UNSRITUNSRIT

Jurnal Sains dan TeknologiJurnal Sains dan Teknologi

Proyek merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan kurun waktu terbatas untuk memperoleh hasil yang memuaskan di waktu yang akan datang. Tahap perencanaan akan berdampak signifikan pada tahap pelaksanaan konstruksi, jadi perlu membuat keputusan yang tepat sehingga penggunaan sumber daya menjadi efisien. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menghitung waktu percepatan dan total biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II. Metode percepatan yang digunakan yaitu metode Time Cost Trade Off (TCTO) dengan menambahkan 2 jam kerja (lembur) pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis yang diperoleh dari program Microsoft Project. Hasil perhitungan Penjadwalan ulang Proyek Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II, diperoleh waktu penyelesaian yang dapat dihemat sebesar 21,66%. Total biaya yang dapat dihemat akibat percepatan 1,67%.

Penjadwalan ulang Proyek Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II dengan menerapkan metode Time Cost Trade Off akibat diperoleh waktu penyelesaian yang dapat dihemat sebesar 21,66 % atau sebanyak 78 hari.Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan alternatif percepatan lainnya seperti penggunaan pergantian atau penambahan peralatan untuk memperoleh hasil yang lebih efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih mendalami dan mengembangkan topik ini. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam dampak percepatan proyek terhadap kualitas hasil konstruksi, dengan mempertimbangkan metode pengujian dan evaluasi kualitas yang lebih komprehensif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa percepatan waktu tidak mengorbankan mutu dan keawetan struktur jembatan. Kedua, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode Time Cost Trade Off (TCTO) dengan metode percepatan proyek lainnya, seperti crashing dan fast-tracking, untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam konteks proyek pembangunan jembatan dan oprit. Analisis ini dapat memberikan panduan bagi pengelola proyek dalam memilih metode percepatan yang paling sesuai dengan karakteristik proyek dan sumber daya yang tersedia. Ketiga, pengembangan model optimasi percepatan proyek yang mempertimbangkan faktor-faktor risiko, seperti kondisi cuaca, ketersediaan material, dan potensi gangguan sosial, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Model ini dapat membantu pengelola proyek dalam membuat keputusan yang lebih tepat dan mengurangi risiko keterlambatan proyek akibat faktor-faktor yang tidak terduga.

  1. ALTERNATIF PERCEPATAN WAKTU DENGAN PENERAPAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN... doi.org/10.30811/portal.v10i2.984ALTERNATIF PERCEPATAN WAKTU DENGAN PENERAPAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN doi 10 30811 portal v10i2 984
  1. #tua kondisi sosial#tua kondisi sosial
  2. #faktor risiko#faktor risiko
Read online
File size339.06 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1Gp
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test