INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE

IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan MahasiswaIKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa

Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan kegiatan pada lima pilar. Pilar pertama adalah lingkungan, dengan program penanaman bibit pohon karet untuk mata air masyarakat desa plakaran yang berupaya dalam stabilisasi dalam air yang bersih. Pilar kedua adalah Pendidikan, melalui program sosialisasi kesadaran akan pentingnya pendidikan dengan tujuan mencerdaskan pemahaman pendidikan untuk masyarakat desa plakaran tentunya peran orang tua, pilar ketiga adalah ekonomi, melalui program membantu dalam proses pendampingan ijin usaha produk umkm desa plakaran, bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pemalang. Pilar keempat adalah kesehatan, melalui program sosialisasi pencegahan stunting. Pilar kelima adalah jati diri, melalui program sosialisasi ketentuan bidang cukai rokok ilegal, tujuannya adalah untuk memberikan wawasan dan edukasi bahaya rokok ilegal untuk pribadi dan negara. Metode pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat adalah dengan sosialisasi dan pendampingan kegiatan pada beberapa pilar. Untuk mengukur ketercapaian program dilakukan dengan metode pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan program yang kami laksanakan di antaranya adalah pada pilar lingkungan, penanaman bibit pohon karet menjadikan dasar peningkatan stabilisasi air bersih pada mata air untuk 10 tahun yang akan datang. Kedua adalah pilar pendidikan, meningkatnya pemahaman pentingnya pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ketiga adalah pilar ekonomi, meningkatnya pemahaman mengenai legalitas izin usaha dan melakukan pendampingan izin usaha produk umkm. Keempat adalah pilar kesehatan, meningkatnya pemahaman stunting dan cara pencegahannya. Kelima adalah pilar jati diri, meningkatnya pemahaman ketentuan cukai rokok dan pencegahan rokok ilegal.

Penanaman kembali pohon di area hutan yang terdegradasi bertujuan untuk memulihkan ekosistem, meningkatkan kualitas lingkungan, dan mencegah bencana alam.Hasilnya mencakup tumbuhnya vegetasi hutan yang meningkatkan kualitas lingkungan dan sumber mata air, serta terjalinnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi lingkungan.Sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan motivasi siswa.Hasilnya, pengetahuan tentang pendidikan meningkat dari 60% menjadi 90%, dengan masyarakat yang lebih peduli dan proaktif dalam mendukung pendidikan.Pendampingan untuk legalitas izin usaha UMKM di Desa Plakaran membantu pelaku usaha memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan meningkatkan akses mereka ke dukungan pemerintah.Hasilnya, kepemilikan NIB meningkat dari 20% menjadi 80%, yang berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal.Sosialisasi pencegahan stunting bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang gizi yang baik.Hasilnya, tingkat pengetahuan tentang stunting meningkat dari 70% menjadi 90%, dengan ibu-ibu yang lebih memperhatikan gizi dan pola hidup sehat untuk anak-anak mereka.Sosialisasi tentang bahaya rokok ilegal bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang risiko rokok ilegal.Hasilnya, pengetahuan masyarakat meningkat dari 33% menjadi 67%, dengan penurunan peredaran rokok ilegal dan peningkatan kepatuhan terhadap peraturan.

Berdasarkan latar belakang permasalahan yang ada, serta hasil yang telah dicapai, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pemberdayaan masyarakat dalam jangka panjang, dengan fokus pada indikator-indikator keberhasilan yang lebih komprehensif, seperti peningkatan pendapatan masyarakat, kualitas pendidikan, dan kesehatan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program pemberdayaan, termasuk peran tokoh masyarakat, lembaga pemerintah, dan organisasi non-pemerintah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari setiap desa atau komunitas. Dengan demikian, program pemberdayaan masyarakat dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  1. ANALISIS EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN CUKAI ROKOK TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN NEGARA | Jurnal Co Management.... doi.org/10.32670/comanagement.v4i1.572ANALISIS EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN CUKAI ROKOK TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN NEGARA Jurnal Co Management doi 10 32670 comanagement v4i1 572
  2. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENJUALAN ROKOK ILEGAL | Hukum Responsif. penegakan pelaku penjualan... jurnal.ugj.ac.id/index.php/Responsif/article/view/5026PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENJUALAN ROKOK ILEGAL Hukum Responsif penegakan pelaku penjualan jurnal ugj ac index php Responsif article view 5026
Read online
File size678.04 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test