UMPOUMPO
EDUPEDIAEDUPEDIAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini dengan lipatan bertahap menggunakan media origami di RA PSM Krowe. Serta untuk mengetahui perubahan apa yang telah terjadi setelah penelitian itu terjadi. RA PSM Krowe ini ditargetkan sebagai objek penelitian dan origami sebagai media untuk meningkatkan kemampuan motorik halusnya. Metode penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), ada beberapa tahapan yang dilalui; 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pelaksanaan, 3) Tahap pengamatan, 4) Tahap Refeksi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi secara langsung, dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu 48,43% pada siklus I menjadi 75,52% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan lipatan bertahap menggunakan origami membantu proses pengembangan motorik halus pada anak.
Dengan adanya penelitian menggunakan media origami ini membuahkan hasil yang cukup sesuai dengan apa yang diharapkan peneliti, tentunya dengan proses yang tidak instan.Dengan lipatan bertahap menggunakan origami membantu proses pengembangan motorik halus pada anak.Proses yang terjadi disini melalui tahapan yang awalnya dari 1-2 lipatan bertambah menjadi 3-4 lipatan hingga 5-6 lipatan.Pada dasarnya anak usia 4-5 tahun mampu mengerjakan 1-6 lipatan.Tetapi tidak semua anak mampu menyelesaikan 1-6 lipatan dengan maksimal, tentunya masing-masing anak memiliki perbedaan.Berdasarkan hasil penelitian keterampilan motorik halus anak Kelompok A2 RA PSM Krowe dapat ditingkatkan melalui origami.
Saran pertama adalah mengembangkan penelitian tentang efektivitas berbagai teknik lipatan origami dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini. Saran kedua adalah membandingkan metode origami dengan alat peraga lain untuk melihat perbedaan pengaruhnya terhadap perkembangan motorik halus. Saran ketiga adalah mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan origami dalam pembelajaran berbasis permainan, serta mengevaluasi adaptasi metode ini pada kelompok usia yang lebih muda atau berbeda. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan anak.
| File size | 188.49 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSIUINSI Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber untuk memastikan validitas informasi. Penelitian ini tidak hanya menggambarkan hambatan yangKeabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber untuk memastikan validitas informasi. Penelitian ini tidak hanya menggambarkan hambatan yang
UINSIUINSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan golf berdampak positif terhadap kemampuan berpikir anak. Anak aktif menunjukkan strategi lebih baik dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa permainan golf berdampak positif terhadap kemampuan berpikir anak. Anak aktif menunjukkan strategi lebih baik dalam
UINSIUINSI Secara keseluruhan implementasi metode bermain peran bertema dokter selama empat kali pertemuan telah berjalan dengan sukses. Anak-anak menunjukkan adanyaSecara keseluruhan implementasi metode bermain peran bertema dokter selama empat kali pertemuan telah berjalan dengan sukses. Anak-anak menunjukkan adanya
UINSIUINSI Selama enam bulan, 22 anak berusia 4 hingga 6 tahun menunjukkan kemajuan signifikan dalam menguasai huruf hijaiyyah, membaca Al-Quran, dan menghafal surat-suratSelama enam bulan, 22 anak berusia 4 hingga 6 tahun menunjukkan kemajuan signifikan dalam menguasai huruf hijaiyyah, membaca Al-Quran, dan menghafal surat-surat
UINSIUINSI Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan tradisional tembak tutus pada siklus I, perkembangan kognitif anak belum mencapaiBerdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan tradisional tembak tutus pada siklus I, perkembangan kognitif anak belum mencapai
UINSIUINSI Bermain peran anak akan dapat menambah bahasa karena terjadinya suatu interaksi antara mereka ketika mereka bermain peran. Metode penelitian menggunakanBermain peran anak akan dapat menambah bahasa karena terjadinya suatu interaksi antara mereka ketika mereka bermain peran. Metode penelitian menggunakan
UINSIUINSI Metode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dalam menghafal rukun iman pada anak usia 4-6 tahun. Penerapan metode ini mampuMetode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dalam menghafal rukun iman pada anak usia 4-6 tahun. Penerapan metode ini mampu
UINSIUINSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mempersiapkan RPPM dan RPPH, menata lingkungan kelas, dan menyiapkan alat dan bahan permainan kartu kata. PelaksanaanHasil penelitian menunjukkan bahwa guru mempersiapkan RPPM dan RPPH, menata lingkungan kelas, dan menyiapkan alat dan bahan permainan kartu kata. Pelaksanaan
Useful /
UMPOUMPO (3) berdasarkan uji coba terbatas, dapat dikatakan e-modul Metode Statistika berbasis Team-Based Project yang dikembangkan layak dan praktis sehingga dapat(3) berdasarkan uji coba terbatas, dapat dikatakan e-modul Metode Statistika berbasis Team-Based Project yang dikembangkan layak dan praktis sehingga dapat
UINSIUINSI Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dengan minat belajar anak usia dini berdasarkanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dengan minat belajar anak usia dini berdasarkan
UMPOUMPO Peningkatan kemampuan pemecahan masalah terlihat dari peningkatan indikator Pólya (1973) pada setiap siklus. Selain itu, hasil belajar peserta didik jugaPeningkatan kemampuan pemecahan masalah terlihat dari peningkatan indikator Pólya (1973) pada setiap siklus. Selain itu, hasil belajar peserta didik juga
UINSIUINSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anak usia 4-5 tahun di TK Labbaika Samarinda Seberang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatifPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui anak usia 4-5 tahun di TK Labbaika Samarinda Seberang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif