NEOLECTURANEOLECTURA

Intelektium JournalIntelektium Journal

Pembelajaran IPA di SMP IT Al Madinah kabupaten Bogor berdasarkan hasil observasi khususnya di Kelas VII.2, sebesar 65% nilai siswa masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut disebabkan karena ketika dalam kegiatan pembelajaran siswa kurang fokus dan kurang konsentrasi. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam mata pelajaran IPA masih terlihat monoton dan kurang bervariatif yaitu metode ceramah dan tanya jawab. Sehingga ketika pelaksanaan pembelajaran IPA menjadi terasa jenuh. Pembelajaran antara guru dan siswa kurang komunikatif, sedangkan yang diperlukan dalam mempelajari IPA bukan hanya hafalan tetapi diperlukan juga pemahaman. Permasalahan yang diangkat dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah penggunaan metode belajar Inquiry dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi wujud zat pada siswa kelas VII.2 SMP IT Al Madinah kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan metode belajar Inquiry dapat meningkatkan Pemahaman siswa Pada Materi wujud zat di Kelas VII.2 SMP IT Al Madinah kabupaten Bogor Tahun Pelajaran 2019/2020 karena berjalan kondusif dan meningkatkan pemahaman siswa. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata yang diperoleh pada pra-siklus sebesar 66,16 naik menjadi 73,11 pada siklus I dan 81,08 pada siklus II, sedangkan yang mendapat nilai di atas KKM juga mengalami peningkatan, dari pra-siklus yang hanya mencapai 11 orang (30%), kemudian meningkat di siklus I menjadi 22 orang (61%) dan meningkat lagi di siklus II menjadi 31 orang (86,11%).

Metode pembelajaran Inquiry efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang materi wujud zat.Penerapan metode ini meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan hasil belajar yang signifikan.Penelitian menunjukkan bahwa metode Inquiry dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Inquiry pada topik IPA lain seperti biologi atau fisika. 2. Perlu dilakukan perbandingan antara metode Inquiry dengan metode konvensional untuk mengetahui keunggulan masing-masing. 3. Pengembangan media digital interaktif yang dapat mendukung penerapan metode Inquiry dalam pembelajaran sains.

Read online
File size633.81 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test