Yogya UMBYogya UMB
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan MatematikaJurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan MatematikaPenelitian ini menggunakan metode etnomatematika untuk menciptakan dan menilai kualitas materi pembelajaran tentang pecahan, khususnya pecahan senilai, yang terkait dengan budaya lokal. Lima langkah model ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi) dipadukan dengan teknik Penelitian dan Pengembangan (R&D). Media papan pecahan yang merepresentasikan bentuk kue tradisional Bugis (katirisala persegi panjang, sikaporo segi enam, cucuru bayao lingkaran) dibuat. Validasi ahli menunjukkan tingkat validitas tinggi (83,33% dari ahli materi dan 96,66% dari ahli media) dengan kategori sangat valid. Survei praktikalitas guru dan siswa menunjukkan media ini bermanfaat, dengan praktis 79,76% siswa dan sangat praktis 100% guru. Nilai N‑Gain sebesar 0,88 menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa ke kategori tinggi, menandakan media ini berhasil membantu siswa memahami konsep pecahan. Dengan demikian, bahan ajar papan pecahan berbasis etnomatematika memenuhi syarat validitas, kegunaan, dan kemanjuran serta layak digunakan dalam kurikulum matematika sekolah dasar.
Pengembangan media pembelajaran berbasis etnomatematika menghasilkan papan pecahan yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pecahan senilai.Validitas media mencapai 83,33% menurut ahli materi dan 96,66% menurut ahli media, sementara praktikalitasnya tercapai 79,76% siswa dan 100% guru.Nilai N‑Gain 0,88 menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa.Kesimpulannya, media papan pecahan ini sangat layak dipakai dalam kurikulum matematika di sekolah dasar.
Untuk penelitian lanjutan dapat dikaji apakah media papan pecahan berbasis etnomatematika dapat diadaptasi ke tingkat kelas yang lebih tinggi, seperti SMP, dan apakah pendekatan ini efektif dalam memperdalam konsep matematika lain seperti perkalian dan pembagian; peneliti juga dapat membandingkan efektivitas media ini dengan media digital interaktif berbasis budaya lokal, sehingga dapat teridentifikasi keunggulan dan keterbatasan masing‑masing; serta dapat dieksplorasi dampak jangka panjang penggunaan media ini terhadap motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa, guna menilai kontribusi budaya lokal terhadap peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
- Mengukur kualitas pendidikan di Indonesia | Ma'arif Journal of Education, Madrasah Innovation and... jurnal.maarifnumalang.id/index.php/mjemias/article/view/3Mengukur kualitas pendidikan di Indonesia Maarif Journal of Education Madrasah Innovation and jurnal maarifnumalang index php mjemias article view 3
- Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Bayt al-Hikmah Pasuruan | Tarbawi... doi.org/10.55757/tarbawi.v11i1.312Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Bayt al Hikmah Pasuruan Tarbawi doi 10 55757 tarbawi v11i1 312
- Analisis Evaluasi Program Pendidikan Dalam Pembelajaran Di Sekolah | Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya.... journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/1516Analisis Evaluasi Program Pendidikan Dalam Pembelajaran Di Sekolah Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya journal amikveteran ac index php jpbb article view 1516
| File size | 649.28 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Contoh dari anak-anak ini termasuk anak dengan autisme atau keterbelakangan mental, tuna rungu, anak dengan kesulitan belajar, gangguan konsentrasi danContoh dari anak-anak ini termasuk anak dengan autisme atau keterbelakangan mental, tuna rungu, anak dengan kesulitan belajar, gangguan konsentrasi dan
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Data diperoleh dari sumber tertulis, khususnya karya ulama Mandailing di era yang dibahas. Hasilnya menunjukkan bahwa ulama Mandailing dipahami sebagaiData diperoleh dari sumber tertulis, khususnya karya ulama Mandailing di era yang dibahas. Hasilnya menunjukkan bahwa ulama Mandailing dipahami sebagai
Yogya UMBYogya UMB Faktor pendukung termasuk dukungan kebijakan sekolah (95%), kesiapan guru (90%), dan fasilitas digital (80%). Namun, hambatan utama adalah keterbatasanFaktor pendukung termasuk dukungan kebijakan sekolah (95%), kesiapan guru (90%), dan fasilitas digital (80%). Namun, hambatan utama adalah keterbatasan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Respon guru (87,5 %) dan siswa (90,33 %) menilai media tersebut sangat baik dan positif untuk penggunaan dalam pembelajaran. Dengan demikian, mediaRespon guru (87,5 %) dan siswa (90,33 %) menilai media tersebut sangat baik dan positif untuk penggunaan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Temuan menunjukkan bahwa orientasi teoretis ulama Mandailing berada pada ilmu‑ilmu Islam, namun sebagian besar karya mereka belum terbit kembali danTemuan menunjukkan bahwa orientasi teoretis ulama Mandailing berada pada ilmu‑ilmu Islam, namun sebagian besar karya mereka belum terbit kembali dan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI 20 Tahun 2003 yang membahas tentang pendidikan khusus dan layanan pendidikan khusus. Pendidikan inklusi menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar20 Tahun 2003 yang membahas tentang pendidikan khusus dan layanan pendidikan khusus. Pendidikan inklusi menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat tiga fungsi alih kode yang digunakan guru: topic switch, affective function, dan repetitive function.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat tiga fungsi alih kode yang digunakan guru: topic switch, affective function, dan repetitive function.
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Kesimpulannya, model TGT dengan pendekatan matematika realistik efektif meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa dalam mata pelajaran matematika.Kesimpulannya, model TGT dengan pendekatan matematika realistik efektif meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa dalam mata pelajaran matematika.
Useful /
IDID Pengambilan keputusan mengenai jenjang pendidikan selanjutnya bagi siswa sangat kompleks, namun metode TOPSIS dapat mempermudah penentuan sekolah lanjutanPengambilan keputusan mengenai jenjang pendidikan selanjutnya bagi siswa sangat kompleks, namun metode TOPSIS dapat mempermudah penentuan sekolah lanjutan
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Pelaksanaan sistem rujukan eksternal sesuai dengan Standar Prosedur Operasional sebesarInstrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Pelaksanaan sistem rujukan eksternal sesuai dengan Standar Prosedur Operasional sebesar
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM HIV/AIDS adalah penyakit menular seksual yang mengakibatkan kematian. Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS. Pengetahuan yang baikHIV/AIDS adalah penyakit menular seksual yang mengakibatkan kematian. Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS. Pengetahuan yang baik
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, denganPenelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, dengan