SADRASADRA

Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and MysticismKanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism

YouTube adalah salah satu platform yang paling sering dikunjungi secara global. Posisinya berada di urutan kedua setelah Google dan memiliki peran besar dalam penyebaran filsafat Islam. Salah satu saluran YouTube terkenal yang berfungsi sebagai sumber informasi adalah milik Fahruddin Faiz di program Ngaji Filsafat. Kegiatan ini berlangsung setiap minggu pada Rabu malam di Masjid Jenderal Sudirman, Yogyakarta. Setiap kegiatan direkam kemudian dibagikan di saluran YouTube Ngaji Filsafat: Pra-Wacana-Filsafat Islam MJS dan Media Kontji. Fokus penelitian ini adalah episode 37 di YouTube MJS atau episode 38 di Media Koentji, dengna judul, Ngaji Filsafat: Pre-Discourse-Islamic Philosophy. Temuan penelitian menunjukkan bahwa saluran YouTube Ngaji Filsafat telah berdampak signifikan terhadap pemahaman filsafat Islam di kalangan mahasiswa di Universitas Islam di Indonesia. Hasil ini berasal dari survei yang melibatkan 114 mahasiswa di lima Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) di Indonesia. Walaupun demikian, terdapat kerancuan dan inkonsistensi Fahruddin Faiz dalam mendefinisikan filsafat Islam, sejarah, ruang lingkup dan objek kajiannya. Implikasinya adalah kaburnya makna filsafat Islam yang dari definisi ini berdampak pada ruang lingkup dan kajian. Definisi yang digunakan tidak sesuai dengan standar membuat definisi dan juga definisi ini yang disampaikan para filsuf muslim. Sedangkan secara historis, pernyataan Faiz bertentangan dan koheren dengan karya-karya historis filsafat Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kritis dan teknik referensi silang. Metode ini berfungsi, pertama, sebagai data pelengkap untuk penjelasan tersebut dan kedua, sebagai validasi dan bukti bahwa definisi dan penjelasan Faiz tidak koheren.

Berdasarkan pemeriksaan data, survei, penjelasan, debat, dan pembelaan, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggambaran filsafat Islam yang diutarakan di YouTube Ngaji Filsafat adalah membingungkan dan inkonsisten dalam menyajikan data historis, mengidentifikasi, membuat batas, kategori, dan lingkup.Kebingungan dan inkonsistensi ini berdampak pada definisi dan status filsafat Islam, menunjukkan bahwa filsafat Islam sering disalahartikan sebagai sama dengan teologi.Namun, filsafat Islam berbeda dari teologi dalam hal lingkup, subjek penelitian, dan metodologi, sehingga penamaan.Kebingungan dan inkonsistensi lainnya muncul tentang narasi sejarah filsafat Islam.Untuk menghindari inkonsistensi, kebingungan, dan keraguan, perlu disajikan lebih detail dalam filsafat Islam, lebih komprehensif, dan merujuk pada sumber primer dan otoritatif.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara filsafat Islam dan psikologi modern, khususnya dalam filsafat jiwa di Islam dan hubungannya dengan psikologi modern. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi tema-tema spesifik dalam filsafat Islam dan dialog dengan pemikiran modern, seperti epistemologi Islam di hadapan kemajuan kecerdasan buatan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut pengaruh media sosial, seperti YouTube, dalam penyebaran dan pendidikan filsafat Islam di Indonesia.

  1. Light in The Qur’an: Ibn Sina’s Psycho-Philosophical Interpretation on The Surah Al-Nūr... doi.org/10.18196/afkaruna.v19i1.16381Light in The QurAoan Ibn SinaAos Psycho Philosophical Interpretation on The Surah Al Nr doi 10 18196 afkaruna v19i1 16381
  2. PHILOSOPHICAL VALUES IN NUMBER THEORY OF IKHWĀN AL-ṢAFĀ' | Jurnal Ilmiah Islam Futura. values... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/view/20960PHILOSOPHICAL VALUES IN NUMBER THEORY OF IKHWAN AL AFA Jurnal Ilmiah Islam Futura values jurnal ar raniry ac index php islamfutura article view 20960
Read online
File size368.44 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test