STAITTDSTAITTD
INOVASI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatINOVASI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKegiatan futsal merupakan salah satu cara efektif untuk menumbuhkan minat dan bakat olahraga pada siswa, terutama di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pendampingan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan bakat siswa dalam olahraga futsal di SMP Negeri 25 Padang dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Sebanyak 20 siswa dilibatkan sebagai subjek dalam pendampingan ini. Program ini dilaksanakan selama 12 minggu melalui beberapa tahapan, dimulai dari penilaian awal keterampilan untuk mengidentifikasi kemampuan dasar siswa. Selanjutnya, pelatihan teknik dasar seperti dribbling dan passing diberikan untuk memperkuat fundamental permainan. Tahap berikutnya mencakup pengajaran taktik dan strategi yang bertujuan mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami pola permainan. Pelatihan juga mencakup pengembangan fisik untuk meningkatkan stamina dan kelincahan mereka. Sesi akhir diisi dengan simulasi pertandingan untuk menguji keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis, pemahaman taktik, dan kemampuan fisik siswa, yang menandakan efektivitas pendekatan PAR dalam menumbuhkan bakat futsal siswa. Pendekatan bertahap ini juga terbukti mampu memotivasi siswa dalam meningkatkan keterampilan mereka secara berkesinambungan.
Program pendampingan futsal di SMP Negeri 25 Padang secara signifikan meningkatkan keterampilan teknis, pemahaman taktik, dan kondisi fisik siswa.Program ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan bakat futsal.Siswa dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap latihan, dari teknik dasar hingga simulasi pertandingan, melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang efektif.Siswa yang sangat termotivasi, partisipasi aktif, dan lingkungan yang mendukung adalah komponen yang mendukung keberhasilan program ini.Karena variasi dalam tingkat keterampilan awal siswa, menjadi sulit untuk menyesuaikan materi dan teknik latihan agar sesuai dengan seluruh peserta.Hasil menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan bakat futsal siswa secara keseluruhan, meskipun ada kendala.
Untuk meningkatkan efektivitas program pendampingan futsal, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian bisa fokus pada pengembangan program pelatihan yang disesuaikan dengan tingkat keterampilan awal siswa, sehingga setiap peserta dapat berkembang sesuai potensi mereka. Kedua, memperkenalkan teknologi seperti analisis video atau aplikasi pelatihan untuk memberikan umpan balik real-time selama latihan. Ketiga, mengeksplorasi dampak jangka panjang program ini terhadap perkembangan akademik dan keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan ini, diharapkan program pendampingan futsal dapat lebih efektif dan berkelanjutan dalam menumbuhkan bakat olahraga siswa.
| File size | 510.84 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Pengembangan minat dan bakat di MIN 1 Kota Malang berfokus pada keterampilan non‑akademik, dimana siswa memilih jenis UPMB sesuai minat melalui formulirPengembangan minat dan bakat di MIN 1 Kota Malang berfokus pada keterampilan non‑akademik, dimana siswa memilih jenis UPMB sesuai minat melalui formulir
UAIUAI Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan Gaya Mengajar Dosen dengan Motivasi Belajar Mahasiswa di fakultas psikologi & Pendidikan UniversitasPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan Gaya Mengajar Dosen dengan Motivasi Belajar Mahasiswa di fakultas psikologi & Pendidikan Universitas
UMSUMS Data dikumpulkan dari siswa kelas X dan XI melalui kuesioner Google Forms. Hasil penelitian menunjukkan persepsi siswa yang sangat kuat terhadap minatData dikumpulkan dari siswa kelas X dan XI melalui kuesioner Google Forms. Hasil penelitian menunjukkan persepsi siswa yang sangat kuat terhadap minat
EDUPARTNEREDUPARTNER Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memainkan peran aktif dalam proses asesmen dan pembimbingan, meskipun menghadapi berbagai kendala seperti kurangnyaHasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memainkan peran aktif dalam proses asesmen dan pembimbingan, meskipun menghadapi berbagai kendala seperti kurangnya
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Hasilnya, pengetahuan tentang pendidikan meningkat dari 60% menjadi 90%, dengan masyarakat yang lebih peduli dan proaktif dalam mendukung pendidikan. PendampinganHasilnya, pengetahuan tentang pendidikan meningkat dari 60% menjadi 90%, dengan masyarakat yang lebih peduli dan proaktif dalam mendukung pendidikan. Pendampingan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Integrated E‑Modules secara signifikan meningkatkan motivasi belajar dan Self‑Efficacy siswa, dengan kelompok eksperimental menunjukkan peningkatanIntegrated E‑Modules secara signifikan meningkatkan motivasi belajar dan Self‑Efficacy siswa, dengan kelompok eksperimental menunjukkan peningkatan
IDJOURNALIDJOURNAL Pelatihan PKM seni tari mendorong siswa belajar sambil bermain melalui tiga tahap, yaitu orientasi, latihan intensif, dan pementasan tarian WonderlandPelatihan PKM seni tari mendorong siswa belajar sambil bermain melalui tiga tahap, yaitu orientasi, latihan intensif, dan pementasan tarian Wonderland
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Strategi Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Minat Berbahasa Asing di Pondok Pesantren Darunnajah Penelitian dilakukan dengan dasar keingintahuan penelitiStrategi Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Minat Berbahasa Asing di Pondok Pesantren Darunnajah Penelitian dilakukan dengan dasar keingintahuan peneliti
Useful /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkatan kecemasan matematika yang lebih tinggi berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah yang lebih rendah pada setiapPenelitian ini menunjukkan bahwa tingkatan kecemasan matematika yang lebih tinggi berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah yang lebih rendah pada setiap
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Kesenjangan kritis meliputi tidak adanya model integratif yang menggabungkan ketiga variabel, kurangnya studi longitudinal (0%), dan penelitian kontekstualKesenjangan kritis meliputi tidak adanya model integratif yang menggabungkan ketiga variabel, kurangnya studi longitudinal (0%), dan penelitian kontekstual
IAINGAWIIAINGAWI Keterlambatan hafalan Juz 30 dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kurangnya rutinitas murajaah, keterampilan membaca, variasi kemampuan, dan ambisiKeterlambatan hafalan Juz 30 dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kurangnya rutinitas murajaah, keterampilan membaca, variasi kemampuan, dan ambisi
IAINGAWIIAINGAWI ABSTRAK Seiring dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan perubahan kehidupan dalam bermasyarakat mengakibatkan penurunan sikap sensitivitas sosialABSTRAK Seiring dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan perubahan kehidupan dalam bermasyarakat mengakibatkan penurunan sikap sensitivitas sosial