NEOLECTURANEOLECTURA

Intelektium JournalIntelektium Journal

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana ramah lingkungan di sekolah Adiwiyata, yakni di SMAN 4 Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi model sequential explanatory dengan metode survey untuk mengumpulkan data dari sampel yang mewakili data pokok dengan kuesioner, wawancara terstruktur dan sebagainya. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 128 peserta didik, 25 tenaga pendidik, 7 petugas kebersihan, dan 6 pedagang kantin. Data persentase kuesioner peserta didik menunjukkan 73% peserta didik dan data persentase kuesioner tenaga pendidik menunjukkan 83% tenaga pendidik dalam pengelolaan sarana dan prasrana pendukung di sekolah. Beberapa hal yang perlu dilakukan secara optimal oleh pihak sekolah, yakni ketersediaan tempat sampah terpisah, ruang musik disertai peredam kebisingan, biogas, dan struktur organisasi untuk mengelola fasilitas sanitasi sekolah. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan kantin sehat dan ramah lingkungan perlu ditingkatkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73% peserta didik dan 83% tenaga pendidik menyatakan kondisi sarana prasarana dalam kategori baik dan tersedia.Namun, beberapa sarana seperti tempat sampah terpisah, ruang musik dengan peredam kebisingan, dan biogas belum optimal.Struktur organisasi pengelolaan sanitasi juga belum tersedia secara tertulis.Diperlukan pengembangan biogas, integrasi sarana prasarana dalam kurikulum lingkungan hidup, dan peningkatan kualitas pelayanan kantin.

1. Mengembangkan sistem energi terbarukan selain biogas, seperti panel surya, untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekolah. 2. Memperkuat integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum melalui kegiatan ekstrakurikuler yang lebih berbasis proyek. 3. Membentuk komite manajemen sanitasi berbasis partisipasi siswa dan staf untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lingkungan. 4. Meningkatkan keterlibatan masyarakat sekolah dalam pengawasan penggunaan plastik sekali pakai di kantin. 5. Membangun sistem pengelolaan limbah terpadu yang melibatkan teknologi daur ulang dan edukasi kepada seluruh warga sekolah. 6. Melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas program Adiwiyata untuk memastikan kesesuaian dengan standar nasional. 7. Menjalin kerja sama dengan lembaga eksternal untuk pengembangan inovasi ramah lingkungan di sekolah.

Read online
File size332.19 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test