAH DASAR doi 10 62567 micjo v1i3 139
| File size | 153.94 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Hasil kajian ini telah menguraikan dan menganalis peran sumber daya manusia Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai penyangga daerah Ibu Kota Nusantara. DariHasil kajian ini telah menguraikan dan menganalis peran sumber daya manusia Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai penyangga daerah Ibu Kota Nusantara. Dari
RCF INDONESIARCF INDONESIA Namun, muncul tantangan terkait bias algoritmik, perlindungan data, dan kesiapan organisasi. Oleh karena itu, keberhasilan inovasi sumber daya manusiaNamun, muncul tantangan terkait bias algoritmik, perlindungan data, dan kesiapan organisasi. Oleh karena itu, keberhasilan inovasi sumber daya manusia
RCF INDONESIARCF INDONESIA Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan landasan ilmiah untuk membangun model manajemen sumber daya kontemporer yang efektif, fleksibel, dan berkelanjutan.Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan landasan ilmiah untuk membangun model manajemen sumber daya kontemporer yang efektif, fleksibel, dan berkelanjutan.
RCF INDONESIARCF INDONESIA Pendekatan ini tidak hanya memperhitungkan keuntungan individu, tetapi juga keseimbangan sosial dan ekologis antaraktor dalam sistem. Secara umum, strategiPendekatan ini tidak hanya memperhitungkan keuntungan individu, tetapi juga keseimbangan sosial dan ekologis antaraktor dalam sistem. Secara umum, strategi
UNIDAUNIDA Studi ini mengidentifikasi sumber daya material, sumber daya manusia, dan sumber daya non-material yang tersedia dan penggunaannya dalam Musrenbang. MenggunakanStudi ini mengidentifikasi sumber daya material, sumber daya manusia, dan sumber daya non-material yang tersedia dan penggunaannya dalam Musrenbang. Menggunakan
UNISIUNISI Integrasi antara pengembangan pendanaan dan praktik efisiensi terbukti secara signifikan mendukung keberlanjutan lembaga pendidikan. Lembaga yang mampuIntegrasi antara pengembangan pendanaan dan praktik efisiensi terbukti secara signifikan mendukung keberlanjutan lembaga pendidikan. Lembaga yang mampu
PENERBITPENERBIT Pelestarian sumber mata air di kedua desa tersebut menekankan bahwa manusia harus menghormati dan melindungi alam sebagai bagian integral dari keberlangsunganPelestarian sumber mata air di kedua desa tersebut menekankan bahwa manusia harus menghormati dan melindungi alam sebagai bagian integral dari keberlangsungan
IWIIWI Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai Integrasi Pengarusutamaan Perubahan Iklim ke Dalam Perencanaan Program Pembangunan Sektor TransportasiBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai Integrasi Pengarusutamaan Perubahan Iklim ke Dalam Perencanaan Program Pembangunan Sektor Transportasi
Useful /
SEMINAR IDSEMINAR ID Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 47 responden, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSSPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 47 responden, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Di masa mendatang, perlu dikembangkan program serupa yang lebih luas jangkauannya dengan melibatkan lebih banyak sekolah atau komunitas lain untuk menciptakanDi masa mendatang, perlu dikembangkan program serupa yang lebih luas jangkauannya dengan melibatkan lebih banyak sekolah atau komunitas lain untuk menciptakan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA To increase adherence to taking medication, self-efficacy, and motivation are needed. This research aims to analyze the correlation between self-efficacyTo increase adherence to taking medication, self-efficacy, and motivation are needed. This research aims to analyze the correlation between self-efficacy
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Setelah pendidikan, 77,8% responden di kelompok perlakuan menunjukkan kepatuhan yang baik. Sebaliknya, 81,5% responden di kelompok kontrol tetap pada tingkatSetelah pendidikan, 77,8% responden di kelompok perlakuan menunjukkan kepatuhan yang baik. Sebaliknya, 81,5% responden di kelompok kontrol tetap pada tingkat