STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA

Jurnal Kesehatan Panrita HusadaJurnal Kesehatan Panrita Husada

Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sangat penting untuk diperhatiakan. Tidak teratur dalam kontrol berobat alasan keluarga bosan untuk mengantarkan klien berobat ke Puskesmas. Penanganan penderita gangguan jiwa harus melibatkan peran serta motivasi dari keluarga. Keluarga merupakan sistem pendukung utama yang memberikan perawatan langsung pada setiap keadaan sehat dan sakit. Salah Satu faktor utama keberhasilan penatalaksanaan terapi penyakit gangguan Jiwa adalah kepatuhan kontrol dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa diwilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study, teknik sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling berjumlah 42 sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 42 responden yang termasuk dalam motivasi baik sejumlah 25 orang (59.5%), responden yang termasuk motivasi kurang baik sejumlah 17 orang (40.5%) dan dalam kepatuhan kontrol berobat didapatkan hasil patuh sejumlah 22 orang (52%) kurang patuh sejumlah 20 orang (47.6%). Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai (p=0.000 dimana p=α 0.05) sehinggah Ha diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulakan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa diwilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Dengan demikian diharapkan keluarga dapat memberikan motivasi yang lebih baik lagi dan keluarga pasien lebih memperhatikan kontrol berobat agar tidak terjadi kekambuhan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang memiliki motivasi tertinggi yaitu motivasi baik dan yang motivasi kurang baik mendapatkan hasil yang rendah, Hasil peelitian menunjukkan bahwa yang memiliki kepatuhan kontrol berobat yang patuh menghasilkan nilai yang tinggi dibandingkan dengan kurang patuhan dalam kontrol berobat, Terdapat hubungan antara motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat di wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi keluarga dalam mengantarkan pasien gangguan jiwa untuk kontrol berobat. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi-strategi yang dapat meningkatkan kepatuhan kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa, seperti intervensi perilaku atau pendekatan edukatif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung pengobatan pasien gangguan jiwa, termasuk bagaimana keluarga dapat menjadi pendukung utama dalam perawatan langsung dan bagaimana mereka dapat memberikan motivasi yang efektif untuk mendorong kepatuhan kontrol berobat. Penelitian juga dapat menyelidiki dampak dari kepatuhan kontrol berobat terhadap hasil pengobatan dan kualitas hidup pasien gangguan jiwa.

Read online
File size299.16 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test