IAINIAIN
Journal Of Biology EducationJournal Of Biology EducationKemampuan berpikir tingkat tinggi adalah kompetensi abad 21 yang harus dikuasai oleh siswa. Kemampuan berpikir tingkat tinggi dapat terlihat pada hasil belajar siswa. Kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dapat ditingkatkan dengan memilih media pembelajaran yang tepat, salah satunya dengan menggunakan media video animasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas video animasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA Negeri 1 Silat Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan adalah desain quasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA. Instrumen yang digunakan adalah pertanyaan pretest-posttest. Analisis data menggunakan uji t dan N-Gain Score. Berdasarkan hasil penelitian, media video animasi efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa karena telah memenuhi dua kriteria, yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa di kelas eksperimen berbeda secara signifikan dari kelas kontrol (terbukti oleh uji t-sample 0,000 < 0,05) dan hasil N-Gain Score di kelas eksperimen 0,61 dengan interpretasi sedang.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai efektivitas video animasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA Negeri 1 Silat Hulu, dapat disimpulkan bahwa 1) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang diajarkan menggunakan media video animasi dan siswa yang diajarkan menggunakan media power point, hal ini dibuktikan dengan uji t-sample independen yang memiliki tingkat signifikansi Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, dan 2) media video animasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan N-Gain Score, diperoleh nilai 0,61 > 0,3 dengan interpretasi sedang.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara media video animasi dengan media pembelajaran lainnya, seperti power point atau gambar, untuk melihat efektivitas masing-masing media dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan konten video animasi yang lebih menarik dan interaktif, serta mengukur pengaruhnya terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam proses belajar. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas video animasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa di berbagai mata pelajaran, bukan hanya pada mata pelajaran biologi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan video animasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan latar belakang budaya dan sosial yang berbeda.
| File size | 287.78 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Dalam pembelajaran IPS, guru tetap menggunakan metode ceramah/tradisional dalam pembelajaran. Guru masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengembangkanDalam pembelajaran IPS, guru tetap menggunakan metode ceramah/tradisional dalam pembelajaran. Guru masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan
UNIGAUNIGA Artikel ini berkesimpulan bahwa capaian hasil belajar siswa dapat terwujud dengan melaksanakan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam danArtikel ini berkesimpulan bahwa capaian hasil belajar siswa dapat terwujud dengan melaksanakan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam dan
Yogya UMBYogya UMB Nilai N‑Gain 0,88 menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Kesimpulannya, media papan pecahan ini sangat layak dipakai dalam kurikulumNilai N‑Gain 0,88 menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Kesimpulannya, media papan pecahan ini sangat layak dipakai dalam kurikulum
STAK PESATSTAK PESAT Pendekatan ini memperkaya literatur pendidikan dan menjadi dasar bagi pengembangan pelatihan guru berbasis emosi. Kecerdasan emosional guru, berupa empati,Pendekatan ini memperkaya literatur pendidikan dan menjadi dasar bagi pengembangan pelatihan guru berbasis emosi. Kecerdasan emosional guru, berupa empati,
UINSAIDUINSAID Temuan ini diharapkan dapat membantu guru merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif berdasarkan kebutuhan siswa. Kesulitan belajar siswa di mataTemuan ini diharapkan dapat membantu guru merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif berdasarkan kebutuhan siswa. Kesulitan belajar siswa di mata
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Meskipun guru diharapkan menggunakan bahasa Inggris di kelas, siswa terkadang tidak mengerti apa yang guru katakan. Pada kelas bahasa asing, alih kodeMeskipun guru diharapkan menggunakan bahasa Inggris di kelas, siswa terkadang tidak mengerti apa yang guru katakan. Pada kelas bahasa asing, alih kode
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, denganPenelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, dengan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini dilakukan di SDN 01 Pandean kelas V dengan jumlah 32 siswa. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Adapun tahapan penelitian antaraPenelitian ini dilakukan di SDN 01 Pandean kelas V dengan jumlah 32 siswa. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Adapun tahapan penelitian antara
Useful /
ALQOLAMALQOLAM Guru juga berperan sebagai motivator dan fasilitator, dengan strategi pengenalan komposisi, gradasi, kerapian, dan kreativitas yang memberikan dampak positifGuru juga berperan sebagai motivator dan fasilitator, dengan strategi pengenalan komposisi, gradasi, kerapian, dan kreativitas yang memberikan dampak positif
AMSIRAMSIR Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis perubahan dalam hukum pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (selanjutnya disebut Hukum PidanaTujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis perubahan dalam hukum pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (selanjutnya disebut Hukum Pidana
IAINIAIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa strain kami dapat memfermentasi hingga 100 g L⁻¹ xilosa dalam keberadaan 20 mM furfural pada suhu 37 °CHasil penelitian menunjukkan bahwa strain kami dapat memfermentasi hingga 100 g L⁻¹ xilosa dalam keberadaan 20 mM furfural pada suhu 37 °C
IAINIAIN Untuk menentukan kadar total flavonoid pada ekstrak daun Ageratum conyzoides, metode spektrofotometri UV-Vis digunakan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrakUntuk menentukan kadar total flavonoid pada ekstrak daun Ageratum conyzoides, metode spektrofotometri UV-Vis digunakan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak