TIGA MUTIARATIGA MUTIARA

Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaMutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menguji baik secara parsial maupun simultan pengaruh Iklim Organisasi dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention di CV. HD Citarasa Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan berupa kuantitatif deskriptif bersifat verifikatif. Responden yang digunakan adalah keseluruhan karyawan CV. HD Citarasa Tangerang Selatan sejumlah 56 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan mencakup analisis isntrumen validitas, analisis instrumen reliabilitas, dan uji hipotesis baik secara parsial dan simultan dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS) for Windows versi 26. Hasil penelitian secara parsialnya menunjukan bahwa Iklim Organisasi mempunyai pengaruh positif terhadap Turnover Intention diperoleh nilai thitung (3,288) > ttabel (1,674). Kemudian, pada Stres Kerja mempunyai pengaruh positif terhadap Turnover Intention diperoleh nilai thitung (5,070) > ttabel (1,674). Adapun untuk hasil simultannya menunjukkan bahwa Iklim Organisasi dan Stres Kerja mempunyai pengaruh positif terhadap Turnover Intention dengan hasil hipotesis (secara simultan) diperoleh nilai fhitung (16,512) > ftabel (3,172).

Validitas dan reliabilitas instrumen penelitian menunjukkan nilai yang signifikan tinggi untuk variabel Iklim Organisasi, Stres Kerja, dan Turnover Intention, serta hasil uji parsial dan simultan mengindikasikan pengaruh positif yang signifikan antara Iklim Organisasi dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention.Iklim organisasi yang buruk dapat meningkatkan niat karyawan untuk keluar, sementara iklim yang positif serta dukungan manajemen dapat menurunkan turnover intention.Tingginya turnover menimbulkan biaya signifikan bagi organisasi, sehingga penting bagi perusahaan untuk memahami dan mengurangi faktor-faktor penyebab stres kerja serta memperbaiki iklim organisasi guna meningkatkan retensi karyawan.

Saran penelitian selanjutnya meliputi: (1) Meneliti secara longitudinal bagaimana perubahan iklim organisasi selama periode satu tahun mempengaruhi turnover intention, sehingga dapat mengidentifikasi efek waktu dan dinamika hubungan tersebut; (2) Mengkaji peran variabel mediasi seperti kepuasan kerja dan komitmen organisasi dalam menghubungkan stres kerja dan turnover intention, untuk memahami mekanisme psikologis yang lebih detail; (3) Membandingkan pengaruh iklim organisasi dan stres kerja terhadap turnover intention pada perusahaan kecil‑menengah di sektor manufaktur dengan perusahaan besar di sektor jasa, guna mengetahui apakah konteks industri memoderasi hubungan yang telah ditemukan. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor‑faktor yang mempengaruhi retensi karyawan dan memberikan dasar empiris bagi manajemen sumber daya manusia dalam merancang kebijakan yang lebih efektif.

Read online
File size626.87 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test